Menjelajah ke berbagai kota di Pulau Jawa tentu sangat praktis menggunakan transportasi masal yang paling digemari masyarakat. Ya, cukup dengan menggunakan kereta api, masyarakat bisa menjelajah bahkan berkunjung ke lokasi wisata yang di paling favorit apalagi lokasinya cukup dekat dengan stasiun tujuan. Kali ini kabarpenumpang akan mengajak Anda ke Kota Kediri.
Kota Kediri di Jawa Timur ini dikenal sebagai salah satu destinasi yang memiliki ragam wisata menarik, mulai dari wisata religi, sejarah, hingga kuliner. Kota ini juga sering menjadi tujuan wisatawan yang datang menggunakan kereta api karena aksesnya yang mudah melalui Stasiun Kediri yang berada di kawasan Kelurahan Balowerti, tepat di sisi timur Jalan Dhoho.
Dilihat dari sejarahnya bahwa Stasiun Kediri termasuk salah satu stasiun tua yang ada di Jawa Timur. Dilihat dari bangunannya, Stasiun Kediri menggunakan arsitektur bergaya Indische Empire. Gaya arsitektur ini merupakan gaya imperial yang pertama kali dipopulerkan oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-36, Herman Willem Daendels (1808-1811).
Gaya arsitektur ini ditandai dengan bangunan tembok tinggi kokoh yang pada pinggiran atapnya biasa diberi ornamen besi tempa, serta menggunakan jendela yang besar-besar dan memakai jalusi besi.
Gaya arsitektur yang megah namun mistis menjadi pertanda zaman, bukti sejarah yang kuat, bahwa inilah atribut kebanggaan Kediri sebagai ibu kota karesidenan yang tua dan disegani. Stasiun yang dibangun persis di pusat kota itu menjadi sebuah barometer arah perkembangan Kota Kediri.
Selain itu, Stasiun Kediri juga telah memiliki monumen unik nan bersejarah. Ya, Keberadaan lokomotif uap seri C1140 produksi Jerman tahun 1891 tak hanya jadi landmark maupun lokasi berfoto. Di baliknya terdapat nilai-nilai sejarah, sebagai tulang punggung perekonomian Kediri di masa lalu.
Lokomotif yang diresmikan pada 19 September 2024 lalu ini sudah berusia lebih dari 130 tahun. Lokomotif tersebut diletakkan di Stasiun Kediri karena dulu pernah berkontribusi dalam pengembangan transportasi di Jawa Timur. Kereta yang biasa disebut “Sepur Lempung” ini berjasa menghubungkan kota-kota seperti Surabaya, Malang, Madiun, dan Kediri.
Nah, selain menikmati sejarah di area Stasiun Kediri, Anda bisa juga menikmati lokasi wisata yang jaraknya tak jauh dari stasiun dan tentunya memiliki sejarah yang panjang. Ada sejumlah tempat wisata populer yang lokasinya sangat dekat dari stasiun, bahkan bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit. Berikut daftar lokasi wisatanya:
1. Masjid Agung Kota Kediri
Tidak jauh dari pusat kota, terdapat Masjid Agung Kota Kediri yang dikenal sebagai salah satu masjid megah di Jawa Timur. Bangunannya memiliki kubah tinggi yang menjadi ikon, serta desain arsitektur yang modern dan elegan yang langsung menarik perhatian dari kejauhan.
Masjid ini memiliki tiga lantai dengan pilar-pilar besar yang menopang bangunan utama. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga menyediakan fasilitas perpustakaan yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung untuk membaca atau sekadar menambah wawasan. Dari Stasiun Kediri, lokasi ini dapat ditempuh sekitar 3–5 menit perjalanan saja.
2. Kelenteng Tjoe Hwie Kiong
Wisata budaya juga bisa ditemukan di Kelenteng Tjoe Hwie Kiong yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso No. 148. Kelenteng ini telah berdiri sejak lama dan menjadi salah satu tempat ibadah umat Tridharma yang terawat dengan baik hingga sekarang.
Arsitektur bangunannya sangat khas dengan detail ornamen berwarna merah, emas, dan hijau yang mencolok serta penuh makna filosofis. Selain sebagai tempat ibadah, kelenteng ini juga sering menjadi tujuan wisata edukasi budaya dan sejarah. Jaraknya hanya sekitar 5 menit dari Stasiun Kediri.
3. Makam Syekh Al-Wasil Syamsudin
Salah satu destinasi wisata religi yang cukup ramai dikunjungi adalah makam Syekh Al-Wasil Syamsudin. Tokoh yang juga dikenal sebagai Mbah Wasil ini merupakan salah satu penyebar agama Islam di wilayah Kediri pada abad ke-16.
Lokasinya berada di sekitar Jalan Dhoho, hanya sekitar 3 menit perjalanan dari Stasiun Kediri. Area menuju makam juga dipenuhi pedagang oleh-oleh dan aksesori, sehingga wisatawan bisa sekaligus berbelanja setelah berziarah.
4. Pantai Brantas
Meski bukan pantai laut, masyarakat lokal menyebut kawasan tepi Sungai Brantas sebagai “Pantai Brantas”. Tempat ini menjadi salah satu ruang publik favorit anak muda untuk bersantai, terutama di sore hingga malam hari. Pengunjung dapat menikmati suasana sungai yang sejuk sambil menyeruput kopi di kedai-kedai sekitar yang mulai menjamur dalam beberapa tahun terakhir.
Pada malam hari, pemandangan Jembatan Brantas yang dihiasi lampu kota menambah suasana romantis dan cocok untuk nongkrong santai. Lokasinya hanya sekitar 5 menit dari Stasiun Kediri sehingga sangat mudah dijangkau, bahkan dengan berjalan kaki atau ojek online.
5. Gua Selomangleng
Bagi yang ingin wisata alam sekaligus sejarah, Gua Selomangleng bisa menjadi pilihan menarik. Terletak di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, tempat ini berjarak sekitar 15 menit perjalanan dari Stasiun Kediri. Gua ini dikenal sebagai situs bersejarah yang erat kaitannya dengan legenda putri raja pada masa lampau.
Kawasan di sekitarnya juga telah dikembangkan menjadi area wisata keluarga dengan taman, area pertunjukan seni, serta spot foto yang menarik. Pada waktu-waktu tertentu, tempat ini juga digunakan untuk kegiatan budaya dan festival lokal yang menampilkan kesenian khas Kediri.
Itulah beberapa destinasi wisata yang lokasinya dekat dengan Stasiun Kediri. Tentunya, dengan akses yang strategis, suasana kota yang ramah, serta pilihan wisata yang beragam, Kediri menjadi destinasi ideal untuk liburan singkat yang tetap berkesan dan tidak menguras banyak waktu maupun biaya. Tertarik berkunjung?
Stasiun Tulungagung, Dahulu Pernah Dilengkapi Turn Table Lokomotif
