Tuesday, August 4, 2026
HomeAnalisa AngkutanTidak Disangka! Bandara Tersibuk Dunia Dubai International (DXB) Siap Ditutup Permanen pada...

Tidak Disangka! Bandara Tersibuk Dunia Dubai International (DXB) Siap Ditutup Permanen pada 2035

Sebuah langkah monumental dan mengejutkan dalam industri penerbangan global tengah disiapkan oleh Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA). Dubai International Airport (DXB), bandara legendaris yang selama ini memegang predikat sebagai salah satu hub penerbangan internasional tersibuk di dunia, dipastikan akan ditutup secara permanen pada tahun 2035.

Seluruh operasional penerbangan komersial dan pelayanan penumpang nantinya akan dialihkan secara bertahap ke Al Maktoum International Airport (DWC) yang berlokasi di kawasan Dubai South, di mana proses migrasi penerbangan ini dijadwalkan mulai berlangsung pada tahun 2032 dan ditargetkan rampung sepenuhnya tiga tahun kemudian.

Keputusan mengejutkan untuk memensiunkan DXB ini tidak lepas dari keterbatasan lahan pengembangan di lokasi saat ini. Berdiri sejak 30 September 1960 yang diawali hanya dengan landasan pacu pasir padat sepanjang 1.800 meter, DXB telah tumbuh pesat hingga mampu melayani lebih dari 95,2 juta penumpang per tahun. Namun, posisinya yang kini telah terkepung oleh pemukiman padat dan jaringan jalan bebas hambatan membuat DXB tidak mungkin lagi diperluas untuk menampung lonjakan penumpang di masa depan.

Sebagai gantinya, Al Maktoum International Airport kini tengah menjalani proyek mega-ekspansi senilai US$ 35 miliar untuk disulap menjadi bandara terbesar di dunia. Setelah seluruh pengerjaan selesai, Al Maktoum International akan memiliki luas area lima kali lipat dari DXB, dilengkapi dengan lima landasan pacu paralel dan 400 pintu keberangkatan (gate) yang dirancang khusus untuk mampu menampung kapasitas monster hingga 260 juta penumpang setiap tahunnya.

Proses migrasi besar-besaran yang dimulai pada 2032 mendatang secara otomatis akan memboyong seluruh maskapai raksasa berbasis di Dubai, termasuk Emirates dan flydubai, untuk memindahkan seluruh armada serta pusat operasinya ke Al Maktoum International.

Pihak otoritas Dubai Airports menegaskan bahwa mempertahankan dua bandara raksasa beroperasi bersamaan dalam jarak dekat tidaklah rasional, terlebih usia infrastruktur DXB diperkirakan akan mencapai batas teknisnya pada awal dekade 2030-an, sehingga pengalihan total ini akan makin memperkokoh posisi Dubai sebagai pusat penerbangan dunia yang terintegrasi dengan jaringan kereta cepat modern.

Puluhan Ribu Penumpang Terlantar Akibat Penerbangan Dibatalkan, UEA: Kami Tanggung Seluruh Biaya

RELATED ARTICLES

Yang Terbaru