Mudahkan Penumpang Cari Kursi Kosong, Mulai September 2018 Kereta Komuter Inggris Gunakan Sensor

Arriva Trains (Business Chief Europe)

Tak mendapat duduk di kereta komuter dan harus berdiri selama perjalanan panjang? Ini adalah hal yang tidak diinginkan semua orang dan terkadang banyak yang akhirnya memilih menunggu kereta selanjutnya agar bisa duduk nyaman dan tenang sampai tujuan.

Baca juga: Agar Tak Bikin Kecewa Penumpang, Bus Tingkat di London Hadirkan Monitor Sisa Kursi di Dek Atas

KabarPenumpang.com melansir dari laman telegraph.co.uk (16/2/2018), bahwa perkeretaapian Inggris akan memudahkan penumpang dengan membantu memberitahukan tempat duduk yang kosong. Nantinya sistem ini sendiri akan memberitahukannya secara real time sesuai kereta yang akan datang di stasiun.

Pemberitahuan tersebut akan dibuat secara teks pada stasiun kereta. Sehingga memudahkan penumpang yang akan naik kereta tahu bagian mana kursi kosong untuk diduduki.

Smart Train nama sistem tersebut dan pertama kali dijalankan di Inggris. Sistem ini akan menggunakan sensor yang ditempatkan di langit-langit gerbong kereta untuk menghitung orang-orang di dalam kereta dan mendeteksi tempat duduk yang diduduki penumpang baik yang terisi maupun kosong.

Untuk proyek sistem Smart Train ini, pemerintah Inggris mengucurkan dana hibah senilai £330.995 untuk mengembangkan konsep pada perusahaaan yang akan mengoperasikannya yakni Enable Internasional. Pemerintah Inggris berharap sistem ini dapat selesai pada akhir September 2018.

Arriva UK Trains merupakan sponsor utama dalam pengerjaan peluncuran komersial dengan operator kereta pada April 2019 mendatang. Uji coba Smart Train sendiri sudah dilakukan selama delapan minggu di Chiltern railway pada akhir 2017.

Disini sensor ditempatkan pada 24 gerbong sebagai uji cobanya. Sembilan dari sepuluh responden yang merasakan uji coba mengatakan, dengan akses real time, data ketersediaan kursi dipengaruhi dimana mereka berdiri di peron untuk mendapat tempat duduk. Adapun dana hibah yang diberikan pemerintah tersebut akan digunakan dalam pembuatan sistem pada berbagai jenis kereta.

Baca juga: Agar Tak Bikin Kecewa Penumpang, Bus Tingkat di London Hadirkan Monitor Sisa Kursi di Dek Atas

“Masalah besar yang dimiliki kereta pada saat ini pada umumnya adalah menawarkan pengalaman pelanggan yang terbatas bila dibandingkan dengan moda transportasi lainnya. Smart Train bertujuan untuk mendigitalkan perkeretaapian kita dan membawa mereka ke tingkat kencanggihan yang sama dengan departemen store serta menjadikan pengalaman perjalanan yang luar biasa,” ujar chief strategy officer di Enable International, Chirs Thompson.

Proposal Smar tTrain adalah satu dari 10 proyek yang akan mendapatkan sebagian dari uang tunai £3,5 miliar atau sekitar Rp66,9 triliun yang disisihkan untuk mendorong inovasi di industri perkeretaapian.