Operator kereta api nasional Perancis, SNCF Voyageurs, kembali memutuskan untuk menunda jadwal peluncuran komersial kereta cepat generasi terbarunya, TGV-M (Avelia Horizon). Kereta super cepat buatan manufaktur Alstom yang awalnya dijadwalkan mulai melayani jalur utama pada libur musim panas pertengahan tahun ini, kini jadwal pengoperasiaannya digeser ke musim gugur (September 2026).
Penundaan ini diambil demi mematangkan serta menyempurnakan detail-detail teknis dan perangkat lunak (software) kendaraan hingga ke tingkat paling presisi sebelum benar-benar diizinkan mengangkut penumpang secara reguler.
Meskipun otoritas regulator keselamatan perkeretaapian Uni Eropa (European Union Agency for Railways / ERA) telah menerbitkan izin edar dan otorisasi komersial resmi, manajemen SNCF memilih bersikap ekstra hati-hati. Pihak operator menolak terburu-buru mengoperasikan kereta cepat baru tersebut di tengah puncak musim liburan demi menghindari potensi gangguan teknis maupun mogok di jalur padat.
Sebagai gantinya, periode pra-komersial akan diperpanjang selama beberapa minggu dengan melibatkan ratusan personel untuk menguji keandalan sistem elektronik terintegrasi, fungsionalitas fasilitas di dalam kabin, hingga penyempurnaan simulasi operasional kru di lapangan.
Keputusan penundaan ini sekaligus mengubah skema komersialisasi awal yang disiapkan SNCF. Daripada meluncurkan hanya empat rangkaian (trainset) pada bulan Juli, penundaan hingga musim gugur memungkinkan SNCF mengoperasikan sekaligus enam rangkaian TGV-M yang sudah benar-benar matang dan siap tempur untuk memperkuat armada layanan TGV INOUI di rute padat seperti Paris-Lyon-Marseille. Jumlah armada TGV-M ini ditargetkan terus bertambah hingga mencapai 13 rangkaian pada akhir tahun 2026 dari total 130 unit yang telah dipesan oleh grup SNCF.
Kereta TGV-M sendiri digadang-gadang sebagai armada masa depan perkeretaapian Perancis karena menawarkan peningkatan kapasitas penumpang hingga 740 kursi (naik 20% dibandingkan armada TGV generasi sebelumnya), efisiensi konsumsi energi hingga 20% lebih hemat, serta efisiensi biaya perawatan hingga 30%.
Meski publik dan penumpang reguler harus sedikit lebih bersabar hingga musim gugur tiba, langkah SNCF mematangkan detail teknis ini dipandang sangat krusial untuk menjaga standar keselamatan dan kenyamanan layanan kereta cepat Prancis di tengah makin ketatnya persaingan dengan operator kereta swasta di Eropa.
Lolos Uji Sertifikasi Eropa, Kereta Cepat Dua Tingkat TGV-M Siap Melesat 320 Km/Jam!
