Tak Perlu Biaya Mahal, KAI Tawarkan Tarif Khusus yang Lebih Murah di KA Cakrabuana dan Gunung Jati

Pergantian Gapeka 2025 untuk rute lama Jakarta-Cirebon maupun Tegal kini berubah destinasi tujuannya. Masih tetap menggunakan rangkaian yang sama dengan nama KA Argo Cheribon (Gapeka 2023), kini berubah nama menjadi KA Cakrabuana dengan rute Gambir-Cirebon-Purwokerto pp. dan KA Gunung Jati rute Gambir-Cirebon-Semarang Tawang.

Rute yang diperpanjang inilah, PT KAI sudah berkomitmen dan optimistis bahwa penumpang sebagian besar lebih banyak mengunjungi destinasi seperti Purwokerto dan Semarang. Walaupun banyak kereta api yang mempunyai perjalanan yang dilewati sama, namun penumpang saat ini sudah bisa memilih perjalanan kereta api dengan rute tersebut sesuai dengan jadwal waktu yang dimiliki penumpang itu sendiri.

Namun siapa sangka, mulai 10 April KA Cakrabuana dan Gunung Jati bisa didapatkan dengan tarif khusus pada pembelian tiket 2 jam sebelum keberangkatan. Tarif khusus ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan dan pilihan harga yang kompetitif bagi masyarakat yang ingin bepergian dengan transportasi kereta api pada relasi tertentu.

PT KAI Daop 3 Cirebon siapkan KA Gunung Jati dan Cakrabuana dengan tarif khusus yang harganya mulai dari Rp25.000,-. Diharapkan melalui tarif khusus ini dapat memberikan kemudahan dan pilihan harga yang kompetitif bagi masyarakat yang ingin bepergian dengan transportasi kereta api.

Nah, berikut ini kabarpenumpang akan memberikan informasi daftar tarif khusus untuk KA Cakrabuana dan Gunung Jati, sebagai berikut:

Relasi Cirebon – Brebes/Tegal :
Ekonomi Rp25.000
Eksekutif Rp35.000

Relasi Cirebon/Cirebon Prujakan – Jatibarang/Haurgeulis/Pegadenbaru :
Ekonomi Rp50.000
Eksekutif Rp70.000

Relasi Cirebon/Cirebon Prujakan – Tegal/Pemalang :
Ekonomi Rp55.000
Eksekutif Rp80.000

Relasi Jatibarang/Haurgeulis/Pegadenbaru – Tegal/Pemalang :
Ekonomi Rp60.000
Eksekutif Rp90.000

Relasi Cirebon/Cirebon Prujakan – Purwokerto :
Ekonomi Rp45.000
Eksekutif Rp110.000

KA Gunung Jati.

Untuk pemesanan tiket kedua KA tersebut, bisa di beli melalui aplikasi Access by KAI di ponsel, berikut dengan jam keberangkatan dan kedatangannya. Serta lebih mudah untuk melihat dan memilih kursi sesuai keinginan sebelum melakukan pembayaran. Atau bisa juga melakukan pembelian tiket di loket-loket stasiun yang melayani pembelian tiket kereta api dengan bantuan customer service di stasiun. Pastikan untuk kembali memeriksa tiket yang sudah sesuai dengan pilihan stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan.

Trans Metro Dewata Akan Kembali Beroperasi? Tunggu Tanggal Mainnya!

Angin segar sepertinya berhembus baik pada perjalanan transportasi umum di Pulau Bali dengan Tran Metro Dewata (TMD). Pasalnya Pemerintah Kota (Pemkot) denpasran sudah menyiapkan dana sebesar Rp16 miliat untuk mengaktifkan Kembali Trans Metro Dewata.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara sudah rapat bersama Gubernur Bali Wayan Koster dan untuk membahas teknis berbagai hal menjelang kembali beroperasinya bus TMD. Menurutnya, Pemkot Denpasar dan bupati se-Bali NTT telah sepakat bergotong royong demi mengaktifkan layanan bus itu.

Baca juga: Trans Metro Dewata Berhenti Beroperasi, Besoknya Dishub Bali Luncurkan Trans Sarbagita

“Kami gotong royong (membiayai TMD), karena tidak adanya alokasi dari pusat,” kata Jaya Negara.

Dirangkum dari berbagai laman sumber, Jaya Negara menjelaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan mengucurkan dana 30 persen untuk operasional TMD. Sedangkan, 70 persen sisanya diambil dari APBD Denpasar, Badung, dan Gianyar (Sarbagia).

Tak hanya itu pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Bali pun mulai mempercepat persiapan bus dengan warna merah hitam ini, yang rencananya akan dioperasikan Kembali pada April 2025 ini. Kadishub Bali, I Gde Wayan Samsi Gunarta, meminta doa agar proses pengoperasian bus TMD cepat tuntas.

“Mudah-mudahan tanggal 18 sudah bisa,” kata Samsi kepada awak media.

Dalam operasional kembali ini, sebanyak 75 armada dibutuhkan untuk melayani enam koridor. Dishub Bali pun akan menambah bus bila jumlah penumpang meningkat.

Baca juga: 26 Bus Trans Metro Dewata Dijual Demi Bayar Gaji dan Biaya Operasional

“Rutenya rute terakhir yang mulai di bulan Agustus 2024 dan itu memang rutenya sudah matang dan bagus. Jadi, kami akan mulai dari situ. Tolong dong suruh pada naik bus,” ujar Samsi.

Untuk waktu operasional bus Trans Metro Dewata akan disesuaikan dan dirapatkan untuk operasional pagi dan sore. Sedangkan pengoperasian di siang hari, naninya akan dikurangi.

Hal ini untuk meminimalisir kekosongan bus saat beroperasi. Dishub Bali juga akan melakukan pembaharusan pada aplikasi bus Trans Metro Dewata. Untuk diketahui, Trans Metro Dewata berhenti beroperasi sejak 1 Januari 2025.

Empat Tahun Beroperasi, Trans Metro Dewata Vakum Sejak 1 Januari 2025

Ini Perbedaan Penerbangan Jarak Jauh dan Jarak Pendek dari Perspektif Pilot

Banyak yang menganggap penerbangan jarak jauh lebih menyenangkan. Namun, yang menganggap penerbangan jarak pendek lebih menyenangkan juga tak kalah banyak. Lantas, bagaimana dari sudut pandang pilot terkait penerbangan jarak jauh dan jarak pendek. Mana yang lebih menyenangkan dari segi pengalaman dan mungkin saja pundi-pundi uang yang dibawa pulang?

Baca juga: Bagaimana Hitungan Jam Penerbangan Pilot? Ini Jawabannya

Setiap maskapai dan bandara cukup beragam dalam mendefinisikan penerbangan ultra jarak jauh, jarak jauh, menengah, dan jarak pendek. Maskapai-maskapai seperti Cathay Pacific, Singapore Airlines tentu sudah jelas, hanya mengoperasikan penerbangan jarak jauh.

Bandara Hong Kong menganggap sebagian besar tujuan Asia tergolong sebagai penerbangan jarak pendek. Sedangkan tujuan lainnya seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Australia merupakan penerbangan jarak jauh.

American Airlines menggunakan jarak penerbangan sebagai ukuran apakah itu penerbangan jarak jauh atau jarak pendek. Maskapai lain ada yang menilainya dari segi durasi. Penerbangan jarak pendek berkisar satu sampai tiga jam.

Sedangkan penerbangan jarak jauh berkisar enam sampai 12 jam. Adapun penerbangan tiga sampai enam jam merupakan jarak menengah.

Ada lagi maskapai yang menganggap itu penerbangan jarak jauh dan jarak pendek dari kapasitas kursi dan pesawat. Kapasitas kursi pada penerbangan jarak pendek biasanya hanya 100-200, menggunakan pesawat narrowbody Boeing 737 dan Airbus A320.

Sedangkan untuk jarak jauh mengangkut lebih dari 200 penumpang menggunakan pesawat widebody, seperti Boeing 777, 787, 767, 747, Airbus A330, A340, A350, dan A380.

Baca juga: “Take To The Skies” – Program Kontroversial yang Alihkan Peran Pilot Menjadi Awak Kabin

Dari sudut manapun penerbangan jarak jauh dan dekat dinilai maskapai, yang pasti, bagi pilot itu sama saja. Baik penerbangan jarak jauh 12 jam maupun penerbangan jarak dekat 30 menit, prioritasnya sama-sama keselamatan penumpang.

Tetapi tentu, dari sudut pandang pengalaman pilot, terdapat banyak perbedaan antara penerbangan jarak jauh dan pendek.

Dilansir differencebetween.net, dari segi pengalaman, penerbangan jarak jauh lebih menarik bagi pilot. Selain dibayar jauh lebih besar dibanding pilot lain di penerbangan jarak pendek, pengalaman baru, bertemu orang baru dengan latar belakang berbeda, serta kesempatan untuk liburan ke destinasi wisata favorit di banyak negara menjadi daya tarik dan nilai lebih tersendiri untuk pilot penerbangan jarak jauh.

Sudah begitu, dari jam kerja, biasanya pilot penerbangan jarak jauh memiliki waktu istirahat lebih lama dibanding pilot pada penerbangan jarak pendek. Meski demikian, jarak yang terlampau jauh dan perbedaan zona waktu pada umumnya membuat penerbangan jarak jauh lebih melelahkan dibanding penerbangan jarak pendek.

Yang paling menarik dari penerbangan jarak jauh tentu adalah bayaran yang didapat. Disebutkan, pilot jarak jauh dibayar berkisar US$125.000 hingga US$250.000. Sedangkan pilot jarak pendek dibayar antara US$100.000 sampai US$200.000.

Baca juga: Peran Kopilot, Tak Sekedar Memperingan Kerja Pilot

Singkatnya, bagi pilot yang ingin selalu berkumpul bersama keluarga, penerbangan jarak pendek tentu menjadi pilihan tepat. Demikian juga sebaliknya.

Terlepas dari itu, di maskapai manapun, biasanya, untuk bisa terbang di rute jarak jauh atau penerbangan jarak jauh, pilot harus melewati banyak penerbangan jarak pendek. Bisa dibilang, penerbangan jarak jauh hanya untuk pilot senior.

e-paper Papercast, Sistem Informasi Digital di Halte Bus dengan Tenaga Surya

Sebagai bagian dari strategi nasional yang lebih luas untuk mengembangkan sistem cerdas dalam menangani meningkatnya permintaan untuk transportasi berkelanjutan, pelancong di dua Pulau Yunani akan mendapat manfaat dari informasi penumpang real-time pada display halte e-paper bertenaga surya. Dikembangkan dan dipasok oleh perusahaan Inggris Papercast, layar e-paper telah digunakan di resor populer di Santorini dan Syros sebagai hasil dari proyek kota pintar yang dipimpin oleh Amco Inspired Technologies yang berbasis di Athena.

Baca juga: Global Solar Energy Rilis Shuttle Bus Bertenaga Surya Pertama di Bandara

Kedua proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup penduduk dan pengunjung dengan meningkatkan penggunaan transportasi umum sekaligus mengurangi emisi kendaraan pribadi. Amco telah menjadi penyedia terkemuka pengumpulan tarif dan sistem informasi penumpang untuk transportasi umum di Yunani, dan telah berhasil mengimplementasikan ratusan proyek untuk perusahaan sektor swasta dan publik di seluruh negeri.

Di Santorini ruang lingkupnya adalah untuk mengembangkan dan mengoperasikan platform telematika yang cerdas untuk layanan bus umum. Teknologi ini akan memungkinkan kotamadya untuk mengoptimalkan perencanaan rute dan menyediakan penumpang dengan informasi terkait perjalanan real-time.

Amco menyediakan solusi komprehensif yang mencakup Sistem Manajemen Transit (TMS) dengan Automated Vehicle Location (AVL) dari mitra Papercast LIT Transit, dan Sistem Informasi Penumpang (PIS). Ini mencakup pusat kendali lengkap yang mengkonsolidasikan informasi dari konsol pengemudi bus untuk memberikan informasi penumpang real-time.

Dirangkum KabarPenumpang.com dari traffictechnologytoday.com (20/3/2020), informasi layanan langsung ini dikirimkan melalui halte bus pintar menggunakan tampilan e-paper Papercast dan aplikasi sistem terkait seperti aplikasi seluler dan situs web.
Sedangkan di Syros Ermoupolis Municipality, Amco menyediakan sistem informasi multi-channel terintegrasi untuk transportasi bus menggunakan komponen teknologi serupa ke Santorini.

Masyarakat akan dapat memperoleh informasi tentang rute angkutan umum dan perkiraan waktu kedatangan di halte secara real-time pada tampilan informasi penumpang e-paper Papercast. Sistem ini mencakup tampilan informasi penumpang LED dan LCD di dalam bus kota yang menunjukkan rute perjalanan, perhentian berikutnya, dan waktu perjalanan.

Informasi langsung juga tersedia secara real-time melalui aplikasi seluler smartphone, teks SMS, dan aplikasi web yang disesuaikan. Semua data akan dikumpulkan di platform manajemen pusat, menampilkan fungsionalitas canggih dan menyediakan pemantauan dan manajemen jarak jauh.

Solusi informasi penumpang halte generasi berikutnya dari Papercast menggunakan tampilan e-paper nirkabel bertenaga surya, dengan sistem manajemen konten komprehensif yang dikembangkan secara eksklusif untuk kebutuhan transportasi umum. Atribut e-paper yang unik membuatnya ideal untuk penggunaan luar, dengan visibilitas layar yang tinggi, bahkan di bawah sinar matahari langsung.

Ini digabungkan dengan konektivitas nirkabel dan konsumsi daya yang sangat rendah, memungkinkan display untuk terus bertenaga surya tanpa mengganti baterai, tanpa kabel daya atau konektivitas yang diperlukan. Operator sekarang dapat memberikan informasi langsung kepada penumpang di halte yang sebelumnya tidak memungkinkan.

Sistem manajemen berbasis cloud yang canggih dari Papercast juga menawarkan integrasi sederhana dengan standar data terbuka, serta kemampuan untuk mengontrol semua aspek tampilan dan kontennya dari jarak jauh.

“Para operator pada awalnya mempertimbangkan teknologi signage alternatif, tetapi lebih terkesan dengan teknologi e-paper,” komentar Iraklis Kitsonas, manajer penjualan internasional Amco.

Baca juga: Saatnya Maksimalkan Tenaga Surya untuk Energi Terbarukan di Kereta Api

Papercast menawarkan solusi mandiri yang sepenuhnya bertenaga surya dan dipasang di luar jaringan tanpa persyaratan daya atau konektivitas. Ini juga berkinerja sangat baik sebagai tampilan luar, dengan visibilitas yang sangat baik bahkan di bawah sinar matahari langsung. Secara keseluruhan, Papercast menawarkan teknologi cerdas yang berpadu sempurna dengan pemandangan indah kepulauan”

Tanjung Kalian, Pelabuhan di Ujung Barat Pulau Bangka

Bangka dan Belitung, merupakan dua pulau berbeda yang menjadi satu provinsi Bangka Belitung (Babel). Di Bangka tepatnya di Kabupaten Bangka Barat, ada salah satu pelabuhan yang menghubungkan antara Pulau Bangka dengan Pulau Belitung, Palembang dan beberapa daerah lainnya.

Pelabuhan ini bernama Tanjung Kalian di Muntok, Bangka Barat. Berada di ujung barat Pulau Bangka, Pelabuhan Tanjung Kalian memegang peran penting dalam sejarah dan aktivitas maritime Indonesia.

Pelabuhan ini tidak hanya menjadi penghubung Utama antara Pulau Bangka dan Sumatera melalui Pelabuhan Tanjung Api-Api di Sumatera Selatan. Tetapi juga menyimpan banyak jejak sejarah kolonial yang signifikan.

Lebih dari satu setengah abad lalu, atau tepatnya tahun 1862, pemerintah Kolonial Belanda membangun sebuah mercusuar setinggi 56 meter di Tanjung Kalian. Pembangunan ini bertujuan untuk mendukung aktivitas penambangan timah di Bangka dan mengendalikan lalu lintas maritim di Selat Bangka.

Mercusuar ini tetap berdiri kokoh hingga kini, menjadi saksi bisu perjalanan waktu dan perkembangan pelabuhan. ​Mercusuar yang dibangun pada era kolonial masih berfungsi hingga kini, membantu navigasi kapal yang melintasi Selat Bangka.

Dengan ketinggian 56 meter, mercusuar ini menawarkan pemandangan panorama laut dan sekitarnya, menjadikannya daya tarik wisata sejarah yang memikat. ​Sebagai pelabuhan kargo dan penumpang, Tanjung Kalian melayani penyeberangan feri roll-on/roll-off (Ro-Ro) ke Pelabuhan Tanjung Api-Api.

Penyeberangan ini menjadi jalur vital bagi mobilitas orang dan distribusi barang antara Bangka dan Sumatra. Selama periode Lebaran 2025, pelabuhan ini mencatat lonjakan penumpang hingga 6.000 orang per hari, menunjukkan perannya yang krusial dalam mendukung arus mudik. ​

Meskipun memiliki peran penting, Pelabuhan Tanjung Kalian menghadapi tantangan, terutama dalam mengatasi kemacetan saat puncak arus mudik. Prediksi kepadatan sering muncul menjelang musim liburan, menyoroti kebutuhan akan peningkatan fasilitas dan manajemen lalu lintas yang lebih baik.

Pelabuhan Tanjung Kalian di Muntok merupakan simpul penting dalam jaringan transportasi maritim Indonesia, menghubungkan Pulau Bangka dengan Sumatra. Dengan warisan sejarah yang kaya dan peran strategis dalam perekonomian regional, pelabuhan ini terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan zaman, sembari mempertahankan nilai historisnya sebagai bagian integral dari perjalanan maritim Indonesia.

Sejarah Pelabuhan Tertua di Dunia – Titel Sebagai Pusat Perdagangan Tak Pernah Bergeser!

Dengan Boeing 787, Saudia Buka Penerbangan Jeddah – Denpasar 3x Seminggu via Singapura

Akses ke Pulau Dewata bagi pelancong asing semakin terbuka dengan adanya dua rute penerbangan baru yang menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Seperti dikutip Thebalisun.com, Bali menyambut peluncuran layanan penerbangan baru yang akan menghubungkan provinsi tersebut dengan Arab Saudi. Rute penerbangan baru itu adalah Jeddah-Denpasar yang akan beroperasi tiga kali seminggu dengan transit di Singapura. Layanan penerbangan ini dioperasikan oleh maskapai nasional Arab Saudi, Saudia.

Selama konferensi pers peluncuran layanan penerbangan baru tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster didampingi oleh Duta Besar Kerajaan Arab Saudi, Faisal Bin Abdullah Al-Amudi, dan Country Manager Saudia untuk Indonesia, Singapura, Australia, dan Selandia Baru, Faisal Alallah.

Peluncuran layanan penerbangan baru Jeddah-Denpasar merupakan rute ketiga Saudia ke Indonesia, bersama dengan Jakarta dan Medan.

Penerbangan ke Bali akan dioperasikan menggunakan pesawat Boeing B787-900 Dreamliner yang memiliki kapasitas 274 kursi kelas ekonomi dan 24 kursi kelas bisnis. Layanan ini akan beroperasi setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat, dan sudah beroperasi dengan tiket pesawat yang tersedia secara luas.

Gubernur Koster menyambut baik peluncuran layanan penerbangan baru ke Jeddah tersebut dan menyampaikan kepada wartawan, “Kami berharap wisatawan dari seluruh negara yang berkunjung ke Bali termasuk Arab Saudi, untuk mengikuti aturan dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia dan juga Pemerintah Provinsi Bali.”

Ia mencatat pada tahun 2024, 14.000 wisatawan Saudi mengunjungi Bali. Pada tahun 2025, Bali memiliki misi untuk menyambut setidaknya 6,5 ​​juta kedatangan internasional. Dalam sambutannya pada upacara peresmian penerbangan tersebut, Gubernur Koster menggunakan kesempatan itu untuk menegaskan kembali seruannya bagi wisatawan untuk mengutamakan penghormatan budaya selama kunjungan mereka ke provinsi tersebut.

Layanan ini secara teknis diluncurkan pada 30 Maret 2025, tetapi mulai 10 April penerbangan akan tersedia sebagai layanan harian yang menawarkan hingga 215 kursi ekonomi per penerbangan.

Sambut Hari Nasional, Saudia Luncurkan Livery Baru di Boeing 787-9 Dreamliner

Pasca Insiden Maut KA Jenggala, Pemerintah Langsung Tutup Perlintasan Secara Permanen

Insiden maut di kawasan Gresik, Jawa Timur pada hari Selasa (8/4) yakni sebuah rangkaian kereta jenis diesel (KA Jenggala) ditemper sebuah truk bermuatan kayu pada pukul 18.35 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan jatuhnya korban termasuk asisten masinis yang meninggal dunia.

Jalur yang dilewati KA Jenggala ini memang terbilang tidak ramai layaknya jalur utara kereta api pada umumnya. Karena jalur ini merupakan percabangan dari Stasiun Kandangan menuju Stasiun Indro yang merupakan stasiun akhir di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Dari pasca insiden kecelakaan tersebut, pihak pemerintah bersama KAI akhirnya menutup secara permanen perlintasan bernomor 11 tersebut.

Ditabrak Truk Muatan Kayu Sampai Tembus, Kabin KA Jenggala Ringsek

Mengutip dari laman Detik, Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya mengatakan penutupan ini merupakan langkah preventif untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan serta sebagai bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan keselamatan transportasi.

Para pihak juga sebelumnya melakukan koordinasi agar penutupan ini berjalan lancar dan tidak menimbulkan gangguan yang signifikan bagi masyarakat. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi yang mempertimbangkan tingginya potensi risiko kecelakaan di lokasi tersebut. Penutupan Jalan Perlintasan Langsung (JPL) no 11 di Km 7 + 639 antara Stasiun Indro – Stasiun Kandangan dilakukan dengan memasang patok, pembongkaran jalan aspal dan cor di perlintasan mulai dilakukan pada malam itu juga.

Penutupan perlintasan No. 11 di petak Stasiun Indro dan Stasiun Kandangan. (Foto: Dok. KAI)

Sebenarnya masih banyak perlintasan yang tak berpalang maupun tak resmi yang menjalar di sepanjang jalur kereta api. Alasannya pun beragam, salah satunya agar bisa menempuh perjalanan lebih dekat menuju jalan raya. Namun, jika disatukan dengan kesadaran bahwa harus menaati peraturan saat menyeberang perlintasan maka tak ada jatuhnya korban jiwa ataupun mengganggu keselamatan perjalanan kereta api lagi.

Himbauan yang terus digencarkan oleh pemerintah kepada masyarakat juga tak bosan-bosan untuk selalu diumumkan. Hanya dengan melakukan: ‘berhenti, melihat, dan mendengarkan’ saja itu sudah membantu keselamatan pada diri sendiri. Keselamatan tersebut tak hanya pada masyarakat yang menyeberang di perlintasan tak resmi atau tak berpalang pintu maupun di perlintasan resmi. Pastikan juga selalu berdoan setiap ingin berkendara dimanapun berada.

ANA dan Recaro Luncurkan Desain Baru Kursi Ekonomi dan Ekonomi Premium untuk Boeing 787

Maskapai swasta kenamaan asal Jepang, All Nippon Airways (ANA) dan Recaro pada ajang Aircraft Interiors Expo (AIX) 2025 di Hamburg, Jerman, telah meluncurkan kursi ekonomi premium dan ekonomi baru yang akan diperkenalkan pada Boeing 787-9 yang melayani rute internasional mulai tahun fiskal 2026.

Kursi ekonomi premium R4 yang baru memiliki jarak yang ditingkatkan dari 38 inci menjadi 40 inci, sementara sandaran juga ditingkatkan 2 inci menjadi 9 inci. Kursi ini akan memiliki layar 15,6 inci.

Ruang di sekitar lutut pada kursi kelas ekonomi Recaro R3 telah didesain ulang untuk menyediakan tambahan 1 inci, dan sandaran juga ditingkatkan 2 inci, atau 1,5 kali lipat dari kursi sebelumnya. Kursi kelas ekonomi akan memiliki layar 13,3 inci.

Kedua tipe kursi dilengkapi dengan daya AC, fasilitas pengisian daya USB Type A dan C, konektivitas audio Bluetooth, dan sandaran kaki.

Kursi baru tersebut akan dipasang pada tiga pesawat 787-9 pada tahun fiskal 2026, kata ANA. Sebanyak 16 pesawat 787-9 milik maskapai yang sudah beroperasi juga akan diperbarui dan diperkenalkan setelah tahun fiskal 2027.

ANA tidak mengungkapkan apakah konfigurasi tempat duduk akan diubah dan menambahkan bahwa kursi kelas bisnis baru akan diperkenalkan pada Paris Airshow 2025 mendatang pada bulan Juni.

ANA memiliki dua tata letak 787-9 – versi 246 kursi dengan 40 kursi bisnis, 14 kursi ekonomi premium, dan 192 kursi ekonomi, dan versi 215 kursi dengan 48 kursi bisnis, 21 kursi ekonomi premium, dan 146 kursi ekonomi.

Recaro adalah perusahaan asal Jerman yang terkenal memproduksi kursi berperforma tinggi, terutama untuk mobil sport & balap, kursi anak dan kursi pesawat.

Recaro Rilis X-Tend Seat, Optimalkan Kapasitas Kursi Penumpang di Pesawat Narrow Body

Gojek Hadirkan Rumah Subsidi Bagi Mitra Ojek dan Taksi, Ini Syaratnya

Sebanyak dua ribu unit rumah subsidi disediakan pemerintah untuk para pengemudi ojek dan taksi online. Rumah murah ini bisa dibeli oleh pengemudi ojol dan taksol yang tergabung di perusahaan Gojek.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bertemu dengan CEO PT GoTo Gojek Tokopedia (GoTo) Patrick Walujo untuk membahas penyediaan rumah subsidi bagi mitra Gojek. Maruarar mengatakan dua ribu rumah ini dibagi seribu untuk ojek dan seribu untuk taksi online.

“Sekarang jauh lebih siap ya. jauh lebih banyak untuk kita mulai kebaikan. Seribu road dua (ojek), seribu road empat (taksi),” ujar Maruarar kepada awak media.

Rumah subsidi bagi para pengemudi ojol dan taksol tersebut akan tersebar di seluruh Indonesia. Di mana lokasiya tergantung pada data dan kriteria GoTo untuk memastikan tidak mengganggu penyebaran pengemudi.

Namun, ada syarat yang ditentukan bagi para pengemudi yang akan membeli rumah tersebut. Pengemudi penerima sibsidai adalah mitra Gojek, produktivitas dalam mengantar jemput penumpang juga menjadi kriteria.

Patrick menyebut Gojek akan mencatat setiap transaksi para mitra. Gojek akan merekomendasikan driver ojol dan taksi online menjadi penerima rumah subsidi bila pendapatan hariannya mencukupi.

“Karena semua transaksi itu terekam secara digital, kita bisa melihat siapa yang mempunyai kemampuan finansial untuk bisa ikut program KPR,” ujarnya.

Gojek juga telah bersepakat dengan Bank BTN untuk skema cicilan rumah subsidi untuk ojol. Salah satu opsi yang telah dibicarakan adalah memotong pendapatan harian pengemudi.

“Selanjutnya itu akan dipotong setiap hari langsung masuk ke tabungan mitra yang ada di Gopay,” ucap Patrick.

Kehadiran program ini bertujuan untuk membuat mitra Gojek lebih sejahtera dan mempunyai rumah sendiri. Patrick menambahkan semakin besar rating, maka semakin besar penghasilan yang dimiliki pengemudi. Dengan begitu memiliki kemampuan finansial yang lebih memungkinkan buat mendapat rumah subsidi.

Untuk diketahui, sebelumnya, manajemen GoTo sudah pernah punya program rumah untuk mitranya dan kini akan bekerja sama dengan Kementerian PKP.

GoTransit, Hubungkan GoJek dengan Pembelian Tiket KRL Jabodetabek

Jangan Tertipu, Ini Beda Maskapai Nasional dengan Maskapai Swasta

Secara umum, perbedaan maskapai penerbangan nasional atau milik negara dengan maskapai swasta begitu kentara. Maskapai nasional seluruh atau mayoritas sahamnya dimiliki oleh negara sedangkan maskapai swasta dimiliki oleh jutaan pemegang saham atau perorangan di luar negara, layaknya Lion Air.

Baca juga: Kesal Berada di Bawah Pengaruh Cina, China Airlines Ingin Ganti Nama Jadi Taiwan Airlines?

Perbedaan maskapai penerbangan nasional dengan swasta biasanya terletak pada nama, brand, dan logo yang diusung maskapai. Maskapai penerbangan nasional pada umumnya sering membawa nama negara yang mereka wakili; seperti Air India, Air Canada, Air France, Aeromexico, Singapore Airlines, Qatar Airways, dan banyak lagi.

Demikian juga dengan logo dan brand yang diusung. Pasti tak jauh dari simbol-simbol negara tempatnya bernaung; seperti brand logo penggunaan burung Garuda oleh Garuda Indonesia, yang notabene merupakan lambang negara Indonesia.

Akan tetapi, bila ditelisik lebih jauh, sebetulnya perbedaan antara maskapai nasional dengan maskapai swasta sangat tipis, setipis sehelai rambut yang dibelah menjadi tujuh bagian. Itu karena struktur kepemilikan perusahaan tak dibuka secara gamblang dan memungkinkan investor besar, pemerintah, pejabat pemerintah, keluarga kerjaan, mengambil alih kepemilikan tanpa disadari publik.

Dilansir Simple Flying, British Airways dari segi nama jelas menandakan bahwa ini adalah maskapai penerbangan nasional Inggris Raya. Kendati demikian, British Airways nyatanya bukan maskapai milik negera sekalipun ketika itu didirikan oleh negara.

Sejak diprivatisasi akhir 1980-an sampai saat ini, British Airways sepenuhnya millik IAG, konsorsium maskapai penerbangan Inggris-Spanyol. Pemegang saham terbesar IAG adalah Qatar Airways, dengan 20 persen saham. Qatar Airways sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Qatar. Namun, British Airways tetaplah menjadi maskapai penerbangan Inggris yang diprivatisasi.

Aerolíneas Argentinas dan Alitalia justru berbanding terbalik dengan British Airways. Keduanya semula adalah maskapai swasta atau milik pribadi yang kemudian diakuisisi oleh pemerintah akibat kesulitan keuangan.

Serupa tapi tak sama, American Airlines, salah satu maskapai penerbangan terbesar di dunia, merupakan salah satu contoh maskapai yang sejak awal berdiri atas nama pribadi dan tetap dimiliki secara pribadi sampai saat ini. Amerika memang menjadi negara satu-satunya di dunia yang melarang adanya maskapai penerbangan nasional.

Baca juga: Mengapa Perusahaan Leasing ‘Diburu’ Maskapai dan Mengapa Maskapai Menyewa Pesawat? Ini Jawabannya

Di Timur Tengah, The Three Mega Carrier Timur Tengah, yaitu Qatar Airways, Emirates, dan Etihad Airways, memang dimiliki oleh pemerintah. Namun, antara kepemilikan dan manajemen seringkali kabur karena konflik kepentingan yang pada akhirnya berorientasi pada uang untuk segelintir petinggi. Demikian juga dengan Saudia.

Di Asia Tenggara, Singapore Airlines menjadi contoh maskapai penerbangan nasional yang dimiliki perusahaan investasi bernama Temasek Holdings Limited. Pemerintah Singapura memiliki Temasek dan Temasek memiliki Singapore Airlines. Maskapai ini juga berhasil menjadi contoh yang baik kepemilikan maskapai nasional dengan sederet penghargaan dan reputasi tinggi.