10 Fakta Seputar Kereta Cepat di Cina

Kereta Cepat Cina

Dengan jumlah penduduk 1,3 miliar jiwa, Cina jelas membutuhkan infrastruktur transportasi yang besar, salah satunya memang Cina dikenal sebagai negara yang memiliki ‘populasi’ layanan kereta cepat terbesar di dunia, setelah menggeser kedudukan Jepang. Bahkan industri kereta cepat Cina terus melakukan ekspansi, seperti yang tengah berjalan di Indonesia dan negara Skandinavia.

Baca juga: Tembus Pegunungan Qinling, Cina Luncurkan Kereta Cepat Lintasi Wilayah Utara dan Selatan

Pesatnya kemajuan industri kereta cepat di Cina menjadi menarik diperhatikan, terlebih seperti apakah karaktrer dan layanannnya. KabarPenumpang.com merangkum dari laman en.people.cn, ternyata ada sepuluh fakta menarik tentang sistem kereta cepat tinggi milik Negeri Bambu ini. Berikut kesepuluh fakta tentang sistem kereta cepat yang dimiliki Cina.

1. Cina ternyata memiliki jarak tempuh terpanjang untuk jalur High Speed Rail (HSR) di dunia yang kemudian diikuti Jepang dan Spanyol. Tahun 2014 lalu, jarak tempuh kereta cepat Cina telah mencapai 16 ribu km.

2. Penumpang kereta Cina ternyata adalah yang tertinggi jumlahnya. Tahun 2014 rata-rata pertahunnya pengguna kereta cepat di Cina mencapai 940 juta dan hariannya sekitar 2,9 juta penumpang. Dari Januari hingga Agustus 2015, tercatat volume pengguna kereta cepat Cina berjumlah 747 juta dengan penumpang harian meningkat menjadi 3,1 juta.

3. Kereta HSR milik cina ini bergerak dari Shaoguan di provinsi Guangdong ke arah barat Leiyang provinsi Hunan dan memiliki jarak sepanjang 248 km dan berjalan dengan kecepatan 316,6 km per jam dan hanya ditempuh dengan waktu 47 menit.

4. Di Cina jalur kereta cepat terpanjang dari Harbin menuju Wuhan sepanjang 2.446 km atau 23 km lebih panjang dai jalur Lanzhou ke Xinjiang. Selain itu jalur ini juga 25 km lebih panjang dari Harbin menuju Shanghai. Dengan kereta cepat dari Harbin menuju ke Wuhan waktu tempuhnya selama 14 jam 38 menit.

5. Kereta cepat Cina juga memiliki jalur terendah di Lanzhou-Xinjiang, dimana melewati cekungan Turpan di Xinjiang dan sebagian berada di bawah 500 meter. Danau Ayding dekat kaki bukit selatan cekungan berada 155 meter di bawah permukaan laut. Ini adalah titik terendah Cina.

6. Ada yang terendah adapula yang tertinggi. Jalur tertinggi berada di jalur yang sama yakni Lanzhou-Xinjiang dengan terowongan tertinggi yang melalui Pengunungan Qilian. Terowongan ini merupakan terpanjang kedua yang menghubungkan Qinghai dan Gansu. Berada di ketinggian 4.345 meter.

7. Cina juga merupakan lintasa kereta cepat dengan suhu terdingin, pasalnya dari Harbin menuju Dalian sepanjang 921 km, dari catatan meteorologi dalam 30 tahun terakhir ada perbedaan suhu di tiga provinsi di wilayah timur laut Cina. Perbedaan suhu tersebut mencapai 80 derajat Celcius dan menjadikan tiga provinsi tersebut menjadi wilayah terdingin yang memiliki jalur kereta cepat.

8. Mungkin harga tiketnya berbeda dengan negara lain dan bisa dikatakan memiliki harga kereta cepat paling murah. Untuk kelas ekonomi dari Changle ke Weifang hanya dikenakan 4,5 Yuan atau sekitar Rp9.800. Kereta ini hanya menempuh jarak 24 km dalam waktu tempuh 12 menit.

Baca juga: Tiga Tahun Lagi Cina Luncurkan Kereta Maglev Berkecepatan 600 Km Per Jam

9. Pada 1 Juli 2014 lalu, setelah kereta berkecepatan tinggi Beijing-Shanghai dioperasikan selama tiga tahun. Ternyata kereta ini memberikan hasil yang menguntungkan. Ini menjadi HSR pertama Cina yang mengasilkan pendapatan. Pada 30 Juni 2015, HSR Beijing-Shanghai mengangkut 330 juta penumpang.

10. Dengan kecepatan 300 kmnper jam, Jalur Hefei-Fuzhou yang melalui Anhui, Jiangzi, Fujian dan delapan tempat lainnya yang dilewati HSR memiliki pemandangan indah serta cukup terkenal di dunia.