Mulai 1 April Malaysia Airlines Berlakukan Kebijakan Ketat Terkait Power Bank di Dalam Kabin

Mengikuti kebijakan Korean Airlines, mulai 1 April 2025, setiap penumpang yang bepergian dengan Malaysia Airlines, Firefly, dan MASwings harus membawa power bank mereka sendiri setiap saat, persisnya tidak boleh ada power bank yang disimpan di kompartemen atas, atau bagasi kabin.

Seperti dikutip inquirer.net, dalam sebuah pernyataan di halaman media sosial resmi mereka, Malaysia Airlines mengumumkan bahwa penumpang harus mematuhi kebijakan terbaru tentang membawa power bank ke dalam pesawat. “Power bank harus selalu dibawa dan tidak boleh diletakkan di kompartemen atas.

Gegara Insiden Air Busan, Mulai 1 Maret Korea Selatan Berlakukan Aturan Ketat Terkait Power Bank dan Rokok Elektrik

“Selama penerbangan, Anda dapat menyimpannya di tas jinjing di bawah kursi, atau di saku kursi di depan Anda,” demikian pernyataan maskapai pada tanggal 20 Maret 2025.

Maskapai penerbangan menetapkan bahwa powerbank pengisian daya nirkabel magnetik harus disimpan di tas terpisah atau kantong pelindung untuk mencegah aktivasi yang tidak disengaja. “Mengisi daya atau menggunakan powerbank dilarang keras selama penerbangan. “Membawa power bank dan baterai lithium-ion cadangan di bagasi terdaftar dilarang keras,” imbuhnya.

Maskapai penerbangan menekankan bahwa kebijakan ini diberlakukan untuk memastikan keselamatan penerbangan.

Pada tanggal 15 Maret 2025, dilaporkan bahwa maskapai penerbangan yang beroperasi dari Malaysia telah bergabung dengan maskapai penerbangan di negara lain dalam membatasi penggunaan powerbank di pesawat. Power bank sebelumnya dilarang dibawa dalam bagasi terdaftar dan hanya diperbolehkan dibawa dalam bagasi kabin, tetapi aturan baru mengharuskan penumpang untuk membawanya sendiri setiap saat.

Perubahan ini menyusul insiden pada Januari 2025, ketika sebuah pesawat milik Air Busan rusak parah di Bandara Internasional Gimhae di Korea Selatan setelah baterai eksternal yang rusak dan terbakar.

Mau Nyaman Naik Kereta Api Ekonomi ‘Adu Dengkul’? Yuk, Lakukan Tips Ini

Bepergian menggunakan kereta api kelas ekonomi tentunya beragam keluh kesah yang dirasakan penumpang, apalagi penumpang yang belum terbiasa menggunakan kelas ekonomi ini dengan konfigurasi tempat duduk 2+3. Entah itu pinggang encok karena duduk dengan posisi tegak, bahkan digadang-gadang sering kita dengar dengan istilah ‘adu dengkul’.

Meski begitu, menggunakan kereta api ekonomi saat ini cukup nyaman apalagi dilengkapi dengan pendingin udara, kebersihan yang terjaga, dan keamanan yang selalu dipantau oleh polisi khusus kereta api.

Nah, gimana sih jika penumpang menggunakan kereta api kelas menengah kebawah ini agar tak selalu jenuh dan bosan saat diperjalanan? Kabarpenumpang punya tips untuk kalian yang ingin menggunakan kelas ekonomi ‘adu dengkul’ ini:

1. Memilih kursi yang tepat
Terkadang menggunakan kereta api pasti merasa bosan bahkan jenuh dan ingin melakukan sesuatu. Namun ada pula penumpang agar tak selalu bosan jenuh, cukup memposisikan duduk disamping jendela saja itu sudah menghilangkan kebosanan dengan melihat pemandangan yang sangat indah.

Sebelum membayar tiket kereta api, pastikan kalian bisa memilih kursi yang nyaman saat duduk yakni disamping jendela. Selain berada disamping jendela, kita pun merasa tidak terusik dengan penumpang lain yang berjalan jika duduk diposisi lorong. Selain bisa menikmati pemandangan, jika malam hari tiba kalian bisa bersandar didinding kereta dan tidur dengan nyaman.

2. Membawa bantal leher dan selimut
Saat diperjalanan dengan kereta api sudah sering kita lihat penumpang selalu membawa barang yang satu ini. Ya, yang selalu dikenakan dibagian leher ini pastinya membuat penumpang merasa nyaman bahkan bisa tidur dengan tenang. Pada perjalanan jarak jauh dengan kereta ekonomi pastinya memakan waktu berjam-jam, dan duduk terlalu lama bisa membuat tubuh pegal. Untuk mengurangi ketidaknyamanan, bawa bantal leher yang bisa membantu menopang kepala saat ingin tidur.

Selain itu, selimut kecil juga bisa menjadi penyelamat, terutama jika AC di dalam kereta terlalu dingin atau jika merasa kedinginan di malam hari.

3. Mengenakan pakaian yang nyaman
Tips berikutnya juga sangat diperlakukan dalam melakukan perjalanan yakni mengenakan pakaian yang sangat nyaman. Kita tahu bahwa kereta api saat ini sudah menggunakan pendingin udara agar penumpang merasa sejuk.

Pendingin udara di setiap kereta sudah diatur temperaturnya yaitu 23-25 derajat celsius. Jika perjalanan malam hari, pendingin udara makin terasa dingin, maka dari itu penumpang disarankan untuk menggunakan pakaian yang cukup tebal seperti jaket/sweater atau pakaian yang menghangatkan tubuh.

4. Membawa makanan secukupnya atau camilan
Lapar saat naik kereta jarak jauh? Sudah tentu. Membawa camilan atau makanan kecil sudah jelas menghilangkan jenuh atau bosan selama perjalanan. Meskipun kereta ekonomi biasanya menyediakan layanan penjualan makanan dan minuman, harganya bisa lebih mahal dibandingkan jika membawa sendiri. Siapkan bekal makanan ringan seperti roti, buah, atau camilan favorit.

Jangan lupa membawa botol air minum untuk menjaga tubuh tetap fit selama perjalanan. Jangan lupa, hindari makanan yang berbau menyengat atau bisa mengganggu kenyamanan penumpang lain.

Itulah tips yang bisa menghilangkan jenuh/bosan selama perjalanan di kereta ekonomi. Pastinya jika menjalankan tips yang disampaikan, jangan sampai mengganggu penumpang lainnya, ya. Agar terjaga keamanan serta kenyamanan selama didalam kereta api.

Serba-Serbi Pilih Kursi ‘Panas’ di Kereta Ekonomi Premium

Hari Ini, 48 Tahun Lalu, Tabrakan Dua Boeing 747 Jadi Kecelakaan Pesawat Terburuk Sepanjang Masa

Pada hari ini, 48 tahun lalu, bertepatan dengan 27 Maret 1977, kecelakaan pesawat terburuk sepanjang sejarah terjadi ketika dua pesawat Boeing 747, KLM flight 4805 dari Amsterdam dan Pan Am flight 1736 -yang terbang dari Los Angeles dan sempat transit di New York- bertabrakan hebat di Bandara Los Rodeos (sekarang Bandara Tenerife), Kepulauan Canary, Spanyol.

Baca juga: Kecelakaan Pesawat Terburuk Sepanjang Masa Lahirkan Warisan Penting di Dunia Penerbangan

Akibat kejadian itu, 583 nyawa melayang. Seluruh orang yang berada di KLM, yang jumlahnya 248, tewas. Sementara, 335 dari 396 orang yang berada di pesawat Pan Am meninggal dunia, sedangkan 61 lainnya termasuk kedua pilot dan teknisi penerbangan, selamat.

Dilansir aerotime.aero, peristiwa bermula saat dua pesawat Boeing 747, KLM dengan nomor penerbangan 4805 dari Amsterdam dan Pan Am dengan nomor penerbangan 1736 taxiing di satu-satunya runway, kemudian putar balik dan lepas landas.

Disebutkan, KLM 4805 dijadwalkan lepas landas lebih dahulu, disusul Pan Am 1736. Sebelum taxiing, sebetulnya, kedua pesawat itu parkir sama-sama di ujung runway dan bersebelahan. Selanjutnya, kedua pesawat bergerak. KLM bergerak lebih dahulu menuju ujung runway, putar balik, dan lepas landas. Sedangkan Pan Am harus menyingkir dari runway (masuk ke apron) dan membiarkan KLM take-off lebih dahulu.

Sampai di sini, tentu saja pilot di kedua pesawat seharusnya bisa saling melihat. Namun, itu bukan perkara mudah di tengah kabut tebal, yang memang menjadi masalah akut di bandara ini.

Ilustrasi kecelakaan dua Boeing 747 KLM dan Pan Am. Foto: Los Angeles Times.

Kala itu, sekitar pukul 18.00 waktu setempat, cuaca cerah mendadak berganti mendung, diselimuti kabut tebal. Visibilitas rendah, pilot di kedua pesawat tak bisa melihat satu sama lain. Pun dengan petugas ATC di menara kontrol, penampakan dua Boeing 747 jumbo jadi tak kentara sekalipun keduanya berada di jalur yang bersebelahan dan posisinya sejajar.

Dikarenakan bandara tak punya radar darat, petugas hanya bisa mengetahui posisi pesawat berdasarkan laporan yang disampaikan lewat radio. Alhasil, semuanya jadi serba karut marut dan saling mengandalkan. Dari sini kecelakaan pesawat terburuk di dunia, yang juga dikenal sebagai Tragedi Tenerife, terjadi.

Ketika itu, Boeing 747 KLM yang dipiloti Jacob Van Zanten taxiing dan turn around untuk kemudian lepas landas dengan kecepatan penuh -sekalipun belum mendapat clearance ATC- tanpa menyadari apalagi melihat secara visual Boeing 747 Pam Am berada di depannya. Peristiwa itu berlangsung begitu cepat dan tabrakan pun tak terhindarkan.

Akibat kejadian itu, 583 nyawa melayang. Seluruh penumpang dan kru yang berada di KLM berjumlah 248 orang, tewas seketika. Sementara, 335 dari 396 penumpang dan kru yang berada di Boeing 747 Pan Am meninggal dunia, sedangkan 61 lainnya termasuk kedua pilot dan teknisi penerbangan, selamat.

Baca juga: Menipu Kematian, Begini Kisah Horror Penumpang Selamat dari Dua Kecelakaan Pesawat Terburuk

Setelah penyelidikan lebih lanjut, penyidik menyimpulkan bahwa pilot KLM bersalah karena lepas landas tanpa izin atau clearance ATC dan tidak membatalkan take-off setelah pilot Pan Am melaporkan bahwa mereka masih di landasan dan menuju taxiway C-4 yang berada agak jauh di ujung runway, tempat KLM memulai lepas landas.

Terlebih, ketika flight engineer KLM bertanya apakah Boeing 747 yang lain sudah meninggalkan landasan, ia dengan tegas mengkonfirmasi bahwa pesawat itu telah meninggalkan landasan.

Naik Bus ke Aceh? Ini Rute Menarik yang Bisa Disinggahi

Aceh yang berada di ujung utara Pulau Sumatera ini memiliki keunikannya sendiri. Bagi para pemdik asal Aceh dan akan kembali ke kampug jalanan, pastinya memerlukan waktu yang cukup lama bila menggunakan bus yakni 4-5 hari.

Namun meski begitu, lelahnya perjalanan tersebut dibayar lunas saat melewati berbagai kota di Pulau Sumatera yang memiliki daya tariknya masing-masing. Bukan hanya alamnya, tetapi juga kuliner khas daerah tersebut. Penasaran rute menariknya mana saja?

1. Jakarta – Merak (Banten)
Perjalanan dimulai dari Jakarta menuju Pelabuhan Merak di Banten. Sebelum menyeberang ke Sumatra, pemudik bisa menikmati kuliner khas Banten seperti Sate Bandeng dan Serabi Banten.

2. Merak – Bakauheni (Lampung)
Setelah menyeberangi Selat Sunda dengan kapal feri, pemudik tiba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Salah satu ikon yang bisa dikunjungi adalah Menara Siger, simbol kebanggaan masyarakat Lampung dengan pemandangan laut yang indah.

3. Bakauheni – Bandar Lampung
Dalam perjalanan menuju Bandar Lampung, pemudik dapat singgah untuk menikmati kopi khas Lampung yang terkenal akan cita rasanya yang kuat.

4. Bandar Lampung – Palembang (Sumatra Selatan)
Jalur lintas timur Sumatra membawa pemudik ke Kota Palembang, di mana mereka dapat beristirahat sejenak sambil menikmati keindahan Jembatan Ampera dan mencicipi pempek legendaris.

5. Palembang – Jambi
Perjalanan berlanjut ke Jambi dengan pemandangan hutan dan sungai yang menyejukkan mata. Salah satu tempat yang bisa dikunjungi adalah Candi Muaro Jambi, situs bersejarah yang kaya akan budaya Melayu.

6. Jambi – Pekanbaru (Riau)
Pekanbaru menawarkan pengalaman unik dengan hamparan perkebunan sawit dan karet. Pemudik bisa menikmati kuliner khas seperti Mie Sagu sebelum melanjutkan perjalanan.

7. Pekanbaru – Medan (Sumatra Utara)
Memasuki wilayah Sumatra Utara, perjalanan semakin menarik dengan perbukitan dan lembah yang indah. Danau Toba menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi untuk menikmati pemandangan alam yang luar biasa.

8. Medan – Banda Aceh
Perjalanan akhir menuju Banda Aceh melewati jalur pesisir barat Sumatra yang menawarkan pemandangan pantai yang eksotis. Sesampainya di Banda Aceh, pemudik dapat mengunjungi Masjid Raya Baiturrahman serta menikmati kuliner khas seperti Mie Aceh dan Kopi Gayo.

Dengan jalur yang penuh dengan keindahan alam dan budaya, perjalanan mudik ke Aceh tidak hanya menjadi perjalanan pulang, tetapi juga petualangan yang menyenangkan. Para pemudik diharapkan tetap menjaga keselamatan dan menikmati pengalaman unik selama perjalanan mereka.

Bus Lintas Medan – Aceh, “Naik Haji Bagi Para Penggemar Bus”

 

Infrastruktur Jalan Berkembang, Masyarakat Papua Bisa PIlih Bus Jadi Alternatif Perjalanan

Papua, dengan lanskap alamnya yang penuh tantangan, sering kali lebih mengandalkan transportasi udara dan laut untuk mobilitas masyarakat. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, moda transportasi darat, termasuk bus, mulai berkembang seiring dengan pembangunan infrastruktur jalan yang terus dilakukan pemerintah.

Keberadaan bus di Papua kini menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk bepergian dari satu kota ke kota lain dengan biaya lebih terjangkau. Sayangnya, daerah Papua memiliki tantangan yang cukup besar untuk transportasi darat.

Pasalnya, Papua memiliki medan yang sangat beragam, mulai dari pegunungan tinggi, hutan lebat, hingga rawa-rawa yang luas. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengoperasian bus antarkota dan antarprovinsi.

Meski begitu, upaya pembangunan jalan Trans Papua yang menghubungkan berbagai wilayah terus digenjot agar akses transportasi semakin terbuka. Salah satu jalur yang sudah mulai ramai digunakan adalah jalur Merauke – Timika – Nabire yang menjadi bagian dari Trans Papua.

Di jalur ini, bus dan travel mulai beroperasi secara reguler, meskipun masih menghadapi kendala seperti kondisi jalan yang belum sepenuhnya mulus dan cuaca ekstrem yang bisa menghambat perjalanan. Memiliki banyak tantangan, tetapi bagi masyarakat yang ingin lebih hemat biaya, perjalanan menggunakan bus bisa menjadi pilihan.

Beberapa layanan bus dan travel di Papua menawarkan rute-rute strategis dengan tarif yang lebih terjangkau dibandingkan harga tiket pesawat yang sering kali mahal. Meski durasi perjalanan lebih lama, banyak penumpang yang memilih bus karena lebih ekonomis dan bisa menikmati pemandangan alam Papua yang luar biasa.

Perjalanan darat dengan bus atau travel di Tanah Papua, memiliki masa depan yang cukup signifikan. Sebab, infrastuktur jalan sudah semakin berkembang dan harapan untuk transportasi darat yang lebih baik di Papua semakin besar.

Ini karena emerintah terus berupaya meningkatkan konektivitas antarwilayah, yang diharapkan akan mendorong lebih banyak operator bus untuk membuka layanan di berbagai kota. Selain itu, masyarakat berharap pemerintah dan pihak swasta dapat menghadirkan armada bus yang lebih nyaman dan aman, sehingga perjalanan darat di Papua menjadi lebih efisien dan bisa menjadi pilihan utama bagi banyak orang.

Meski masih menghadapi berbagai tantangan, kehadiran bus di Papua merupakan langkah maju dalam membangun konektivitas dan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk beraktivitas dengan lebih mudah. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik, transportasi darat di Papua berpotensi menjadi lebih andal dan merata di masa depan.

Profile Pilatus Porter PC-6, Pesawat Susi Air Buatan Swiss yang Kecelakaan di Papua

Jalur Kenangan Banjar-Pangandaran dengan Sejuta Panorama Eksotis dan Bersejarah

Jalur kereta api Banjar-Cijulang mulai dibangun pada 1911. Pemerintah Hindia Belanda melihat pembangunan jalur ini sebagai pembuka isolasi daerah sekaligus langkah awal mengembangkan kawasan Pangandaran yang terkenal subur. Potensi ekonomi Pangandaran memang cukup besar. Salah satu hasil bumi yang menjadi andalannya adalah padi. Jalur ini membentang sekitar 82 kilometer, termasuk dalam Wilayah Aset II Bandung.

Keunikan jalur ini terletak pada jumlah jembatan dan terowongan yang melintasinya. Terdapat empat terowongan, di antaranya Terowongan Batulawang (281,5 meter), Terowongan Hendrik (105 meter), Terowongan Juliana (147,70 meter), dan yang paling mengesankan, Terowongan Sumber atau dulu dikenal dengan nama Terowongan Wilhelmina (1.116,10 meter).

Selain keempat terowongan yang memiliki nama-nama unik, ada pula jembatan yang membentang pada jalur tersebut yakni Jembatan Cikacepit dengan panjang 290 meter dan Jembatan Ciputrapinggan dengan panjang 34 meter yang sempat roboh pada tahun 1950 akibat banjir bandang dari luapan Sungai Ciputrapinggan.

Jembatan Cikacepit yang dijadikan aset cagar budaya PT KAI dengan rangka jembatan yang masih kokoh. (Foto: Dok. Istimewa)

Jembatan dan terowongan KA tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi dan menjadi daya tarik wisata edukasi. Dari total jarak 82,16 kilometer, 72 kilometer adalah lintasan datar, sementara sekitar 10 kilometer adalah menembus pegunungan. Informasi berbagai sumber mengatakan bahwa total jembatan yang dibangun ada 54 unit dengan panjang total 1.520 meter.

Tapi yang kini dijadikan cagar budaya adalah tiga jembatan terpanjang. Masing-masing jembatan Cikacepit atau Cipamotan sepanjang 310 meter dengan kedalaman 38 meter, kedua jembatan Cipambokongan sepanjang 299 meter dengan kedalaman 40 meter, dan ketiga jembatan Cikabuyutan panjang 176 meter dengan kedalaman 34 meter.

Sempat kabar yang menggembirakan dari informasi akan kembali dibuka pada jalur Banjar-Cijulang ini, sempat ada upaya reaktivasi pada tahun 1997 dan wacana yang digaungkan kembali pada tahun 2018 oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, namun hingga kini, jalur ini masih terkatung-katung dalam sejarah.

Rencananya reaktivasi dilakukan setelah jalur kereta api Cibatu–Cikajang direaktivasi karena lahan yang masih memungkinkan dibandingkan Rancaekek–Tanjungsari dan Cikudapateuh–Ciwidey. Hingga saat ini sepanjang jalur dari Banjar sampai ke Cijulang, saat ini memang sudah banyak yang diduduki warga, bahkan dengan bangunan permanen. Sehingga wacana reaktivasi jalur KA tersebut belum ada titik terang untuk direaktivasi kembali.

Inilah “Hendrik”, Terowongan Kereta Terpendek di Indonesia

Kisah Stasiun Cilegon, Selain Penumpang Juga Sibuk dengan Langsiran Gerbong Era PJKA

Stasiun Cilegon (CLG) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Jombang Wetan, Jombang, Cilegon. Stasiun yang terletak pada ketinggian +14 meter ini termasuk dalam pengelolaan KAI Commuter dan letaknya berdekatan dengan Masjid Agung Cilegon Nurul Ikhlas.

Saat ini, Stasiun Cilegon hanya memiliki lima jalur. Di mana 2 dari 5 jalur tersebut merupakan jalur sepur lurus. Sedangkan jalur 1 dan 3 hanya digunakan sebagai tempat menyimpan rangkaian gerbong datar. Untuk jalur 4 dan 5 sendiri, jalur ini hanya digunakan sebagai tempat menyimpan bekas gerbong-gerbong dan barang tua.

Bagian emplasemen Stasiun Cilegon (Foto: Dok. KAI Commuter)

Dari segi sejarah, Stasiun Cilegon dibuka oleh Staatsspoorwegen (SS) sebagai kelanjutan jalur dari Stasiun Rangkasbitung menuju Serang pada 1 Juli 1900, yang kemudian dilanjutkan kembali hingga ke dekat Pelabuhan Anyer Kidul pada 1 Desember 1900 (termasuk membuka Stasiun Tjilegon).

Pada 1 Desember 1914, dibuat sebuah jalur percabangan di Stasiun Krenceng yang mengarah ke daerah Merak untuk mengakomodasi Pelabuhan Merak yang lebih dekat untuk menyeberang ke Lampung. Pada era Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) hingga era Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka), emplasemen Stasiun Cilegon digunakan untuk tempat menyimpan sekaligus juga tempat langsiran gerbong-gerbong barang angkutan baja coil yang menuju ke percabangan jalur pabrik PT Krakatau Wajatama, anak perusahaan dari PT Krakatau Steel.

Sibuknya Stasiun Cilegon kala itu membuat beberapa seri lokomotif yang digunakan sebagai langsir gerbong-gerbong tersebut, seperti lokomotif BB 300, C 300, D 301, dan juga sebuah lokomotif langsir buatan pabrik Nippon Yusoki (Nichiyu). Setelah masa dinasnya berakhir, lokomotif langsir berukuran kecil ini di preservasi dan dijadikan sebuah monumen di area taman PT Krakatau Wajatama. Diperkirakan pada ada awal era 2000-an, aktivitas langsiran gerbong-gerbong KA angkutan baja coil ini pun akhirnya berhenti, dan layanan KA yang menuju ke percabangan jalur PT Krakatau Wajatama akhirnya ditutup.

Bekas gerbong tua seri YYW (kanan), GW (kiri belakang), dan YR (kiri depan) berada di jalur 4 dan 5 Stasiun Cilegon (Foto: Dok. Istimewa)

Saat ini Stasiun Cilegon menjadi pusat keramaian masyarakat yang akan menggunakan kereta api khususnya KA Lokal yang menghubungkan ke berbagai daerah di wilayah Banten, seperti Merak, Serang dan Rangkasbitung.

Tak hanya itu per tanggal 25 Maret, Stasiun Cilegon merupakan stasiun pemberhentian terakhir sementara untuk KA Commuter Line Merak pada angkutan Lebaran 2025. Pemberhentian terakhir sementara di stasiun ini untuk menghindari penumpukan penumpang di Stasiun Merak. Kemudian bagi penumpang yang akan melanjutkan sampai ke Stasiun Merak dan menyeberang ke Pulau Sumatera, pihak dari KAI sudah menyediakan shuttle gratis untuk memperlancar jalannya arus mudik.

Stasiun Merak, Pilihan Integrasi Lintas Moda Penumpang Kapal Ferry

Ini 5 Faktor Tarif Bus Melonjak Saat Mendekati Lebaran

Menjadi tradisi tahunan, mudik Lebaran sangat dinanti para perantau diberbagai kota. Bahkan sejak awal puasa sudah banyak yang membeli tiket mudik demi berburu tiket murah ke kampung halaman.

Tapi bila mendekati Lebaran, tiket pun tarifnya berangsung naik. Ini kemudian jadi keluhan penumpang yang hendak membeli tiket bus. Penasaran kenapa bisa melonjak tarif bus saat mendekati Lebaran?

Berikut dirangkum KabarPenumpang.com alasan Utama di balik fenomena tarif tiket bus melonjak mendekati Lebaran.

1. Permintaan Tinggi, Harga Melonjak
Prinsip ekonomi sederhana berlaku di sini. Saat permintaan meningkat drastis, harga pun naik. Menjelang mudik, jumlah calon penumpang melonjak berkali-kali lipat dibandingkan hari biasa. Operator bus melihat ini sebagai peluang untuk menyesuaikan tarif sesuai dengan tingginya permintaan.

2. Biaya Operasional Meningkat
Kenaikan harga tiket juga dipengaruhi oleh lonjakan biaya operasional. Beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan ini antara lain, BBM lebih mahal, karena saat musim mudik, harga bahan bakar cenderung naik atau penggunaan bahan bakar meningkat karena kemacetan parah.

Biaya tol dan retribusi bagi penggunaan jalur tol yang lebih sering serta adanya biaya tambahan di terminal dan perhentian tertentu juga memengaruhi harga tiket. Perawatan kendaraan demi keamanan dan kenyamanan penumpang, perusahaan bus melakukan perawatan ekstra pada armada mereka menjelang mudik.

3. Tarif Resmi dan Kebijakan Pemerintah
Pemerintah sering kali menetapkan tarif batas atas dan bawah untuk tiket bus selama musim mudik. Meskipun begitu, operator tetap memiliki ruang untuk menaikkan harga dalam batas yang ditentukan. Selain itu, adanya kebijakan tambahan seperti kenaikan tarif retribusi terminal juga berdampak pada harga tiket.

4. Sistem Tiket Musiman
Beberapa perusahaan bus menerapkan sistem tarif musiman, di mana harga tiket menyesuaikan waktu keberangkatan. Misalnya, semakin dekat dengan puncak arus mudik, harga tiket cenderung lebih mahal dibandingkan hari-hari biasa.

5. Faktor Spekulasi dan Calo
Tidak bisa dimungkiri, adanya peran spekulan dan calo juga mempengaruhi kenaikan harga tiket. Tiket yang sudah dipesan lebih awal sering kali dijual kembali dengan harga lebih tinggi, terutama jika tiket resmi mulai sulit didapatkan.

Ini Delapan Tips Berburu Tiket Bus untuk Mudik Lebaran

Hari Ini 34 Tahun Lalu, Pembajakan Singapore Airlines Flight 117 – Salah Satu Operasi Anti Terorisme Tercepat dan Paling Efektif

Hari ini 34 tahun lalu, bertepatan dengan 26 Maret 1991, adalah momen bersejarah bagi dunia penerbangan Singapura, yakni untuk pertama kalinya maskapai Singapore Airlines mengalami drama pembajakan. Insiden pembajakan tersebut menimpa Singapore Airlines Flight SQ117 dengan pesawat Airbus A310.

Adalah sebuah pesawat Airbus A310-300 milik Singapore Airlines dibajak oleh empat teroris asal Pakistan dari kelompok Pakistan Peoples’ Party (PPP – kelompok oposisi terhadap pemerintah Pakistan saat itu). Saat itu, SQ117 berangkat dari Kuala Lumpur (Malaysia) menuju Singapura, dengan 123 penumpang dan 11 awak kabin.

Pesawat dibajak sekitar pukul 21:15, ketika sedang dalam perjalanan menuju Bandara Changi, Singapura. Empat pria bersenjata yang mengaku sebagai anggota PPP mengambil alih pesawat dan memaksa pilot untuk mendarat di Changi. Mereka mengklaim menuntut pembebasan mantan Perdana Menteri Pakistan, Benazir Bhutto, yang saat itu berada dalam tahanan di Pakistan.

Keempat pembajak membawa pisau lipat dan bahan peledak. Mereka memaksa pilot Captain Stanley Lim untuk mendarat di Bandara Changi pada pukul 22:25 waktu setempat. Setelah pesawat mendarat, mereka menyampaikan tuntutan mereka kepada otoritas Singapura. Para pembajak mengancam akan membunuh penumpang jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

40 Tahun Lalu, Pembajakan Pesawat DC-9 “Woyla” Garuda Indonesia Jadi yang Pertama dalam Sejarah

Di hari berikunya, Pemerintah Singapura memutuskan untuk melakukan operasi militer karena tidak mau bernegosiasi dengan teroris. Pasukan khusus SAF (Singapore Armed Forces Commandos) melancarkan serangan kilat. Mereka meledakkan pintu pesawat, masuk ke dalam kabin, dan menembak mati keempat pembajak dalam waktu 30 detik.

Tidak ada penumpang atau awak kabin yang tewas, tetapi beberapa mengalami luka ringan akibat operasi penyelamatan.

SQ117 menjadi satu-satunya insiden pembajakan dalam sejarah Singapore Airlines. Operasi penyelamatan berhasil dilakukan tanpa korban jiwa dari sandera, menjadikannya salah satu operasi anti-terorisme tercepat dan paling efektif dalam sejarah penerbangan.

Pemerintah Singapura dalam hal ini mengambil kebijakan keras terhadap segala bentuk terorisme dan pembajakan di wilayahnya. Sejak saat itu, protokol keamanan penerbangan diperketat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Inikah Lokasi Pesawat Bersejarah DC-9 “Woyla” PK-GNJ Garuda Indonesia Berada Saat Ini?

Fiks! Perjalanan MOTIS, Batavia dan Java Priority Mulai Dijalankan Hari Ini

Jadwal perjalanan tambahan kereta api untuk angkutan Lebaran 2025 pun dilakukan hari ini, Rabu (26/3). Kereta api tambahan berikutnya yakni, KA Motis (Angkutan Motor Gratis), KA Batavia, dan KA Java Priority. Untuk KA Motis pun perjalanannya dibagi dua, yaitu KA Motis Utara dengan rute Pasar Senen – Semarang Tawang pp dan KA Motis Tengah dengan rute Pasar Senen – Lempuyangan via Purwokerto pp.

Namun sayangnya, angkutan KA Motis Selatan rute Pasar Senen – Madiun via Bandung tidak lagi dijalankan seperti jadwal beberapa tahun lalu, belum diketahui informasi lanjutnya mengenai hal tersebut.

Untuk ketersediaan tiket KA yang disebutkan, khususnya keberangkatan per hari ini, sayanngnya dengan cepat tiket sudah terjual habis. Tapi untuk ketersediaan KA Motis, bisa dibeli pada H-1 hanya untuk pembelian secara online diaplikasi maupun pembelian secara langsung di stasiun.

Seperti diketahui rangkaian KA Motis terdiri dari kelas ekonomi (106 tempat duduk per kereta) dengan dirangkaikan kereta angkutan bagasi yang berisi motor penumpang KA itu sendiri. Karena pendaftaran KA Motis masih berlanjut, dengan tentu penumpang bisa mendapatkan tiket KA secara gratis maksimal 2 orang dewasa dan 1 orang usia dibawah 3 tahun. Namun, untuk penumpang yang ingin menggunakan KA Motis tanpa pendaftaran kendaraan bermotor, masih bisa membeli tiket dengan harga mulai dari Rp37.000 sampai dengan Rp59.000. Harga tersebut berlaku untuk KA Motis Utara maupun KA Motis Tengah.

Sementara untuk KA Batavia masih dengan rute Gambir – Solo Balapan pp di hargai mulai dari Rp285.000 hingga Rp380.000 untuk kelas ekonomi dan untuk kelas eksekutif mulai dari Rp415.000 hingga Rp550.000. Dan yang terakhir KA Java Priority yang merupakan rangkaian KA Kelas Wisata dengan rute Gambir – Yogyakarta pp dihargai mulai dari Rp499.000 hingga Rp799.000. Untuk jadwal perjalanan dan pemesanan tiket, bisa dilihat melalui aplikasi online di Access by KAI.

Jangan lupa, sebelum melakukan pembayaran diharapkan untuk melihat kembali nama, nomor identitas, jadwal keberangkatan, dan tujuannya agar saat melakukan boarding di stasiun, sudah sesuai dengan yang tertera di tiket.