Berusaha Tetap di Arus Persaingan, Porsche pun Turut Luncurkan Taksi Udara Otonom!

Ilustrasi Porsche AG Airtaxi. Sumber: thedrive.com

Berkembangnya isu kemacetan yang semakin meradang dan polusi udara yang semakin tidak bisa ditolerir belakangan ini membuat sejumlah perusahaan otomotif memutar otak untuk mengembangkan teknologi terbarunya. Tidak melulu sekedar mengembangkan teknologi hijau yang ramah lingkungan, bahkan beberapa dari perusahaan ini rela banting stir untuk meramaikan pasar taksi udara, moda futuristik yang dinilai mampu mengentaskan masalah kemacetan dan polusi sekaligus.

Baca Juga: Selangkah Lagi, Uber Akan Operasikan Taksi Udara

Sebagaimana yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman thedrive.com (4/3/2018), salah satu manufaktur otomotif yang menyatakan niatnya untuk turut berkecimpung di sektor transportasi masa depan ini adalah Porsche AG. Bergabungnya perusahaan asal Stuttgart, Jerman ini sebelumnya sudah diprediksi dan tidak mengherankan sejumlah pihak. “Itu masuk akal,” tutur Direktur Penjualan Porsche AG, Detlev von Platen.

“Ketika saya berkendara dari Zuffenhausen ke Bandara Stuttgart, saya memerlukan waktu setidaknya setengah jam, itupun jika saya sedang beruntung (tidak kena macet). Dengan hadirnya taksi udara tersebut, waktu perjalanan akan ditempuh menjadi hanya sekitar tiga setengah menit,” tambahnya.

Pihak Porsche AG sendiri mengaku tengah mengerjakan sebuah proyek taksi udara yang diberi nama “Airtaxi”. Bergabungnya anak perusahaan dari Volkswagen AG ini tentunya akan semakin menyemarakkan persaingan di sektor taksi udara. Seperti yang diketahui bersama, banyak perusahaan asing yang sudah terlebih dahulu merintis moda ini, sebut saja Boeing, Ehang, dan sejumlah manufaktur lain.

Pada kesempatan lain, CEO Boeing, Dennis Muilenburg menyatakan bahwa dirinya yakin bahwa taksi udara akan mulai lepas landas dalam kurun waktu satu dekade ke depan. Lamanya waktu peluncuran ini bukan hanya dilandasi oleh persiapan yang matang dari segi modanya, melainkan perijinan mengudaranya pun patut untuk ditinjau lebih lanjut. Dennis pun tidak menampik bahwa terjunnya Porsche di sektor taksi udara otonom ini akan semakin meningkatkan tensi kompetisi, investasi, dan inovasi dalam pelaksanaannya.

Baca Juga: Prototipe Taksi Drone Ehang 184, Sukses Uji Coba Dalam 1000 Kali Terbang

Sementara itu, pihak Porsche sendiri menilai bahwa rencananya untuk nimbrung di dunia taksi udara otonom ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mengembangkan bisnisnya dan sebagai cara untuk tetap berada di arus persaingan. Sedangkan pihak Porsche masih enggan berkomentar ebih lanjut mengenai spesifikasi dari Airtaxi besutannya.