Hendak Lakukan Langsir, Gerbong Pengangkut Pupuk Anjlok di Gombong

Kejadian tidak diduga di kawasan Gombong, Jawa Tengah serangkaian gerbong angkutan pupuk, anjlok pada Kamis pagi 3 Maret 2022. Insiden anjlok ini saat rangkaian Gerbong Tutup (GT) hendak langsir mundur kemudian bagian belakang gerbong sempat miring ke kanan lalu keluar dari rel dan hampir tercebur ke area persawahan. Sedikitnya 2 gerbong yang anjlok bernomor seri GT 307919 (anjlok 1 as roda) dan GT307901 (anjlok 4 as roda). Terjadinya anjlok di Stasiun Gombong ini pada pukul setengah tiga pagi.

Baca juga: KA Produksi PT INKA Pesanan Bangladesh Anjlok, 5 Jam Perjalanan KA Terganggu

Kronologi kejadian ini bermula saat 15 rangkaian gerbong pengangkut pupuk di tarik oleh Lokomotif CC 206 13 26 Depo Induk Yogyakarta memasuki Stasiun Gombong kemudian masuk ke jalur pembongkaran pupuk. Saat rangkaian di langsir menuju jalur pembongkaran pupuk, 5 gerbong dilepas di jalur 5 Stasiun Gombong. Kurang lebih satu jam kemudian, rangkaian berikutnya yang hendak di langsir mundur masuk jalur 4 kearah Stasiun Ijo mendadak rangkaian tersebut anjlok hingga 1 gerbong miring keluar dari rel.

Kejadian yang terjadi pada dini hari kemarin membuat proses evakuasi langsung dilakukan pada pagi harinya. Kereta penolong di kirimkan dari Depo Kroya dan Kutoarjo menuju ke lokasi kejadian untuk evakuasi rangkaian yang anjlok. Menggunakan kereta penolong SN 0 78 03 dari Kroya membuat evakuasi berjalan lancar. Namun proses langsir di Stasiun Gombong berlangsung cukup lama. Karena harus memindahkan beberapa rangkaian gerbong yang tidak mengalami anjlok.

Baca juga: Ini Efek KRL Anjlok yang Terjadi di Petak Parungpanjang – Cilejit

Memasuki sore hari evakuasi pun selesai. Lokomotif penarik saat evakuasi menggunakan seri CC 201 83 24 Depo Induk Purwokerto. Setelah proses evakuasi berjalan lancar, akhirnya gerbong yang anjlok pun di bawa menuju Stasiun Maos untuk dilakukan pengecekan khususnya bagian as roda yang dikhawatirkan mengalami masalah. Dari kejadian ini tidak ada kereta api yang melewati Stasiun Gombong mengalami keterlambatan. Perjalanan KA reguler tetap normal seperti biasanya. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Mulai 10 Maret, Thai Lion Air Buka Penerbangan Jakarta – Bangkok, Berikut Syarat Masuk Thailand

Thai Lion Air, bagian dari Lion Air Group bersiap membuka kembali rute Jakarta dari Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK) ke Bandar Udara Internasional Suvarnabhumi Bangkok, Thailand (BKK). Penerbangan efektif mulai 10 Maret 2022.

Baca juga: Terima A330-300CEO eks Thai Lion, Batik Air Resmi Masuki Pasar Widebody Full Service

Untuk tahap awal, Thai Lion Air akan melayani penerbangan dengan frekuensi 1 (satu) kali seminggu setiap Kamis. Lewat siaran pers, Thai Lion Air menawarkan harga spesial mulai dari Rp 1.600.000 per penumpang, termasuk wisatawan dan pebisnis dalam pembelian tiket (issued ticket) melalui agen perjalanan, online travel, www.lionairthai.com atau menghubungi Thai Lion Air Call Center (+66)2 529 9999.

Thai Lion Air mengoperasikan pesawat berbadan lebar Airbus 330-900NEO. Pemilihan dan pengoperasian Airbus 330-900NEO menjadi bagian dari langkah strategis Thai Lion Air guna mendukung pengembangan bisnis penerbangan berkonsep low cost carrier (LCC) dengan menawarkan tren perjalanan udara jarak jauh (long haul) berkesan sejalan menjawab dinamika perjalanan era saat ini.

A330-900NEO didesain tata letak lorong ganda (double aisle) hingga 436 kursi penumpang, menyediakan kenyamanan kabin paling senyap di kelasnya, menambah fitur utama dari kabin airspace, desain baru kompartemen bagasi kabin (overhead bin) yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan barang bawaan di kabin. setiap penumpang mendapatkan bagasi cuma-cuma 20kg (all booking free upgrade baggage allowance 20 kg).

Baca juga: Thai Lion Tambah Frekuensi dari Don Mueang ke Soekarno-Hatta

“Test & Go” Skema Wisatawan Masuk ke Thailand
Aturan baru berlaku mulai 1 Maret 2022. Wisatawan asing yang sudah divaksinasi lengkap dari negara asal dapat mengajukan Test & Go Thailand Pass dengan persyaratan terdiri dari:

1. Wisatawan atau pengunjung dari negara lain (asing) termasuk dari Indonesia, diplomat, tamu pemerintah, pemegang izin kerja Thailand, pelajar dan keluarganya dan kebutuhan medis.

2. Proses pendaftaran dengan sistem khusus memasuki Thailand melalui laman Thailand Pass Registration System https://tp.consular.go.th/ , minimal tujuh hari sebelum keberangkatan. Selanjutnya, memilih opsi “Non-Thai Nationals” atau traveler asing.

3. Sudah melakukan vaksinasi:

a) Usia 18 tahun ke atas harus divaksinasi lengkap dengan vaksin yang disetujui setidaknya 14 hari sebelum berangkat.

b) Usia 12-17 tahun tanpa pendamping harus divaksinasi minimal vaksin dosis pertama yang disetujui. Bagi yang bepergian bersama orangtua bebas dari persyaratan ini.

c) Usia kurang dari 11 tahun dapat melakukan perjalanan dengan persyaratan bahwa orang tua atau pendamping yang sudah divaksin.

4. Menunjukkan sertifikat atau kartu vaksin dosis lengkap sesuai persyaratan atau yang disetujui Kementerian Kesehatan Thailand atau WHO.

5. Membawa hasil negatif sertifikat atau kartu uji Covid-19 yakni RT-PCR, sampel yang diambil dalam 3×24 jam sebelum keberangkatan.

6. Bagi wisatawan berusia kurang dari 6 (enam) tahun dengan bepergian bersama orangtua, dapat melakukan tes Self-ATK.

7. Membawa paspor dan visa Thailand (bila dibutuhkan)

8. Mempunyai asuransi kesehatan yang menanggung minimal 20.000 Dollar AS atau berkisar (setara) Rp290 juta dari biaya medis yang ditanggung oleh pemohon di Thailand, termasuk biaya medis jika pemohon mengalami Covid-19.

9. Setibanya di Thailand, semua wisatawan harus menunggu hasil tes RT-PCR di hotel yang telah dipesan.

Australian Services Union Kirimkan Surat Terbuka ke Qantas Minta Ubah Seragam Pramugari

Banyak maskapai dunia yang kini memberikan kebebasan pada penggunaan seragam pramugarinya. Salah satunya dengan mengganti rok menjadi celana panjang dan sepatu hak tinggi dengan sepatu flat. Ini pun dilakukan oleh Australian Services Union (ASU) yang meminta Qantas untuk memperbarui kebijakan seragamnya, menghapus persyaratan menggunakan make up dan sepatu hak.

Baca juga: Bedah Maskapai Baru “Super Air Jet,” Seragam Pramugari Tak Biasa dan Milenial Banget

ASU meminta hal tersebut dalam surat terbukanya kepada CEO Qantas Alan Joyce. Surat terbuka yang diterbitkan di media sosial itu, serikat pekerja mengatakan bulan Maret adalah waktu untuk mempertimbangkan kembali persyaratan seragam dengan acara-acara seperti Mardi Gras dan Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 Maret.

“Sementara seragam maskapai telah berkembang jauh sejak zaman rok mini dan sepatu hak tinggi, masih ada jalan untuk ditempuh,” isi surat itu.

KabarPenumpang.com melansir 3aw.com.au (2/3/2022), permintaan lainnya bagi maskapai nasional tersebut adalah melonggarkan lebih banyak aspek berbasis gender dari kode berpakaian kru yakni mengizinkan semua karyawan memakai riasan (“sesuai dengan panduan gaya”) jika mereka mau, menghapus persyaratan seragam berbasis gender, memungkinkan staf untuk mengenakan item seragam mana pun yang paling nyaman bagi mereka dan memungkinkan lencana nama Qantas untuk menampilkan kata ganti pilihan.

Surat terbuka itu juga menandai kebijakan Qantas kuno, di mana wanita disarankan memakai jam tangan yang lebih kecil dari rekan pria. Untuk diketahui, ASU memiliki sekitar 135 ribu anggota, termasuk awak kabin dan staf darat yang bekerja untuk Qantas, Jetstar, Virgin Australia dan Singapore Airlines, di antara maskapai lainnya.

Qantas adalah mitra resmi acara Mardi Gras Gay dan Lesbian Sydney, yang berlangsung dari 18 Februari hingga 6 Maret tahun ini. Maskapai ini mengubah seragamnya pada tahun 2016, dengan serangkaian gaun blok warna berlengan yang “santai dan nyaman” dalam warna navy, merah dan fuchsia untuk wanita, dan setelan navy gelap untuk pria, yang dirancang oleh Martin Grant.

Hari ini ASU mendesak maskapai untuk melangkah lebih jauh dan membuat “perubahan yang masuk akal dan berbiaya rendah untuk tempat kerja yang lebih inklusif yakni tempat kerja di mana setiap karyawan dapat menjadi nyaman dan percaya diri”.

Qantas tidak akan menjadi satu-satunya maskapai yang memperbarui citra awak kabinnya untuk kenyamanan dan inklusivitas, pada tahun 2021, maskapai penerbangan beranggaran rendah Ukraina SkyUp meluncurkan seragam setelan celana longgar baru yang nyaman untuk awak kabin wanita, untuk dikenakan dengan pelatih putih pintar. Sementara itu, pada April 2020, Japan Airlines memperkenalkan opsi celana panjang untuk wanita yang bekerja di pesawat, serta berbagai pilihan alas kaki termasuk sepatu datar.

Baca juga: Tebak Maskapai Lewat Seragam Pramugari, Mana yang Paling Sulit?

Pada tahun 2014, Virgin Atlantic juga mengizinkan celana panjang untuk pramugari wanita, dan pada tahun 2019 mulai menyediakannya sebagai standar untuk semua staf serta mengubah aturan sehingga staf wanita tidak harus memakai make up. Pada tahun 2016, baik British Airways dan Alitalia menambahkan opsi celana untuk awak kabin wanita, sementara KLM, Bangkok Airways, dan Air India semuanya mengizinkannya.

ACN Aero Teknik Investasi US$10 Juta untuk Pembangunan Fasilitas MRO di Bandara Kertajati

Terus menerus sepi, Bandara Kertajai di Majalengka, Jawa Barat, pada Maret 2021 telah diputuskan oleh Presiden Jokowi untuk dialihfungsi, dari bandara komersial yang kini dipersiapkan sebagai basis Maintenance, Repair, Overhaul (MRO) atau bengkel pesawat. Terkait hal tersebut, ada kabar bahwa ACN Aero Teknik telah menandatangani perjanjian senilai US$10 juta untuk pembangunan fasilitas perawatan pesawat di Bandara Kertajati.

Baca juga: Ketimbang ‘Sepi Merana,’ Bandara Kertajati Bakal Disulap Jadi Pusat Bengkel Pesawat

ACN Aero Teknik, anak perusahaan Asia Cargo Network, menjabarkan dua kesepakatan dengan BUMD Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) pemilik Bandara Internasional Kertajati. Kesepakatan pertama menjabarkan rencana pembangunan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di Bandara Kertajati. Sedangkan perjanjian kedua adalah untuk pengembangan fasilitas one-stop experience termasuk airport transit hotel, shopping mall, food court dan exhibition center di fasad gedung bandara seluas 15.000 m2.

Dari siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com (4/3/2022), Kertajati Aircraft Maintenance akan menjadi hanggar MRO pertama yang hadir di Bandara Internasional Kertajati, dan fasilitas hanggar kedua di Jawa Barat setelah Bandung. Dibangun di atas lahan seluas 9 hektar, Asia Cargo Network telah menyepakati investasi awal sebesar US$10 juta untuk melaksanakan konstruksi tahap pertama yang ditargetkan selesai dalam delapan bulan ke depan.

Keputusan komersial ini sejalan dengan rencana strategis untuk memperluas tidak hanya pengembangan Bandara Internasional Kertajati sebagai hub perjalanan di Jawa Barat, tetapi juga rencana untuk memperluas operasi untuk memasukkan kemampuan MRO di Jawa Barat. Asia Cargo Network akan menjadi bagian integral dari rencana ekspansi ini di fase pertama.

Pada fase kedua, area seluas 5 hektar selanjutnya akan dikembangkan untuk meningkatkan, dan menambah lebih banyak hanggar, dan investasi lebih lanjut akan dilakukan di tahun-tahun mendatang. Luas total lahan untuk MRO adalah 84 hektar dan masuknya Asia Cargo Network dipandang sebagai awal dari rencana pembangunan kembali bandara karena memposisikan dirinya untuk menjadi pusat logistik dan fasilitas pusat perawatan pesawat di Indonesia.

Menurut Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Kementerian Perhubungan, sekitar 46% pesawat di Indonesia melakukan kegiatan MRO di luar negeri, sehingga membuka peluang pertumbuhan di pasar lokal. Dengan menumbuhkan kemampuan MRO di luar Jakarta dan ke arah barat, biaya dapat dibuat lebih efisien, dan peluang untuk tumbuh menjadi lebih mungkin.

Baca juga: Mangkrak dan Senasib dengan Bandara Kertajati, Inilah Sejarah Panjang Bandara JB Soedirman

Asia Cargo Network (ACN) adalah penyedia jaa charter kargo udara di Asia Tenggara denhan operasi di Indonesia, Malaysia dan Singapura. Grup ini didirikan di Malaysia pada tahun 2015 dan terdiri dari perusahaan lain termasuk World Cargo Airlines yang sebelumnya dikenal sebagai POS Asia Cargo Express, sebuah perusahaan pengangkut kargo Malaysia; Asia Cargo Airlines sebelumnya dikenal sebagai TRI-MG Airlines, sebuah maskapai kargo Indonesia; dan Aero Speed Aviation, perusahaan logistik terintegrasi yang berbasis di Singapura.

Kereta Barang Cina – Eropa Bisa Terdampak Perang di Ukraina, Ini Sebabnya

Ukraina menjadi pintu gerbang sekunder ke Eropa untuk kereta barang Cina – Eropa. Dengan meletusnya perang di Ukraina membuat forwader Cina mulai bergerak cepat untuk meyakinkan pelanggan bahwa kargo mereka aman.

Baca juga: Pengiriman Melalui Laut Alami Penundaan, Kereta Barang Cina-Eropa Jadi Pilihan di Asia Tenggara

“Konflik antara Ukraina dan Rusia saat ini merupakan faktor yang paling tidak stabil di Eropa, perang panas skala besar tampaknya akan pecah. Menurut konfirmasi kami dengan semua pihak, termasuk Kereta Api Rusia, operasinya normal. Selain itu, kami percaya baik Eropa maupun Rusia tidak menginginkan dampak pada perdagangan mereka sendiri,” ujar seorang forwader yang berbasis di Qingdao, Cina.

Selain itu, New Silk Road Intermodal yang berbasis di Chengdu mengatakan, tidak ada bahaya apa pun untuk pengiriman kereta api Rusia melalui Belarusia mengingat bahwa rute utama berjarak 1.600 km dari tempat konflik terjadi.

Dilansir KabarPenumpang.com dari theloadstar.com (24/2/2022), mereka juga mengatakan bahwa faktanya waktu transit saat ini adalah yang tercepat yang tercatat dalam beberapa bulan terakhir.

Untuk diketahui, setiap minggu, rata-rata 275 kereta melewati rute ini. Namun demikian, dengan Barat yang mempersiapkan sanksi “besar-besaran” terhadap Rusia, spekulasi meningkat mengenai dampaknya terhadap perdagangan dan kargo. Salah satunya adalah sanksi yang dijatuhkan oleh Brussels “dapat memiliki efek memperlambat atau menghentikan arus perdagangan bilateral antara Cina dan Eropa, karena Moskow dapat mengatur laju lambat atau penghentian total dalam transit pengiriman barang.

Lima puluh persen dari semua lalu lintas angkutan kereta api tujuan Uni Eropa (UE) masuk melalui Rusia dan Belarusia. Lalu lintas itu naik 30 persen pada tahun 2021. Lebih lanjut, New Silk Road Intermodal berspekulasi, mengingat hubungan hangat antara Rusia dan Cina, kedua negara dapat “mengatur perlambatan perdagangan Cina-UE yang akan menciptakan kesulitan rantai pasokan di Brussels.

Baca juga: Lintasi Myanmar, Cina Buka Jalur Kereta Barang Menuju Pelabuhan di Samudera Hindia

“Cina sangat khawatir, karena akan berdampak signifikan pada perdagangan Uni Eropa -Cina. Cina membutuhkan UE untuk meningkatkan peluangnya dalam menahan tantangan ekonomi yang dihadapinya,” kata Andre Wheeler, CEO Asia Pasifik Connex dan pakar Belt & Road Initiative (BRI) China.

 

 

Lima Dampak Perang Rusia-Ukraina yang Bikin Maskapai Internasional Pusing

Perang Rusia-Ukraina terus berlangsung. Bahkan dalam skala yang semakin besar. Hal ini mau tak mau dan suka tidak suka sangat berimbas pada industri transportasi udara. Maskapai internasional harus menerima setidaknya lima dampak dari perang tersebut. Dilansir dari Forbes, berikut selengkapnya.

Baca juga: Apple Pay dan Google Pay Dilarang di Rusia, Metro Moskow Kacau

1. Harga bahan bakar naik

Rusia diketahui memproduksi sekitar 10 persen dari pasokan minyak global, atau sekitar 10,5 juta barrel per hari. Sanksi bertubi-tubi terhadap Rusia sudah pasti berdampak pada harga minyak dunia lantaran suplai terganggu.

Terbukti, harga minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak April 2022 naik 3,06 dollar AS menjadi di level 100,99 dollar AS per barrel. Sementara harga minyak West Texas Intermediate (WTI) AS naik 4,13 dollar AS menjadi di level 95,72 dollar AS per barrel.

Naiknya harga bahan bakar minyak sudah pasti membuat harga Avtur turut naik. Ini tentu akan membuat maskapai serba salah. Menaikkan harga tiket sudah pasti mempengaruhi pilihan penumpang. Tidak menaikkan harga tiket dipastikan rugi.

2. Hindari ruang udara Rusia-Ukraina

Maskapai di seluruh dunia mau tak mau harus mengambil jalur memutar menghindari ruang udara Rusia dan Ukraina. Hal itu dilakukan agar terhindar dari bahaya. Sudah bukan satu dua kali pesawat sipil tertembak saat melintas di atas wilayah konflik.

Sejak hari pertama perang, ruang udara Ukraina tampak sepi. Kebanyakan maskapai menghindari wilayah Ukraina dengan melintas ke bagian utara negara tersebut, meliputi Rusia, Belarusia, dan lainnya.

Namun, mengingat Rusia juga menutup ruang udaranya bagi maskapai-maskapai dari 36 negara, sudah pasti ini akan membuat maskapai-maskapai internasional jauh lebih memutar lagi.

3. Titanium langka

Pesawat dibuat dengan komposisi 60 persen alumunium, 15 persen baja, 10 persen logam berharga mahal seperti titanium.

Terkait titanium, hampir seluruh produsen pesawat ataupun perusahaan lain di industri dirgantara internasional bergantung pada titanium produksi Rusia, seperti Boeing, Airbus, Embraer, Rolls-Royce, Pratt & Whitney, sampai Safran. Saking pentingnya titanium Rusia, masalah besar disebut menanti industri penerbangan.

“Jika [pasokan] dari Rusia itu hilang – itu akan menjadi masalah besar,” kata Kevin Michaels, direktur pelaksana konsultan kedirgantaraan AeroDynamic Advisory. “Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mensertifikasi pemasok lain? Itu akan memakan waktu yang sangat lama.”

4. Aliansi maskapai goyah

Dua dari tiga aliansi maskapai dunia, Skyteam dan Oneworld, bermitra dengan maskapai-maskapai Rusia. Maskapai internasional lainnya juga demikian. Aeroflot, diketahui memiliki kerjasama strategis dengan mitra Skyteam-nya, Delta dan Air France/KLM.

Sedangkan, JSC Siberia Airlines, yang lebih dikenal sebagai S7, bekerjasama dengan mitra Oneworld-nya, American Airlines dan British Airways. Dengan sanksi bagi maskapai-maskapai Rusia, sudah pasti kerjasama tersebut hancur berantakan.

Baca juga: Aeroflot Airlines, Maskapai Terbesar Rusia dan Dunia Gabungan dari Maskapai Ukraina

5. Wisatawan takut ke Eropa

Musim panas 2022 menjanjikan lonjakan penumpang pesawat kepada maskapai internasional, baik dari AS ke Eropa maupun dari Eropa ke AS. Namun, untuk tujuan ke AS, utamanya negara-negara pecahan Uni Soviet, itu dianggap banyak wisatawan global sebagai daerah rawan, sekalipun tak terlibat perang Rusia Ukraina secara langsung.

Demikian juga dengan destinasi lain di Perancis, Jerman, Spanyol, dan Inggris, keempatnya dianggap wisatawan internasional sebagai daerah rawan andai eskalasi meningkat. Hal ini pada akhirnya membuat schedule maskapai berantakan saat musim panas mendatang.

Tiga Stasiun Ini Masih Gunakan Peron Pendek Saat Uji Coba KRL Loop Line 12 Kereta

Uji coba KRL menggunakan 12 SF (Stamformasi) lintas jalur lingkar (loop line) dilakukan pada Sabtu 26 Februari 2022 lalu. Rangkaian KRL yang melintasi rute dari Bogor/Depok melewati Tanah Abang – Kampung Bandan – Pasar Senen – Jatinegara ini biasanya menggunakan hanya 8/10 unit kereta saja.

Baca juga: Tak Ada “Atapers,” Tralis di Atap Peron Stasiun Masih Saja Dipasang 

Namun, penumpang yang semakin banyak menggunakan KRL jalur lingkar tersebut sudah semakin ramai, seperti di stasiun transit Tanah Abang, Duri, Kampung Bandan dan Jatinegara. Saat uji coba KRL 12 kereta ini ada beberapa jadwal perjalanan yang dipilih, yaitu:

– KA 1757A-1758 relasi Depok-Jatinegara, berangkat Stasiun Depok pukul 04.20 WIB

– KA 1759-1760A relasi Jatinegara-Depok, berangkat Stasiun Jatinegara pukul 06.14 WIB

– KA 1817A-1818 relasi Depok-Jatinegara, berangkat Stasiun Depok pukul 11.50 WIB

– KA 1819-1820A relasi Jatinegara-Bogor, berangkat Stasiun Jatinegara pukul 13.44 WIB

– KA 1619A relasi Bogor-Angke, berangkat Stasiun Bogor pukul 16.10 WIB

– KA 1620A relasi Angke-Bogor, berangkat Stasiun Angke pukul 17.57 WIB

– KA 1885A-1886 relasi Bogor-Depok, berangkat Stasiun Bogor pukul 19.50 WIB

Dari hasil uji coba KRL 12 kereta tersebut yang melewati jalur lingkar Manggarai – Pasar Senen – Jatinegara ini ternyata masih ada beberapa stasiun yang masih menggunakan peron pendek. KRL 12 kereta yang berhenti di stasiun ini diharuskan penumpang untuk berpindah ke rangkaian yang mendapat peron. Stasiun yang masih menggunakan peron pendek ini adalah Stasiun Karet, Stasiun Kemayoran dan Stasiun Kramat.

Suasana Stasiun Kramat siang hari yang berada di jalur lingkar petak Pasar Senen – Jatinegara
(FOTO : instagram/@christinataliad )

Untuk Stasiun Karet terbilang masih menggunakan peron pendek. Saat KRL 12 kereta berhenti di stasiun yang berdekatan dengan stasiun KA Bandara ini hanya bisa muat 10 kereta saja. Ini harus dijadikan evaluasi, karena jika peron ditambah untuk 12 kereta harus menjadi sebuah pemikiran yang matang. Karena Stasiun Karet dihimpit oleh Perlintasan JPL 01 Karet dan Stasiun KA Bandara Sudirman Baru.

Stasiun berikutnya adalah Stasiun Kemayoran. Meski belum ada pengerjaan penambahan peron, namun sudah ada titik terang dalam pembangunannya. Terpantau perlintasan sebidang Jalan Bungur Besar 17 yang berdekatan dengan Stasiun Kemayoran telah resmi ditutup sejak 1 Februari 2022 lalu. Nantinya peron Stasiun Kemayoran akan disesuaikan panjangnya dengan KRL 12 kereta tersebut beroperasi. Karena saat ini peron Stasiun Kemayoran hanya bisa menggunakan 8 kereta saja. Tak hanya itu pembangunan peron untuk perjalanan KRL lintas Jatinegara – Kemayoran – Rajawali – Ancol – Tanjung Priok pun akan dilakukan.

Baca juga: Jangan Salah Peron, Ini Rute KRL di Stasiun Jatinegara

Yang terakhir adalah Stasiun Kramat. Terlihat stasiun ini seperti stasiun – stasiun KRL pada umumnya. Namun Stasiun Kramat ternyata memiliki peron yang bisa muat hanya 10 kereta saja. Stasiun ini dihimpit oleh 2 perlintasan sebidang antara Jl. Pramuka Jati dan Jl. Percetakan Negara. Nantinya salah satu perlintasan sebidang yang ada disekitar Stasiun Kramat akan ditutup guna memperpanjang peron. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Menjelang Peresmian, Rangkaian KLB Lakukan Bersih Lintas di Jalur Garut – Cibatu

Semakin dekat informasi perihal diresmikannya rangkaian kereta api keberangkatan dari Stasiun Garut. Rencana rangkaian kereta api yang diresmikan adalah KA Cikuray rute Garut – Pasar Senen pp. Dan KA Lokal rute Garut – Bandung – Purwakarta. Sebelum mendekati peresmian yang kabarnya dilakukan pada Maret ini, jalur Garut – Cibatu ternyata perlu pembersihan yang berada disekeliling rel kereta api. Puing atau jenis rongsok lainnya yang berserakan harus terlihat bersih. Selain terlihat indah, kereta api yang melintas pun tak perlu khawatir jika rel yang dilalui bersih dari sampah.

Baca juga: Resmi! Warga Bisa Naik KA Lintas Cibatu-Garut Gratis 24 Februari 2022, Ini Jadwalnya 

KLB (Kereta Luar Biasa) angkutan bersih lintas (berlin) ini terdiri dari 1 lokomotif CC 201 92 03 Depo Induk Bandung + 1 gerbong bagasi (B 0 14 28) + gerbong datar (PKPKW 45 84 14). Rangkaian diberangkatkan dari Stasiun Bandung pukul 03.10 WIB dengan membawa 1 lokomotif dan 1 gerbong bagasi. Saat memasuki Stasiun Gedebage lokomotif dilangsir dengan membawa 1 gerbong datar kemudian dirangkaikan ke KLB yang akan dibawa ke Garut. Setelah semua terangkaikan, KLB kembali melanjutkan perjalanan.

Saat tiba di Stasiun Garut, rangkaian KLB mulai bersih – bersih dari Garut – Cibatu sebanyak 2 kali pulang pergi. Rangkaian tersebut berjalahan perlahan dan sesekali berhenti untul mengangkut puing – puing atau sampah yang berserakan di area sepanjang rel kereta api. Namun tak seperti bersih lintas di area Daop I Jakarta petak Angke – Kampung Bandan beberapa hari yang lalu. Banyak sampah dan puing yang terangkut cukup banyak, tapi tidak untuk bersih lintas jalut Garut – Cibatu yang minim dari sampah berserakan. Mungkin warga Garut dan sekitarnya sadar akan kebersihan lingkungan.

Baca juga: Disusun Pertama Kali Tahun 1840-an di Perancis, Inilah Gapeka 2021 dari PT KAI

Dirasa sudah cukup sesuai jadwal perjalanan, KLB bersih lintas akhirnya kembali pulang ke Bandung. Masih menggunakan rangkaian yang sama, KLB ini berhenti dulu di Stasiun Gedebage untuk melepas 1 gerbong datar dan kemudian 1 lokomotif + 1 gerbong bagasi melanjutkan perjalanan sampai Stasiun Bandung. Dengan adanya bersih lintas ini perjalanan kereta api khususnya Garut – Cibatu bisa Mancarli (aman lancar dan terkendali), apalagi saat peresmian tiba nanti harus tertata dengan rapi. (PRAS – Cinta Kereta Api)






















Di Australia, Kerusakan Kereta Api Sebabkan Kebakaran Rumput Seluas 71 Hektar

Perjalanan dengan kereta api warisan atau heritage akan membawa kesan tersendiri bagi mereka penikmat kereta tua. Meski hanya duduk dan menikmati pemandangan, tetapi ini akan memberikan nuansa yang akan mengingatkan pada masa kejayaan kereta tersebut.

Baca juga: Ini Dia Pemandangan Lima Situs Warisan Dunia UNESCO yang Bisa Dinikmati dari Dalam Kereta

Namun belum lama ini, sebuah kereta warisan yang tengah mengangkut penggemarnya dan mengunjungi Victoria di Australia telah menjadi penyebab kebakaran rumput di dekat Ararat di barat negara bagian itu. Kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu (26/2/2022) di Langi Logan dan disebabkan oleh percikan api dari lokomotif yang mengangkut gerbong Spirt of Progress tahun 1937.

KabarPenumpang.com melansir abc.net.au (28/2/2022), perjalanan kereta api warisan ini dilakukan oleh The Seymour Railway Heritage Centre (SRHC) yang melakukan perjalanan dari Seymour ke Ararat melalui Broadmeadows dan Geelong. Dalam perjalanan itu, ada kereta tengah mengangkut 170 orang penumpang. Pemimpin  kelompok John Crofts mengatakan rem yang menempel di salah satu lokomotif kemungkinan menjadi penyebab percikan api yang kemudian menyebabkan kebakaran.

“Kereta segera dihentikan dan masalah itu ditangani dan akhirnya diperbaiki. Sayangnya beberapa rem, atau beberapa bagian logam, mulai memicu dan menyebabkan [sekitar] enam kebakaran di sepanjang satu setengah kilometer,” kata Bernie Fradd, kepala petugas pemadam kebakaran CFA untuk wilayah Ararat,” kata Crofts.

Insiden ini membakar sekitar 71 hektar. Ini juga karena daerah itu kering sepanjang tahun dan tidak ada angin. Sehingga ketika terbakar maka akan langsung menjalar dan membuat sulit untuk dipadamkan. Bahkan saat musim panas, api akan tetap menyala.

Bernie Fradd, kepala petugas pemadam kebakaran CFA untuk wilayah Ararat mengatakan, ada enam pesawat dan 20 truk CFA merespons kebakaran. Dia mengatakan, banyak unit pemadam kebakaran swasta yang dioperasikan oleh petani setempat juga memadamkan api. Sementara api membakar melalui padang rumput tunggul, beberapa pagar, dan turun ke tepi Sungai Hopkins di mana pohon redgum tua hilang, Fradd mengatakan rumah dan ternak terhindar.

Seorang juru bicara Australian Rail Track Corporation mengatakan organisasi tersebut mengetahui insiden yang terjadi di jaringan antara Ararat dan Maroona pada hari Sabtu.

“Insiden seperti ini jarang terjadi dan penyelidikan saat ini sedang berlangsung,” kata juru bicara itu.

Untuk memastikan kereta mundur dengan aman, Fradd mengatakan kru pemadam kebakaran ditempatkan di sepanjang jalur rel di daerah paddock kering dekat Ararat sehingga kereta dapat melanjutkan kembali ke Seymour.

“Jika ada kebakaran lain, mereka akan langsung menyalakannya,” kata Fradd.

Seorang penumpang yang berkomentar di media sosial mengatakan kereta tidak tiba kembali ke Seymour sampai sekitar tengah malam.

“Kami mengalami hari yang menyenangkan yang berlanjut ke hari berikutnya saat kami tiba di rumah, tetapi itu hanya menambah kegembiraan hari itu,” tulis Matthew Hope.

Fradd mengatakan CFA akan terus berpatroli di daerah yang terbakar untuk memastikan tidak ada semburan api sampai wilayah tersebut menerima cukup hujan.

Baca juga: Kota Kuno Cina Masuk Situs Warisan Dunia UNESCO

Untuk diketahui, lokomotif yang digunakan adalah C501 dan menarik kereta tua Spirt of Progress yang mulai beroperasi sejak November 1937. Ini adalah kereta penumpang ekspres utama di Victorian Railways di Australia, berjalan dari Melbourne ke perbatasan New South Wales di Albury dan kemudian sampai ke Sydney.

BREAKING! Citra Satelit Tunjukkan Antonov An-225 Mriya Selamat dari Serangan Rusia, Tidak Hancur Total!

Citra satelit terbaru yang beredar di media sosial menunjukkan bahwa ekor pesawat Antonov An-225 Mriya masih utuh. Dari situ, ada dugaan bahwa pesawat terbesar di dunia itu selamat dari gempuran Rusia saat parkir di hanggar Bandara Hostomel (Gostomel).

Baca juga: Dikabarkan Hancur di Tengah Perang Rusia-Ukraina, Antonov An-225 Mriya Aman! Tapi Dikuasai Rusia

Dugaan selamatnya An-225 Mriya ini juga diperkuat dengan gambar sketsa dari avgeeks sesuai dengan skala. Hasilnya, titik hancur hanggar akibat rudal Rusia tak berhasil mengenai pesawat.

Antonov An-225 Mriya dilaporkan hancur usai hanggar Bandara Hostomel (Gostomel). Informasi ini diungkap langsung oleh Menteri Luar Negeri Ukraina dan diamini oleh Antonov Airlines selaku pemilik. Meski begitu, Antonov Airlines belum bisa memastikan seberapa hancur pesawat terbesar di dunia tersebut.

“Ini adalah pesawat terbesar di dunia, AN-225 ‘Mriya’ (‘Mimpi’ dalam bahasa Ukraina). Rusia mungkin telah menghancurkan ‘Mriya’ kami. Tapi mereka tidak akan pernah bisa menghancurkan impian kita tentang negara Eropa yang kuat, bebas dan demokratis. Kami akan menang!” kata Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, dalam cuitannya 27 Februari lalu.

“Update informasi pesawat #AN225 “Mriya”: Saat ini, hingga AN-225 telah diperiksa oleh para ahli, kami tidak dapat melaporkan kondisi teknis pesawat,” tulis Antonov di akun Twitter resminya juga di tanggal 27 Februari lalu.

Dalam cuitan tersebut, jelas Antonov belum bisa memastikan apakah pesawat An-225 Mriya hancur sejadi-jadinya atau bagaimana. Yang pasti, mereka akan melakukan pengecekan kembali dan belum ada update apapun sampai berita ini ditulis.

Hal itu tentu wajar mengingat Bandara Gostomel atau Bandara Internasional Antonov di dekat pusat Kota Kiev, adalah salah satu hotspot perang Rusia dan Ukraina.

Namun demikian, andai Rusia memang berniat menghancurkan pesawat Antonov An-225 Mriya, itu bisa saja dilakukan saat ini juga, mengingat bandara masih dalam jangkauan serangan tentara Rusia.

Antonov An-225 Mriya sendiri diketahui terbang perdana pada 21 Desember 1988. Ketika itu, Uni Soviet masih eksis meski sudah mengalami beberapa kemunduran. Setelah Uni Soviet runtuh pada 26 Desember 1991, perusahaan Antonov Airlines, termasuk pesawat Antonov An-225 Mriya, jatuh ke tangan Ukraina, bukan Rusia.

Mengingat posisinya yang rentah sebagai musuh Rusia, Ukraina pun mencoba bergabung dengan Amerika Serikat (AS) dan sekutu di NATO. NATO sendiri coba memanfaatkan Ukraina untuk mendukung program SALIS atau Strategic AirLift International Solution melalui kerjasama stategis pada tahun 2018 lalu.

Kerjasama ini memberi NATO kemampuan transportasi kargo besar menggunakan pesawat An-22, An-225, dan IL-76, ke sembilan negara aliansi NATO, mulai dari Belgia, Republik Ceko, Prancis, Jerman, Hongaria, Norwegia, Polandia, Slovakia, Slovenia, dan Slovenia.

Baca juga: Maksa Mendarat di Tengah Kabut Tebal, Antonov An-225 Mriya Alami Kerusakan

Tentu saja Rusia geram dengan hal itu. Berbagai kemudahan transportasi udara menggunakan Antonov An-225 Mriya akan memudahkan mobilisasi tentara dan perlengkapan serta perlatan tempur NATO ke perbatasan Rusia.

Maka dari itu, tak heran, dalam agresi Rusia ke Ukraina, walaupun berpusat di timur dan selatan Ukraina, namun, kota lain seperti Kiev yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan kelompok pro Rusia, tetap menjadi fokus serangan, salah satunya Bandara Internasional Antonov tempat pesawat terbesar di dunia Antonov An-225 Mriya berada.