Internet of Things Tunjang Transportasi Berbasis Bus

Internet of Things, atau dikenal juga dengan singkatan IoT, pada dasarnya merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. IoT mengacu pada benda yang dapat diidentifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet.

Dibanding aspek lain dalam beragam implementasi IoT, sektor transportasi bisa dibilang yang paling cepat mengena dalam mengenalkan IoT kepada masyarakat. Alasannya jelas, transportasi khususnya yang menyangkut layanan publik langsung dirasakan oleh masyarakat umum. Dan karena menyangkut mobilitas, maka IoT pada aspek transportasi akan terkait dengan jaringan teknologi berbasis nirkabel.

Dalam simulasi, ketika jaringan WiFi (wireless fidelity) dapat disematkan di dalam moda transportasi massal, maka untuk seterusnya tak sulit untuk mewujudkan IoT dalam turuan aplikasi-aplikasi yang berguna bagi penumpang lewat penerjemahan beragam sensor. Dan berdasarkan dari pergerakan teknologi dan kebutuhan, tak hanya moda di darat yang bisa merasakan kecanggihan IoT, moda laut dan udara pun mendapat sentuhan IoT.

Sumber: okinawaclip.com
Sumber: okinawaclip.com

Bus dan Internet of Things
Di aspek transportasi darat, pabrikan otomotif lokal di Amerika Serikat – Local Motors – bekerjasama perusahaan internet IBM Watson IoT membuat konsep bus yang bisa melaju tanpa sopir. Menariknya, bus yang dinamai Olli itu bisa diajak berkomunikasi.

Meski baru sebatas prototipe, Local Motors dan IBM pada bulan Juni 2016 telah mendemonstrasikan kebolehan bus konsep itu di jalanan sekitar Washington D.C. Bahkan akhir tahun 2016, dua perusahaan itu menargetkan telah memiliki armada bus otonom atau tanpa sopir untuk melayani permintaan shuttle di Maryland, yakni di samping National Harbor Shopping Center sepanjang sungai Potomac.

Keunggulan bus ini selain mampu melaju tanpa pengendalian seorang sopir alias otonom, juga kemampuannya untuk berkomunikasi dengan penumpang. Penumpang bus yang berkapasitas 12 orang itu, bisa memerintahkan bus untuk menuju ke tempat yang diminta.

Caranya cukup menyebut tempat tujuan itu dan prosesor berteknologi tinggi pada sistem komputer bus itu akan merekam dan memerintahkan bus berjalan ke tempat yang dimaksud penumpang. Meski demikian, trayek yang dilalui bus ini telah ditentukan ke titik-titik tertentu. IBM Watson Internet of Things menyatakan, bus ini merupakan kendaraan pertama yang memanfaatkan kekuatan sistem komputer berbasis cloud dengan kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI).

Di dalam negeri, sentuhan IoT juga sudah menyambangi transportasi darat. Sebagai pelopornya adalah Perusahaan Umum Damri dengan dukunga operator XL.

Melalui kerja sama antara perusahaan swasta dan BUMN ini, layanan inovatif berbasis IoT akan menyediakan sistem pemantauan “Passenger Information System.” Sistem pemantauan yang dirancang XL ini nantinya akan bermanfaat baik bagi penumpang, pengemudi bus, maupun pengelola manajemen perusahaan Damri itu sendiri.

Foto: skyscrapercity.com
Foto: skyscrapercity.com

Bagi penumpang, keberadaan sistem yang berbentuk aplikasi ini akan memungkinkan mereka mengetahui waktu kedatangan bis sehingga dapat menghemat waktu tanpa perlu mengantri di terminal, mempermudah transaksi pembelian tiket, bahkan bisa memonitor anggota keluarga yang sedang dalam perjalanan. Sementara bagi pengelola Damri, sistem ini akan mempermudah memantau lokasi keberadaan armada bus, kondisi bus, dan score card awak bus yang beroperasi.

Pada tahap awal, aplikasi Passenger Information System ini akan dipasang pada 260 armada bus jalur Bandara Soekarno Hatta yang menuju ke beberapa wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Sebagai informasi, saat ini Perum Damri, sebagai perusahaan angkutan pertama di Indonesia telah memiliki setidaknynya 2.500 unit bus yang tersebar di seluruh nusantara.

Perum DAMRI Hadirkan Bus High Deck dengan Pengalaman Pesawat Terbang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan pemeriksaan berbagai fasilitas bus Bandara High Deck di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Budi melakukan pengecekan bersama dengan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Pudji Iskandar, Kepala Badan Pengelolaam Transportasi Jakarta Elly Adriani Sinaga dan Plt Dirut Perum DAMRI Sarmadi.

Menurut Budi, bus high deck ini terlihat lebih kokoh dan luas serta bagasi yang cukup lapang untuk barang-barang penumpang. Dilansir dari damri.co.id (15/4/2017), Budi mengapresiasi atas peningkatan pelayanan bus bandara Perum DAMRI dengan adanya bus high deck ini dan puas atas kerja manajemen Perum DAMRI yang selalu memberikan pelayan terbaik untuk masyarakat.

Tak hanya melakukan pemeriksaan, Budi berpesan agar DAMRI juga melakukan perawatan secara rutin agar keselamatan penumpang tetap terjaga. “Jangan mentang-mentang bus baru lalu lalai perawatan. Jangan sekali-kali mengabaikan faktor keselamatan transportasi,” ujarnya.

Selain itu, PLT Perum DAMRI Sarmadi mengaku bangga dengan perhatian Menhub terhadap DAMRI. “Kunjungan dan perhatian Pak Menhub ini merupakan kehormatan bagi kami dan seluruh jajaran Perum DAMRI,” kata Sarmadi.

Foto: skyscrapercity.com
Foto: skyscrapercity.com

Dengan adanya bus baru high deck, pihaknya berjanji akan terus meningkatkan pelayan dan mengutamakan keselamatan para penumpang bus yang dikelola DAMRI. Diketahui sebelumnya DAMRI mengoperasikan bus high deck sebanyak 30 unit dengan pelayan eksekutif dari bandara Soetta. Bus asal Jerman yakni Mercedes-Benz terlihat gagah dan lebih tinggi dibandingkan dengan bus jenis single decker. Pada bagian depannya tampak lebih menawan.

Bus tipe high deck ini di depannya memajang display digital untuk menampilkan rute bus tersebut dan dengan teknologi digital bisa terbaca dari kejauhan maupun saat malam hari. Kursi penumpang 2-2 dengan tambahan sandaran kaki dengan kualitas sekelas pesawat terbang. Penumpang yang menggunakan bus high deck akan dimanjakan dengan fasilitas WiFI dan layanan charger di dinding bus.

Pada 13 April 2017 kemarin, bus high deck mengoperasikan enam rute baru yakni Purwakarta, Bekasi Barat (Kayuringin), Pasar Minggu, Rawamangun, Blok M dan Cikarang.

PT INKA, Kepercayaan Dunia Dalam Industri Kereta di Dalam Negeri

Sebagai salah satu produsen kereta api, nama PT Industri Kereta Api (persero) atau yang lebih dikenal dengan nama PT INKA sudah tidak asing lagi di dunia transportasi. PT INKA merupakan salah satu Badan usaha Milik Negara (BUMN) yang mulai meniti karir sejak 18 Mei 1981. BUMN yang bergerak di bidang penyedia jasa layanan transportasi ini merupakan generasi penerus dari Balai Yasa Lokomotif Uap milik PT KAI. Namun karena lokomotif uap sudah tidak digunakan kembali, maka Balai Yasa Lokomotif Uap difungsikan sebagai pabrik kereta api dan namanya berubah menjadi PT INKA.

Pada awal perkembangannya, PT INKA menghasilkan produk berupa gerbong penumpang kelas ekonomi dan kereta barang. Namun, seiring perkembangan jaman, PT INKA sudah mulai beralih menjadi sebuah manufaktur pekereta apian modern yang namanya diakui oleh dunia. Seiring roda berputar, aktifitas bisnis dari PT INKA sendiri kini mulai merambah bidang penyedia produk, jasa perkereta apian dan transportasi yang bernilai tinggi dengan mutu nomor wahid.

Perubahan bisnis yang cukup signifikan dari PT INKA mempu mengharumkan namanya di bidang perbaikan moda transportasi yang berjuluk ular besi ini. Di bawah kendali sistem manajemen mutu ISO 9001 dan kemitraan global, PT INKA mengembangkan berbagai jenis produk yang berhubungan dengan dunia perkereta apian demi mengalahkan rival-rivalnya dalam persaingan global. Sebagai perusahaan yang sudah diakui keberadaannya oleh dunia internasional, PT INKA mengedepankan nili-nilai integritas, professional, dan tentu saja dari segi kualitas, sehingga perusahaan tersebut bisa beradaptasi terhadap persaingan global yang semakin menggila. Perbaikan dan pembaruan yang dilakukan secara berkesinambungan merupakan upaya yang terus dilakukan oleh perusahaan yang bermarkas di kota Madiun, Jawa Timur ini agar namanya tetap eksis di dunia internasional.

Menyadari persaingan yang semakin hari semakin ketat, PT INKA mulai merambah dunia yang tidak melulu menghasilkan produk perkereta apian saja, seperti gerbong dan lain-lain, tapi juga mulai menghasilkan produk lain yang menjangkau permintaan infrastuktur dan sarana transportasi. Dewasa ini, PT INKA merangkul sebuah perusahaan multinasional teknologi dan jasa asal Amerika serikat yang didirikan oleh Thomas Alva Edison, General Electric.

Sudah banyak prestasi yang diukirkan oleh PT INKA, baik di dalam maupun luar negeri. Contohnya adalah PT INKA merakit lokomotif pertamanya (GE Lokindo) pada tahun 1996, hebatnya lagi, produksi tersebut langsung diekspor ke Filipina. Pada tahun yang sama, PT INKA juga melakukan peluncuran terhadap kereta Argo Lawu yang menghubungkan Jakarta dengan Solo. Dua tahun berselang, PT INKA kembali melakukan ekspor kereta ke negeri Gajah Putih, Thailand, berupa Ballast Hopper Wagon, yaitu jenis gerbong barang yang digunakan untuk mengangkut komoditas curah lepas seperti batubara, biji-bijian, dan lain-lain.

Sumber: anekainfounik.files.wordpress.com
Sumber: anekainfounik.files.wordpress.com

Baru-baru ini, tepatnya pada 31 Maret 2016, PT INKA kembali menorehkan sebuah prestasi dengan melakukan ekspor ke Bangladesh. Tidak tanggung-tanggung, PT INKA memenangkan tender pengadaan kereta api sebanyak 250 unit dari Bangladesh, India bernilai $73 juta setelah mengalahkan perusahaan kereta asal Tiongkok dan India. Dalam pengerjaannya, 70 persen barang yang digunakan oleh PT INKA berasal dari dalam negeri dan juga bekerja sama dengan beberapa BUMN lain seperti PT Pindad, PT Krakatau Steel, dan PT Barata. Pada tahun yang sama, PT INKA juga tengah sibuk dengan Pembuatan 4 rangkaian yaitu kereta api eksekutif super baru dan 7 rangkaian kereta api ekonomi ac super plus baru. Perlu dicatat, ada beberapa Negara yang menjadi “langganan” PT INKA dalam pembuatan keretanya, yaitu Filipina, Thailand, Australia, Malaysia, dan Singapura.

Kirim Motor Lewat Kereta, Baca Dulu Tipsnya!

Menjelang musim mudik yang sudah kurang dari 3 bulan ini, banyak orang yang mulai merencanakan untuk mengunjungi sanak saudara di kampung halaman. Ada banyak cara untuk mencapainya, dari mulai kendaraan umum hingga kendaraan pribadi. Mulai dari sepeda motor hingga mobil menjadi pilihan masyarakat yang hendak pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi. Berbagai persiapan harus dilakukan oleh pengemudi, seperti melakukan pengecekan terhadap mesin, kelayakan kendaraan, hingga ketersediaan alat keselamatan di dalamnya.

Namun bagaimana jika Anda yang ingin membawa kendaraan roda 2 ke kampung halaman, namun tidak mau keletihan di jalan karena macet yang ditimbulkan? Atau coba keluar dari konteks di atas, bagaimana jika seorang anak kost ingin mengirimkan motornya di rumah menuju kost tanpa harus berletih-letih membawanya? Anda dapat mencoba mengirimkan sepeda motor tersebut menggunakan kereta api, tapi sebelum mengirimkannya, tengok dulu beberapa tips yang akan KabarPenumpang.com coba ulas.

Pastikan Mencari Ekspedisi yang Tepat

Sumber: suaradesa.com
Sumber: suaradesa.com

Sebelum mengirimkan motor Anda, coba cek dulu perbandingan harga yang ditawarkan oleh beberapa pihak penyedia jasa. Biasanya, biaya yang dikenakan untuk pengiriman sepeda motor relatif agak mahal, jadi ada baiknya untuk memilih harga yang sesuai dengan kondisi dompet Anda. Pastikan pula harga yang ditawarkan oleh pihak agen sudah termasuk biaya packing, jika belum, tanyakanlah biaya yang dikenakan untuk proses packing. Jangan lupa untuk menanyakan kepada pihak agen apakah motor yang Anda kirim diasuransikan, karena jika tidak, Anda akan mengalami kerugian apabila di sepanjang perjalanan motor Anda mengalami sesuatu yang tidak diinginkan.

Copot Perlengkapan Motor

Sumber: otosemi.com
Sumber: otosemi.com

Untuk menghindari kehilangan atau cacat saat proses pengiriman, lebih baik anda melepas semua perlengkapan motor, seperti halnya spion. Lebih baik Anda memasukkan spion ke dalam bagasi, begitu juga dengan helm apabila ingin disertakan.

Kosongkan Bahan Bakar

Sumber: wowmenariknya.com
Sumber: wowmenariknya.com

Sebagai prosedur pengiriman, pengosongan tangki bensin bertujuan agar menghindari terjadinya kebocoran bahan bakar saat pengiriman berlangsung. Jadi, sebaiknya jangan isi penuh bensin motor Anda sebelum mengirimkannya, secukupnya saja.

Ambil Beberapa Foto Sebelum Barang Dikirimkan

Sumber: viva.co.id
Sumber: viva.co.id

Setibanya Anda di agen, ambillah beberapa foto kendaraan Anda dari berbagai posisi. Ini bertujuan untuk memberi patokan kondisi terakhir motor Anda sebelum dikirim. Setibany di kota tujuan, minta tolonglah kepada penerima untuk melakukan hal yang sama, agar ketika ditemukan kejanggalan di motor Anda, masalah ini dapat langsung ditanyakan kepada pihak agen yang bersangkutan.

Awasi Proses Packing

Sumber: arantan.files.wordpress.com
Sumber: arantan.files.wordpress.com

Mintalah kepada petugas agar Anda dapat menyaksikan proses packing, sehingga Anda dapat melayangkan keluhan jika ada bagian yang dirasa belum cukup terlindugi. Proses packing biasanya menggunakan karton yang akan menutupi bagian body motor Anda lalu keseluruhan body atas motor akan diselimuti oleh karung plastik sebelum akhinya diikat.

Minta Resi Pengiriman

Sumber: cekjne.com
Sumber: cekjne.com

Setelah semua proses packing sudah diawasi, saatnya Anda menyerahkan kunci motor dan STNK kepada petugas. Namun jangan lupa untuk meminta nomor resi agar Anda dapat memantau perjalanan motor Anda selama di kereta. Nomor resi juga berguna untuk melakukan keluhan kepada pihak penyedia jasa apabila motor tersebut belum sampai pada waktu yang sudah dijanjikan sebelumnya.

 

Xiamen Lebih Dulu Punya Jalan Layang Busway Dibanding Jakarta

Macet, pengalihan jalan, hingga banyak alat berat di daerah Tendean, Jakarta Selatan pasti dirasakan masyarakat yang biasa melalui jalur itu. Ini dikarenakan adanya pembangunan jalur layang untuk TransJakarta dari Ciledug menuju Tendean.

Sempitnya jalan bawah membuat masyarakat bertanya-tanya kapan dan fasilitas saja apa yang dibuat selain jalan layang untuk melengkapi transJakarta. Jalan layang khusus TransJakarta ini rencananya akan beroperasi setelah paket lainnya selesai dikerjakan. Sebab bila jalur lain ada yang belum selesai maka, jalur Tendean tidak akan bisa beroperasi.

Proyek yang dikerjakan sejak Maret 2015 lalu ini memiliki panjang 9,3 km dan menghabiskan dana Rp2,5 triliun. Proyek milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini terbagi dua arah dengan ketinggian bervariasi antara 18 hingga 23 meter sesuai dengan letak dan tata ruang ruas jalan di bawahnya. Nantinya jalan layang ini akan dilengkapi dengan 12 halte TransJakarta.

www.whatsonxiamen.com
www.whatsonxiamen.com

Sebenarnya, sebelum Indonesia membangun jalan layang untuk TranJakarta, Tiongkong telah lebih dulu memiliki busway layang alias BRT (Bus Rapid Transit) di kota Xianmen, Fujian yang sudah beroperasi sejak 2008 lalu. BRT yang berada di Xiame ini memiliki tujuh line (rute) BRT yakni yang di kutip dari whatsonxiamen.com (11/11/2009) yakni Line 1A, 1B, 2, 3, 5, 6 dan 7. Uniknya untuk menaiki BRT ini Anda akan berasa seperti masuk ke sebuah bandara, sebab dilengkapi X-Ray dan eskalator.

Tak hanya itu, sama dengan bandara internasional, ketika tas memasuki mesin X-Ray dan terdapat minuman, Anda harus menghabiskan saat itu juga. Shuttel BRT ini dilengkapi dengan CCTV yang terpasang di setiap sudut halte. Sama seperti bus TransJakarta di Indonesia, untuk menaiki bus, para penumpang harus melalui gate elektronik dengan menempelkan kartu dan menuju trotor untuk menunggu bus.

Untuk menemukan bus ke tujuan, Anda bisa mencarinya melalui aplikasi Baidu. Pada aplikasi tersebut nanti akan menunjukkan bus dengan nomor mana saja untuk sampai tujuan Anda. Bila bus datang, seperti biasa penumpang turun akan di dahulukan baru bergantian dengan penumpang yang akan naik. Tenang saja, Anda tidak akan tertinggal bus, sebab setiap penumpang yang akan naik ke dalam bus harus menempelkan kartu untuk pembayaran.

Biasanya pembayaran menggunakan kartu terusan akan lebih murah sekitar 0,8 RMB sedangkan membayar tunai 1RMB. Selain di halte, BRT ini dilengkapi CCTV sehingga, penumpang tidak bisa melakukan hal-hal yang mencurigakan. Dari situs whatsonxiamen.com terlihat BRT ini juga melalui bandara dan jalur kereta cepat serta melewati jalur-jalur perkantoran, sekolah hingga universitas.

Rencananya jalur busway layang Cildedug – Tendean akan dioperasikan pada bukan Juni mendatang, dan adopsi jalur busway layang menjadikan layanan TransJakarta akan benar-benar mumpuni sebagai BRT, pasalnya jalur busway akan stereil dan tidak akan tercampur dengan perlintasan kendaraan reguler.

WiFox, Bantu Anda Berburu WiFi Gratisan di Bandara Internasional

Apa yang Anda cari saat mendarat di suatu bandara di Luar Negeri? Kebanyakan dari kita mungkin seperti biasa, akan mencari keberadaan hotspot WiFi gratisan. Di bandara berskala internasional WiFi gratisan sudah lumrah tersaji, namun umumnya sangat terbatas, dan untuk mendapatkannya bisa gampang-gampang susah. Yang lainnya adalah WiFi dengan akses password yang dikelola otoritas bandara, restoran, dan fasilitas penunjang lainnya.

Nah, alangkah indahnya bila sebelum Anda menginjakkan kaki di bandara tujuan, Anda sudah mengetahui keberadaan lokasi WiFi gratisan yang ada di airport. Ide di atas mendorong seorang praktisi komputer Anil Polat membuat sebuah aplikasi map internet gratis berikut password WiFi-nya di seluruh dunia, mulai dari bandara di Atlanta, Amerika Serikat hingga bandara di Addis Ababa, Ehtiopia. Aplikasinya diberi label WiFox.

Beberapa bandara khususnya di Inggris belum terdapat dalam peta tersebut. Bandara Inggris seperti Hearthrow dan Stanstead belum terhubung namun semua bandara lainnya sudah bisa. Peta ini juga bisa dibagikan melalui Google Maps yang bisa diupdate oleh traveler di seluruh dunia. Selain WiFi di bandara, peta ini juga menunjukan restoran atau lounge yang menyediakan WiFi gratis.

Dengan aplikasi ini, traveler dapat mengupdate informasi WiFi gratis di seluruh dunia. WiFox juga tersedia dalam versi offline sehingga dapat digunakan saat tidak ada koneksi internet.

Dikutip dari situs foxnomad.com, Polat berniat ingin mengunjungi seluruh negara di dunia sebelum umur 80 tahun. WiFox tersedia untuk smartphone iOS dan Android. Sayangnya aplikasi ini tidak bisa dinikmati gratis, bila ingin mencoba Anda harus merogoh kocek US$ 1,99 atau di Play Store langsung dikenakan charge Rp26.000. Dengan harga yang ditawarkan, rasanya value yang akan didapat cukup besar dengan menjajal aplikasi ini.

PPD Mercedes-Benz OF-1113, Dulu Angkutan Massal Kini Jadi Kendaraan Storing

Bus jaman dulu bentuk dan fasilitasnya tidak sama seperti sekarang yang adem, nyaman dan bersih. Pastinya saat meningat hal itu, Anda akan sadar dengan keberadan bus milik Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) tipe Mercedes-Benz OF-1113 Superior Coach.

Bus milik PPD ini salah satu bus legendaris yang banyak digunakan masyarakat tahun 1970-an hingga awal 2000-an. Apalagi saat itu masyarakat ibu kota Jakarta belum mengenal bus Transjakarta. Maskot PPD ini, sebenarnya memiliki hubungan yang dekat dengan sejarah jaringan transportasi di Indonesia, karena bus ini salah satu bus tertua yang masih beroperasi.

Mercedes-Benz tipe ini dibuat tahun 1971 dan masuk ke Indonesia, kemudian mulai beroperasi tahun 1973. Mercedes-Benz OF-1113 Superior Coach menjadi kebanggan pada masa jayanya dan bentuknya tidak berubah dari pertamakali terjun kelapangan pada 1973 silam walaupun ada tambal sulam dibagian body bus tetapi tetap tidak merubah bentuknya.

Kompas.com
Kompas.com

Bila membayangkan Mercedes-Benz Supior Coach, yang Anda ingat bentuknya unik, dan interior didalamnya tidak ada yang empuk alias keras dan sudah banyak karat dimana-mana. Warna orange kemerah-merahan dan biru membuat kesan tersendiri bagi masyarakat ibu kota. Jok penumpang yang terbuat dari plastik, jok pengemudi sudah banyak yang sobek sana sini dan tambal sulam disekitarnya. Mesin yang kemungkinan tidak terawat dengan semua indikator baik kilometer, penunjuk bahan bakar hinga sein bisa saja tidak menyala lagi dan yang beroperasi hanya gas, rem, kopling dan fungsi lainnya.

Dulu, saat masih beroperasi sebagai angkutan kota, bus ini layaknya bus-bus kota lain dengan isi penumpang yang berjubel dan penuh sesak. Bahkan terkadang ada yang duduk di atas mesin bus tepat di samping pengemudi ataupun bergelantungan di pintu.

Sebenarnya, bus ini sudah harus masuk dalam museum alias dijadikan salah satu ilmu pengetahuan untuk masyarakat bahwa di masa lalu, Jakarta memiliki bus kota yang unik. Sayangnya, hingga kini bus Mercedes-Benz OF-1113 Superior Coach belum dimuseumkan justru dijadikan storing atau pembantu teknis untuk bus lain yang bermasalah di jalan.

Hilang dari Damri, Tata Hadir di Kopaja

Bus asal India nyaris tak terdengar kabarnya di Tanah Air, umumnya yang nyaring terdengar adalah bus-bus asal Jepang, Jerman, Cina, dan Swedia. Tapi faktanya di dekade 70-an ada Tata, bus asal Negeri Taj Maha ini pernah mengisi hiruk pikuk transportasi di Indonesia, yakni dibawah naungan Perum Damri. Awalnya bus ini masuk Indonesia tahun 1978 silam dan menjadi angkutan kota di Semarang, Bandung dan Surabaya. Kehadiran Tata di Indonesia tidak jelas berapa banyak, tetapi tidak melebihi 150 bus.

Tata hadir pertama kali di Bandung bersamaan dengan hadirnya Damri di Bandung pada 22 Juni 1978 berdasarkan SK Walikota Bandung No.10/85/1978 dengan tujuan mengganti bemo menjadi anggkutan massal. Damri di Bandung mengoperasikan 70 unit bus Tata saat itu, kemudian antara tahun 1978-1988 dengan meningkatnya populasi penduduk dan permintaan masyarakat kota Bandung untuk peremajaan bus sehingga bus buatan India ini digantikan dengan Mercy 1113.

Tak hanya di Bandung, Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini di tahun yang sama menggunakan 25 bus Tata sebagai angkutan umum. Sebab, dalam setahun trayek Damri bertambah dari Lampersari – Mangkang. Kemudian, trayek Pelabuhan – Pedurungan dimulai tahun 1980 dan mengghadirkan bus Tata sebanyak 50 unit.

blogspot.com
blogspot.com

Tipe bus besutan India yang digunakan oleh Perum Damri adalah LP 1120.E dengan panjang 9,5 meter, lebar 2,4 meter dan tinggi 2,9 meter, ukuran bus Tata hampir sama dengan MB OF 8000. Bus ini mampu memuat penumpang hingga 40 orang. Penomoran pada bus Tata mirip dengan Mercedes jika dibaca dari tipe besarnya kemungkinan memiliki berat 12 ton dengan tenaga 100 hp.

Sayangnya bus Tata tinggallah kenangan serta hanya tersisa satu dari ratusan bus yang pernah ada di Indonesia dan sekarang berada di museum Transportasi Indonesia. Pasca penggantian bus Tata dengan merek lain, gaung bus ini tak terdengar lagi.

Namun tahun 2012 lalu, Tata kembali hadir di Indonesia melalui PT TMDI tetapi bukan sebagai kendaraan penumpang melainkan sebagai kendaraan komersil seperti bus dan truk. Salah satu bus yang di tawarkan oleh Tata yakni bus medium Tata LP 713 dan mulai di lirik pengusaha angkutan. Saat ini, bus Tata ini diuji coba oleh pemilik Kopaja DKI Jakarta sebagai angkutan bus reguler.

Tipe baru LP713 ini memiliki tenaga diesel 6 silinder dengan kapasitas 5675 cc, dan mampu menghasilkan tenaga maksimal 130PS atau 128,17 bph dan torsi maksimal 416 Nm serta transmisi manual 5-speed.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Kini Pahala Nugraha Mansury

Maskapai berplat merah Garuda Indonesi melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Auditorium Manajemen Garuda City Center, Cengkarang. Dalam RUPST yang keenam kalinya ini bukan hanya membahas terkait masalah saham Garuda melainkan adanya perombakan pada jajaran direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Dilansir dari garuda-indonesia.com, dalam RUPST 2017 yang dilaksanakan (12/4/2017) menyetujui Pahala Nugraha Mansury sebagai direktur Utama Garuda Indonesia. Selain Pahala, ada beberapa jajaran direksi yang diganti untuk Garuda Indonesia.

Pahala Nugraha Mansury sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan menggantikan M Arif Wibowo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia. Arif menjabat sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia selama 2 tahun 4 bulan sejak diangkat dalam RUPS Luar Biasa 2014 untuk menggantikan Emirsyah Satar.

Dalam penggantian ini, Arif mengucapkan terimakasih atas kepadapemerintah, Kementerian BUMN dan juga menteri BUMN Rini Soemarno yang memberikan kepercayaan sebagai pemimpin Garuda Indonesia selama 2 tahun. “Tidak lupa saya sampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran manajemen dan karyawan yang telah bersama-sama bekerja keras mengupayakan pertumbuhan positif perusahaan,” ujar Arif.

Dia menambahkan, dua tahun memimpin Garuda Indonesia bukanlah hal mudah ditengah situasi penuh dengan ketidakpastian dan kerasnya tantangan global yang mengelilingi industri penerbangan saat ini. Namun dengan optimis, kerja keras dan niatan untuk selalu memberikan yang terbaik membuka jalan Garuda Indonesia menuju kesuksesan dan keberhasilan.

“Sama seperti filosofi “Sky Beyond” dan “Sincerity” yang telah menjadi pedoman kita bersama, saya berharap dan sangat percaya bahwa penunjukkan direksi Garuda Indonesia yang baru, tentunya akan membawa Garuda Indonesia terbang lebih tinggi,” tutup Arif.

Selain Arif, Pahal yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Garuda Indoensia juga mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kesempatan yang diberikan kepada dirinya. “Kami akan berupaya sebaik mungkin membawa Garuda Indonesia sebagai maskapai kebanggaan bangsa untuk terus menorehkan kesuksesan di mata dunia,” ujar Pahala.

Dalam RUPST ini, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan Survei dan Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, penggantian Direktur Utama Garuda Indonesia untuk mempercepat akselerasi maskapai penerbangan milik negara dalam hal keuangan dan operasional. Dengan adanya manajemen baru, diharapkan dapat mensinergikan antara Garuda Indonesia dengan anak usahanya yakni PT Citilink Indonesia agar lebih baik lagi. Hal ini dikarenakan, sebelumnya antar kedua maskapai yang bersaudara ini kurang berirama dan perlu dilakukan karena bisnis penerbangan dianggap memiliki kompetisi yang ketat antar satu dengan lainnya.

Berikut ini susunan direksi baru Garuda Indoensia:
– Direktur Utama : Pahala Nugraha Mansury
– Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko : Helmi Imam Satriyono
– Direktur Layanan : Nicodemus P Lampe
– Direktur Produksi : Puji Nur Handayani
– Direktur Marketing dan Teknologi Informasi : Nina Sulistyowati
– Direktur SDM dan Umum : Linggarsari Suharo
– Direktur Kargo : Sigit Muhartono

Tak Lagi Gunakan Airbus A380, Qatar Airways Ganti Armada Tujuan Atlanta

Ternyata, gelar bandara tersibuk di dunia yang pegang oleh Bandara Internasional Hartsfield-Jackson di Atlanta memiliki fasilitas yang kurang memadai guna menunjang kenyamanan dari para pendatang. Bagaimana tidak, Bandara Internasional Hartsfield-Jackson tidak memiliki gerbang khusus yang dapat mengakomodasi penumpang pesawat Super Jumbo Airbus A380, pesawat terbesar di dunia. Padahal, bandara ini memiliki 200 gerbang untuk penerbangan biasa, namun tidak memiliki 1 gerbang khusus untuk pesawat terbesar di dunia tersebut, dimana pengguna dari pesawat ini salah satunya adalah maskapai Qatar Airways.

Akibatnya, setiap kali pesawat jenis ini mendarat di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson, para penumpang terpaksa harus menggunakan tangga dan bus shuttle. Akibat kejadian ini, pihak bandara dan Delta Air Lines, pesaing utama Qatar Airways, kemudian menyalahkan pihak Qatar karena tidak menyertakan informasi yang jelas kepada pihak bandara bahwa telah mengirimkan pesawat besar, dimana bandara tersebut hanya memiliki 1 gerbang yang dapat melayani maskapai jenis itu.

“Ini tercantum di perjanjian guna sewa yang selama ini kita terapkan,” ujar juru bicara bandara, Reese McCranie seperti yang dilansir dari laman cnn.com (2/6/2016). “Kami membutuhkan waktu untuk menukar peralatan di lapangan,” tambahnya. Kala itu, 4 dari 6 maskapai Delta Air Lines membutuhkan akses penumpang A380 dan Qatar Airways seolah memperkeruh suasana di bandara dengan meminta akses yang sama.

Delta Air Lines yang mencoba berlaku bijak lantas menawarkan sebuah solusi dimana A380 milik Qatar dapat memarkirkan maskapainya di dekat terminak internasional. Menanggapi hal tersebut, Vice President Qatar Airways untuk Amerika, Gunter Saurwein menanggapinya secara santai, “Secara umum, kami sudah memberikan informasi bahwa maskapai kami akan mendarat di sini,” ujar Gunter seperti yang dilansir dari laman cnn.com.

Pihak Qatar tidak mau mengambil pusing mengenai statemen yang mengatakan pihak Delta mungkin telah sengaja menghalangi Qatar untuk menggunakan gerbang tersebut. “Saya tidak mau berkomentar mengenai itu, jangan asal tuduh,” tambahnya. Akibat kejadian ini, para awak kapal baru bisa turun setelah sekitar 45 menit mereka menunggu 517 penumpang turun, termasuk pengidap disabilitas. Walaupun proses itu terbilang cukup lama, namun Saurwein menganggap hal itu sebagai sebuah kesuksesan di balik sebuah masalah.

Tidak hanya sampai di situ, cnn.com melaporkan pernah ada kejadian serupa menimpa maskapai lain yang menggunakan pesawat jenis A380. Lebih parahnya lagi, pesawat tersebut terpaksa mengalami keterlambatan selama 2 jam akibat kejadian gerbang khusus tersebut. Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, pihak Qatar rencananya akan mengganti armadanya menggunakan Boeing 777-200LRs untuk perjalanan dari Doha menuju Atlanta, dimana armada tersebut memiliki jalur dari bandara dan maskapai.