Friday, September 11, 2026
HomeDomestikJaga Keselamatan Penerbangan, Garuda Indonesia dan BNN Gelar Tes Urine Mendadak untuk...

Jaga Keselamatan Penerbangan, Garuda Indonesia dan BNN Gelar Tes Urine Mendadak untuk Ratusan Awak Pesawat

Isu penyalahgunaan narkotika di lingkungan awak penerbangan kembali menjadi sorotan publik menyusul kasus hukum yang melibatkan oknum pilot asing di Bandara Internasional Soekarno-Hatta baru-baru ini. Menanggapi potensi ancaman keselamatan udara tersebut, maskapai nasional Garuda Indonesia bergerak cepat memperketat pengawasan internal dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menggelar sosialisasi edukasi serta pemeriksaan urine acak (random check) terhadap lebih dari 100 personel operasional yang meliputi pilot, awak kabin, hingga petugas darat.

Langkah preventif yang berlangsung di Auditorium Gedung Manajemen Garuda Indonesia pada Rabu (9/9) ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan maskapai dalam memperkuat budaya keselamatan penerbangan nasional. Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menegaskan bahwa integritas, kesehatan, dan kewaspadaan seluruh awak merupakan pilar absolut dalam menjaga kepercayaan serta keselamatan penumpang. Menurutnya, menjauhi narkoba bukan sekadar bentuk kepatuhan pada regulasi, melainkan tanggung jawab moral insan maskapai sebagai pengawal keselamatan penerbangan.

Dalam pemeriksaan yang mengedepankan prosedur uji acak berkala tersebut, BNN mengonfirmasi bahwa seluruh sampel urine dari 100 lebih pegawai Garuda Indonesia yang diperiksa menunjukkan hasil negatif atau bebas dari indikasi penyalahgunaan zat terlarang. Konsistensi pemeriksaan acak ini telah dijalankan maskapai secara berkala selama beberapa tahun terakhir guna memastikan lingkungan kerja kokpit dan pelayanan udara bersih dari potensi gangguan zat psikotropika.

Kepala BNN, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, mengapresiasi langkah proaktif Garuda Indonesia yang secara konsisten membentengi para pegawainya dari ancaman narkotika. Sebagai flag carrier yang menjadi wajah bangsa di udara, kesiapan dan ketajaman mental para awak pesawat sangat menentukan aspek keselamatan penerbangan.

Melalui sinergi sosialisasi yang diikuti jajaran manajemen hingga staf operasional ini, Garuda Indonesia menunjukkan respons tegas bahwa tidak ada ruang kompromi bagi penyalahgunaan narkoba di dalam industri penerbangan nasional.

Dibawah Pengaruh Narkotika, Penumpang Mabuk Sukses Hadirkan Jet Tempur F-22 Raptor

RELATED ARTICLES

Yang Terbaru