Setelah Empat Tahun Terhenti, Jalur Kereta Rusia dan Korea Utara Dibuka Kembali

Rusia dan Korea Utara telah memulihkan layanan kereta api penumpang reguler antara kedua negara, menandai berakhirnya penangguhan selama empat tahun yang dimulai dengan dimulainya pandemi Covis-19 pada tahun 2020.

Kantor berita milik pemerintah Rusia, RIA Novosti melaporkan perkembangan tersebut, mengutip seorang pejabat bea cukai regional. Kereta pertama berangkat pada tanggal 16 Desember dari Khasan, sebuah kota di wilayah Primorsky Timur Jauh Rusia, dan menyeberang ke Tumangang, Korea Utara.

Jembatan Tumangang – Jembatan Kereta Penghubung Antara Rusia dan Korea Utara

Perjalanan yang hanya berlangsung selama 17 menit ini menghubungkan kedua kota yang dipisahkan oleh Sungai Tumen melalui Jembatan Persahabatan Korea-Rusia.

Kereta akan beroperasi tiga hari seminggu—pada hari Senin, Rabu, dan Jumat—sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan konektivitas antara kedua negara tetangga.

Menurut perwakilan dari Far Eastern Railway Rusia, dua warga negara Rusia berada di dalam kereta pertama, yang berangkat dari stasiun Khasan pada pukul 8:30 pagi waktu Moskow.

Layanan ini sebelumnya telah beroperasi sebagai uji coba awal tahun ini, di mana 1.200 orang melakukan perjalanan antara kedua negara.

Kedua negara melihat koneksi yang dipulihkan sebagai peluang untuk meningkatkan pariwisata. Konsulat Rusia di Chongjin melaporkan pada bulan Oktober bahwa lebih dari 1.000 wisatawan Rusia telah mengunjungi Korea Utara pada tahun 2024, yang mencerminkan meningkatnya minat dalam perjalanan lintas batas.

Dalam perkembangan terkait, layanan kereta api penumpang antara Rusia dan Cina juga dilanjutkan pada tanggal 15 Desember setelah jeda selama empat tahun. Rute harian ini menghubungkan Suifenhe di Tiongkok dengan Grodekovo di Rusia, dengan kereta berangkat dari Suifenhe pada pukul 9:52 pagi dan Grodekovo pada pukul 3:43 sore, menurut operator kereta api Cina.

Media pemerintah Cina menyoroti potensi hubungan ini untuk meningkatkan perdagangan dan pariwisata regional. Hampir 1 juta wisatawan Rusia mengunjungi Cina pada tahun 2023, sementara lebih dari 477.000 wisatawan Cina pergi ke Rusia.

Perkuat Kapasitas Peak Season Nataru 2024/2025, Garuda Indonesia Tambah Unit Boeing 737-800NG dari Yordania

Garuda Indonesia terus memperkuat kapasitas produksi dan revitalisasi armada pesawatnya dengan mendatangkan kembali 1 (satu) armada tambahan Boeing 737-800NG dari Yordania. Pesawat tersebut merupakan armada pertama dari 4 (empat) armada tambahan yang rencananya didatangkan Garuda Indonesia hingga awal tahun 2025.

Pesawat dengan kode registrasi PK-GUF tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada tanggal 30 November 2024 lalu, dan selanjutnya menjalani prosedur persiapan armada guna mendukung operasional penerbangan pada periode peak season libur akhir tahun ini.

Pada kesempatan tinjauan operasional kesiapan operasional Garuda Indonesia Group pada periode peak season Natal & Tahun Baru 2024/2025 yang dilaksanakan pada 18 Desember 2024 di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta hari ini, Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan beserta Komisaris Utama Garuda Indonesia Fadjar Prasetyo beserta jajaran direksi Garuda Indonesia Group, turut melakukan pengecekan kesiapan operasional armada tambahan tersebut yang mulai beroperasi pada Rabu (18/12).

737-800NG, Didapuk Jadi Varian Paling Laris di Keluarga Boeing 737

Tambahan armada tersebut secara resmi beroperasi dengan desain livery khusus ‘Aku Cinta Indonesia’ pada penerbangan GA-512 rute Jakarta-Pontianak yang diterbangkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 11.20 WIB dan tiba di Bandara Supadio pukul 13.00 WIB.

Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani Panjaitan mengungkapkan, beroperasinya armada PK-GUF merupakan bagian dari implementasi rencana penambahan armada yang terus dioptimalkan di tengah upaya peningkatan kapasitas produksi Garuda Indonesia. “Penambahan armada ini juga merupakan upaya kami sebagai national flag carrier untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan aksesibilitas udara yang aman dan nyaman yang semakin meningkat, khususnya pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025,” tambah Wamildan.

Dengan pengoperasian armada tambahan ini dan 1 (satu) armada B737-800NG lainnya yang akan tiba di Jakarta pada akhir Desember 2024 mendatang, Garuda Indonesia hingga akhir tahun ini akan mengoperasikan sekitar 73 armada, yang terdiri dari 43 armada narrow body Boeing 737-800NG, 22 armada wide body Airbus A330 Series, dan 8 armada wide body Boeing 777-300ER.

“Kami berharap inisiatif yang kami laksanakan melalui program penguatan kapasitas produksi dapat menjadi katalisator pengembangan jaringan penerbangan yang terus kami laksanakan secara berkelanjutan dalam merespon pertumbuhan perjalanan udara yang semakin meningkat dan diprediksi akan terus bertumbuh,” ungkap Wamildan.

Garuda Indonesia Group terus memperkuat kesiapan operasional penerbangan jelang periode peak season Natal dan Tahun Baru 2024/2025, khususnya dalam memastikan kesiapan armada serta berbagai fasilitas penunjang penerbangan. Pada periode peak season kali ini, Garuda Indonesia Group menyiapkan sedikitnya 1,4 juta kursi pesawat yang terdiri dari 741.514 kursi penerbangan Garuda Indonesia dan 717.560 kursi penerbangan Citilink.

Selama periode peak season tahun ini, Garuda Indonesia Group mengoperasikan sedikitnya 8.199 frekuensi penerbangan dengan kesiapan armada sebanyak 94 unit armada, terdiri dari 58 armada dari Garuda Indonesia dan 35 armada dari Citilink.

Sementara itu, terdapat 316 extra flight yang disiapkan untuk memenuhi rute penerbangan Denpasar, Lombok, Medan (Kualanamu), Surabaya, Semarang, dan Singapura. Adapun Citilink menambah 210 penerbangan tambahan diantaranya untuk sejumlah destinasi unggulan seperti Denpasar, Medan (Kualanamu), Lombok, dan Solo.

Garuda Indonesia Kedatangan Boeing 737-800NG PK-GUA, Sebelumnya Milik Oman Air

Mengenal Sapsan – ‘Nasib’ Kereta Cepat Rusia Produksi Siemens Jerman

Sebagai negara dengan daratan terluas di dunia, sudah barang tentu Rusia punya sejarah panjang dalam layanan perkeretaapian. Namun, agak jarang terdengar tentang kereta cepat di Rusia, padahal di Rusia ada kereta berkecepatan tinggi yang disebut Sapsan.

Kereta cepat Sapsan (yang berarti falcon peregrine dalam bahasa Rusia) adalah proyek modernisasi transportasi rel di Rusia yang mulai diinisiasi pada awal 2000-an.

Sapsan adalah kereta api berkecepatan tinggi di Rusia yang menghubungkan Moskow dan St. Petersburg, dengan kecepatan hingga 250 km/jam. Perjalanan antara kedua kota ini memakan waktu kurang dari 4 jam, dengan lebih dari 10 keberangkatan setiap hari. Kereta ini mulai beroperasi pada tahun 2009 dan diproduksi oleh Siemens.

Awal pengembangannya yakni Pada 1990-an, ketika Rusia menghadapi infrastruktur kereta api yang sudah tua, khususnya jalur antara Moskow dan St. Petersburg yang merupakan jalur tersibuk di negara tersebut. Kebutuhan transportasi cepat dan modern menjadi penting, terutama untuk menghubungkan dua kota besar ini dalam waktu singkat.

Pada tahun 2006, Rusia menandatangani kontrak dengan perusahaan Siemens dari Jerman untuk pengadaan kereta api berkecepatan tinggi. Siemens menawarkan teknologi dari seri Velaro, yang juga digunakan di kereta cepat seperti ICE (Jerman) dan AVE (Spanyol).

Model yang dipesan oleh Rusia adalah Velaro RUS atau Sapsan, yang dimodifikasi untuk beroperasi di iklim ekstrem Rusia, termasuk suhu sangat dingin. Sapsan memiliki kecepatan operasi hingga 250 km/jam, dengan kapasitas angkut sekitar 550 penumpang.

Prototipe pertama diuji coba pada tahun 2008 di jalur Eropa dan Rusia. Pengujian ini mencakup evaluasi performa di kondisi iklim yang bervariasi. Pada Desember 2009, Sapsan resmi diluncurkan untuk melayani jalur Moskow-St. Petersburg. Rute ini dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 4 jam, jauh lebih cepat dibandingkan kereta biasa yang memakan waktu 8 jam atau lebih.

Setelah sukses di jalur Moskow-St. Petersburg, Sapsan mulai melayani rute tambahan, termasuk Moskow ke Nizhny Novgorod. Layanan kereta ini tak pelak menjadi simbol modernisasi sistem transportasi Rusia.

Pasca Invasi Rusia ke Ukraina
Setelah invasi Rusia ke Ukraina, Siemens mengumumkan menghentikan operasinya di Rusia. Penghentian operasi Siemens di Rusia jelas dapat mempengaruhi dukungan teknis, pemeliharaan, dan pasokan suku cadang untuk kereta Sapsan di masa depan.

Situasi ini dapat menimbulkan tantangan bagi operasional jangka panjang Sapsan, terutama terkait dengan kebutuhan perawatan dan perbaikan yang memerlukan keahlian dan komponen dari Siemens.

Untuk mengatasi potensi masalah ini, Rusia perlu mencari alternatif, seperti mengembangkan kemampuan domestik untuk pemeliharaan atau mencari pemasok lain yang dapat menyediakan suku cadang dan layanan yang diperlukan.

Namun, hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai dampak langsung penghentian operasi Siemens terhadap layanan Sapsan.

Pada tahun 2024, Rusia menandatangani kontrak untuk pengembangan kereta berkecepatan tinggi baru, yang dikenal sebagai ‘Bely Krechet’ (elang girfalcon putih), dengan kecepatan desain hingga 400 km/jam dan kecepatan operasional maksimum 360 km/jam.

Tahun 2026, Rusia Akan Punya Kereta dengan Kecepatan 400 Km Per Jam

‘Tanpa Izin’ dari Prinsipal, Iran Mampu Memproduksi Suku Cadang untuk Pesawat Airbus dan Boeing

Hujan sanksi dan embargo yang dikenakan kepada Iran, salah satunya juga berdampak pada sektor layanan penerbangan komersial. Namun, faktanya maskapai Iran kebanyakan masih dapat beroperasi, termasuk melayani rute internasional, bahkan dengan pesawat widebody produksi Boeing (Amerika Serikat) dan Airbus (Eropa Barat).

Tentu agar mampu beroperasi secara optimal, maka dukungan komponen dan suku cadang mutlak tersedia. Pasalnya dua elemen tersebut termasuk yang dikenakan embargo kepada Iran, Tapi Iran bukan bangsa yang lemah dan mudah menyerah.

Tanpa Lintasi Ruang Udara Iran, Banyak Maskapai Penerbangan Internasional Bakal Merugi

Meski tidak mendapat restu dari pihak pabrikan (prinsipal), industri dirgantara Iran yang belajar banyak dari kemampuan adaptasi pada sektor pertahanan, ternyata mampu memproduksi suku cadang untuk pesawat Boeing dan Airbus secara mandiri.

Seperti dikutip presstv.ir (17/12/2024), Hossein Pourfarzaneh, Kepala penerbangan sipil Iran mengatakan negara itu telah menguasai teknologi yang dibutuhkan untuk memproduksi suku cadang mesin jet Boeing dan Airbus. Ia mengatakan pada hari Selasa bahwa Iran telah melaksanakan rencana sembilan tahun untuk melokalisasi produksi suku cadang mesin dari kedua model pesawat tersebut.

Pourfarzaneh menambahkan, perusahaan teknik Iran Mapna telah berkontribusi pada program yang disponsori pemerintah untuk memproduksi suku cadang mesin jet. Ia mengklaim program tersebut terutama merupakan hasil dari upaya untuk mengimbangi dampak sanksi asing terhadap sektor penerbangan sipil Iran.

“Berdasarkan (program) ini dan melalui kerja sama dengan Mapna, proses rekayasa balik (reverse engineering) dan lokalisasi (pembuatan) suku cadang mesin pesawat Boeing dan Airbus mulai dioperasikan di dalam negeri,” kata pejabat itu seperti dikutip oleh kantor berita Tasnim.

“Sebagai hasilnya, Iran telah memperoleh teknologi untuk memproduksi suku cadang penting dari industri penerbangan,” tambahnya.

Iran berada di bawah rezim sanksi Amerika yang inklusif pada tahun 2018 setelah Washington secara sepihak menarik diri dari kesepakatan internasional mengenai program nuklir Iran.

Namun, para ahli mengatakan sanksi AS telah gagal mencapai tujuan utamanya untuk memaksa Iran melakukan konsesi politik dan militer. Mereka bersikeras larangan tersebut bahkan telah menciptakan peluang bagi Iran untuk mendiversifikasi ekonominya dan lebih mengandalkan sumber daya domestiknya.

Bisa Tenangkan Bayi, Honda Produksi Boneka Bersuara ‘Mobil Balap’

Anak kecil memang sangat menggemaskan. Selain kerap kali melakukan tingkah laku yang mengundang gelak tawa orang dewasa yang melihatnya, cara mereka untuk melafalkan sesuatu pun merupakan satu terkadang membuat setiap pendengarnya tersenyum geli karena lucu. Tapi kalau anak kecil sudah menangis, kita sebagai orang dewasa harus memikirkan banyak cara untuk membuatnya kembali tenang – entah itu memberikannya makanan, minuman, atau mainan.

Baca Juga: Ini Dia! Jurus Jitu Plesir Menyenangkan Bareng Keluarga

Memang, perilaku anak kecil yang satu ini memang memerlukan ketelatenan orang dewasa untuk menenangkannya. Tapi kini Anda tidak perlu khawatir lagi, karena salah satu raksasa otomotif asal Jepang, Honda baru-baru ini melakukan penelitian bahwa 11 dari 12 anak kecil yang tengah rewel akan menjadi tenang setelah mendengar ‘raungan’ dari mobil bermerek Honda. Ya, pasti beberapa dari Anda masih kebingungan dengan penelitian ini, namun boneka yang diberinama Sound’Sitter Honda ini memang terbukti menenangkan si kecil yang lagi rewel.

Sebagaimana yang dirangkum KabarPenumpang.com dari laman engadget.com (21/12/2018), Sound’Sitter Honda adalah sebuah mainan berbentuk boneka mobil yang bisa mengeluarkan suara. Mainan ini sendiri terintegrasi dengan aplikasi yang ada di gadget Anda. Sebelumnya, pihak Honda telah melakukan uji coba terhadap 37 suara mesin mobil, termasuk model Civic, Accords, dan Integra.

Namun setelah beragam uji tersebut, pihak Honda menemukan bahwa suara dari mesin Honda NSX-lah yang paling disenangi oleh para anak kecil ini. Adapun target dari uji coba orang-orang di Honda ini adalah bayi yang baru berusia enam bulan hingga 1,5 tahun. Tidak hanya 11 dari 12 anak saja yang langsung tenang ketika mendengarkan suara mesin NSX, tapi tujuh di antaranya juga menunjukkan penurunan denyut jantung.

Dalam laman resminya, pihak Honda memaparkan bahwa kenyamanan yang diinduksi melalui Sound’Sitter ini mungkin karena frekuensi rendah dari suara mesin yang sebanding dengan apa yang bayi dengar ketika mereka berada di dalam rahim.

Baca Juga: Nasehat Baik Saat Bawa Anak Jalan-Jalan dengan Pesawat

Honda sendiri lalu mengemas suara NSX tersebut ke dalam sebuah mainan berbentuk boneka. Walaupun pihak Honda tidak memiliki rencana untuk memproduksi mainan ini secara massal, namun pihak perusahaan telah membuat tiga varian mainan dengan suara yang berbeda satu sama lain dan bisa Anda secara online – NSX, Integra Type R, dan Honda S2000.

 

Cina Bangun Bandara ‘Pulau Buatan’ Terbesar di Dalian, Lampaui Hong Kong dan Kansai

Cina sedang membangun bandara pulau buatan terbesar di dunia untuk memperkuat posisi kota di timur laut tersebut sebagai pusat transportasi regional.

Bandara Internasional Dalian Jinzhouwan akan mencakup pulau seluas 20 km persegi (7,72 mil persegi), menurut situs web pemerintah provinsi Liaoning.

Dan itu akan membuatnya lebih besar dari Bandara Internasional Hong Kong seluas 12,48 km persegi dan bandara Kansai seluas 10,5 km persegi di dekat Osaka, Jepang, yang keduanya menempati pulau buatan.

Di Antara Kegunaan Bandara Terapung: Alternatif Tempat Pemasangan Sistem Anti-Rudal

“Bagi orang Dalian untuk mengatakan itu yang terbesar, itulah yang sebenarnya,” kata pendiri konsultan penerbangan Li Hanming.

Bandara, yang sekarang sedang dibangun, akan melayani kota pelabuhan Dalian, yang karena lokasinya memiliki bisnis yang ramai dengan Jepang dan Korea Selatan di dekatnya. Dengan jumlah penduduk lebih dari 6 juta jiwa, kota yang terletak di semenanjung di ujung utara Selat Bohai ini telah berkembang menjadi pusat kilang minyak, layanan pengiriman dan logistik, serta pariwisata pesisir.

Bandara pertama di daratan Cina yang dibangun di pulau buatan lepas pantai, Jinzhouwan nantinya akan memiliki empat landasan pacu dan terminal seluas 900.000 meter persegi (9,69 juta kaki persegi).

Cristiano Ronaldo Pamerkan Jet Pribadi Baru Senilai US$73 Juta

Cristiano Ronaldo, salah satu atlet terkaya di dunia, telah memperkenalkan jet pribadi terbarunya yang kabarnya bernilai US$73 juta. Dengan desain terbaik, kecepatan luar biasa, dan jangkauan 7500 mil laut, Gulfstream G650 merupakan salah satu jet tercepat di dunia.

Jet canggih ini memiliki kabin, yang memiliki tiga ruang keluarga berbeda, dan dapat menampung hingga 19 penumpang. Jet bintang Portugal ini tampil unik sebagai miliknya sendiri, dengan bodi metalik mengilap yang menampilkan inisial namanya, CR7, bersama dengan figur dirinya yang berpose selebrasi yang terkenal di dunia.

Menurut laporan dari publikasi The Sun, Ronaldo sebelumnya memiliki jet Gulfstream G200 yang kabarnya ia jual untuk membeli Gulfstream G650.

Ronaldo, yang kini bermain untuk klub sepak bola Arab Saudi Al Nassr, menduduki puncak daftar atlet dengan bayaran tertinggi versi Forbes untuk tahun 2024, dengan penghasilan $260 juta, termasuk $200 juta dari gajinya di Al Nassr dan $60 juta dari dukungan dan mereknya CR7, yang menyediakan pakaian, aksesori, hotel, dan pusat kebugaran.

Pesepak bola ini juga merupakan orang yang paling banyak diikuti di Instagram, dengan basis pengikut sebanyak 645 juta. Ia mematok harga jutaan dolar untuk setiap unggahan yang disponsori.

Intip Mewahnya Private Jet Cristiano Ronaldo, Pesawat Pribadi Pesepak Bola Termahal

Malam Ini dan Besok, Direct Train Jakarta-Yogyakarta Siap Layani Anda dengan Diskon 25 Persen

KAI menyambut periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 dengan menghadirkan inovasi layanan Direct Train. Perjalanan langsung tanpa transit ini kini menghubungkan Gambir-Yogyakarta (pp). Layanan Direct Train ini hanya tersedia secara eksklusif pada malam ini, 16 Desember dan besok 17 Desember 2024 saja dengan jadwal rute Gambir-Yogyakarta pada 16 Desember 2024, berangkat dari Stasiun Gambir pukul 23.25 WIB dan tiba di Stasiun Yogyakarta pukul 05.28 WIB.

Selanjutnya pada tanggal 17 Desember 2024 dengan relasi Yogyakarta-Gambir, berangkat dari Stasiun Yogyakarta pukul 12.20 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pukul 18.22 WIB.

Tak Perlu Khawatir Terlambat, Beberapa Kereta Api yang Terpilih Sudah Ditambah Kecepatannya

Saat ini, tiket untuk perjalanan Gambir-Yogyakarta pada 16 Desember 2024 masih tersedia, berdasarkan pantauan 16 Desember pukul 10.54 WIB. Begitu juga untuk rute sebaliknya Yogyakarta-Gambir pada 17 Desember 2024. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI.

“Kami menghadirkan kembali layanan Direct Train setelah melihat tingginya antusiasme masyarakat pada layanan serupa sebelumnya untuk rute Gambir – Semarang Tawang Bank Jateng yang berlangsung pada 9-10 Desember 2024 lalu. Layanan ini dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang praktis, nyaman, dan lebih efisien bagi para pelanggan,” ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

Sebagai apresiasi bagi para pengguna setia kereta api, KAI juga menawarkan promo diskon 25% khusus untuk layanan ini. Dengan promo ini, pelanggan dapat menikmati perjalanan Kelas Eksekutif dari Jakarta ke Yogyakarta hanya dengan Rp475.000, dari harga normal Rp630.000.

“Kesempatan ini sangat sayang untuk dilewatkan, terutama bagi masyarakat yang sebelumnya belum sempat mencoba layanan ini. Promo ini memberikan pengalaman perjalanan langsung tanpa transit yang nyaman, di mana pelanggan bisa beristirahat sepenuhnya selama perjalanan malam dan tiba di tujuan keesokan paginya dalam kondisi segar,” tambah Anne.

Hari Ini 33 Tahun Lalu, Kereta Cepat Eurostar Meluncur Hubungkan London, Paris dan Brussels

Hari ini 33 tahun lalu, bertepatan dengan 16 Desember 1991, dikenang sebagai momen peluncuran kereta cepat lintas Eropa, Euronaval.

Eurostar, kereta api kecepatan tinggi yang menghubungkan London, Paris, dan Brussels melalui Terowongan Channel (Channel Tunnel), mengumumkan peluncuran layanan publik secara penuh pada 16 Desember 1991. Meskipun uji coba dan pengembangan sudah berlangsung sejak akhir 1980-an, pengumuman pada 16 Desember 1991 menandai langkah penting dalam revolusi transportasi penumpang lintas negara di Eropa.

Serba-Serbi Channel Tunnel, Terowongan Rel Terpanjang Kedua di Dunia

Eurostar sejak itu menjadi simbol konektivitas antar negara Eropa, memberikan alternatif yang cepat dan ramah lingkungan dibandingkan penerbangan.

Eurostar dirancang sebagai kereta api kecepatan tinggi (high-speed rail), menggunakan teknologi kereta cepat Prancis TGV (Train à Grande Vitesse). Dengan kecepatan maksimum hingga 300 km/jam, Eurostar menjanjikan perjalanan yang jauh lebih cepat dibandingkan moda transportasi lainnya.

Meski diluncurkan pada 16 Desember 1991, operator Eurostar secara resmi mengungkapkan layanan yang akan mulai beroperasi penuh beberapa tahun kemudian, yaitu pada 14 November 1994. Pengumuman tersebut mencakup rute utama – London – Paris, waktu tempuh awal sekitar 2 jam 30 menit dan London – Brussels, waktu tempuh sekitar 2 jam.

Rata-rata kapasitas per perjalanan Eurostar adalah 750-900 penumpang tergantung rangkaian yang digunakan. Setiap hari, Eurostar dapat melayani ribuan penumpang melalui rute utamanya (London-Paris dan London-Brussels), dengan rata-rata 25-30 perjalanan per arah.