Sebanyak 18 orang tewas dan 31 lainnya luka-luka di Thailand Timur pada Rabu (26/2/2025) kemarin setelah sebuah bus pariwisata mengakami rem blong dan terguling ke dalam parit. Insiden ini terjadi pada pagi hari tepatnya di Provinsi Prachinburi.
Lokasii nsiden ini letaknya 155 km atau 96 mil di sebelah timur Ibukota Bangkok. Saat itu bus dikethui dalam perjalanan semalam dari Thailand utara ke Provinsi Rayong di pesisir untuk sebuah studi tur kota.
Departemen Transportasi Darat Thailand mengatakan akan berkoordinasi dengan polisi untuk menyelidiki kecelakaan yang baru terjadi ini. Mereka juga mengatakan akan mengintensifkan inspeksi terhadap semua kendaraan angkutan umum untuk memastikan mereka memenuhi standar keselamatan.
“Saat itu adalah jalan menurun dan rem blong, dan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan sebelum terguling,” kata Kolonel polisi Sophon Phramaneehe.
Baca juga: 56 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Bus di Guatemala, Pengemudi Ternyata Tak Punya Lisensi
Dia menyebutkan, ada 49 orang di dalam bus, semuanya orang Thailand termasuk pengemudi. Dalam unggahan di media social, memperlihatkan petugas penyelamat dan medis sudah tiba di lokasi kejadian di Prachinburi untuk membantu korban di dekat bus yang bagian bawahnya terbuka.
Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengatakan bahwa penyelidikan sedang dilakukan.
“Jika ditemukan adanya pelanggaran penggunaan kendaraan yang tidak memenuhi standar atau terlibat dalam penggunaan kendaraan yang sembrono, maka akan diambil tindakan hukum,” katanya dalam sebuah postingan di X.
“Pemeriksaan kendaraan harus aman dan lulus standar yang ditentukan sebelum digunakan untuk mencegah kecelakaan dan mengurangi kerugian seperti ini lagi,” katanya.
Kecelakaan dan kematian di jalan raya sering terjadi di Thailand karena lemahnya penegakan standar keselamatan kendaraan dan jalan yang tidak terawat dengan baik. Untuk diketahui, Thailand merupakan negara Asia Tenggara yang berada di peringkat kesembilan dari 175 negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam hal kematian akibat kecelakaan lalu lintas, menurut laporan tahun 2023.
Tahun lalu, sebuah bus sekolah terbakar karena kebocoran tabung gas, menewaskan 23 orang, termasuk 16 siswa.
Thailand Perbanyak Layanan Bus dan Van Pada Libur Tahun Baru