Bandara Internasional Incheon di Korea Selatan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu hub penerbangan paling menonjol di tingkat global. Bandara yang menyabet predikat sebagai bandara terbaik kedua di dunia versi Skytrax World Airport Awards 2026 ini resmi mencatatkan angka akumulasi 1 miliar penumpang dalam kurun waktu tercepat di antara bandara-bandara hub utama dunia.
Pencapaian bersejarah ini diraih Incheon hanya dalam waktu 25 tahun dan 3 bulan sejak pertama kali beroperasi pada Maret 2001. Rekor tersebut mengalahkan deretan bandara global ternama lainnya yang membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk mencapai milestone 1 miliar penumpang.
Sebagai perbandingan, Bandara Munich di Jerman memerlukan waktu 33 tahun 10 bulan, Bandara Changi Singapura butuh 35 tahun 5 bulan, Bandara Narita Jepang menghabiskan 39 tahun 2 bulan, sementara Bandara Internasional Dubai membutuhkan hingga 58 tahun 2 bulan.
Pengelola Bandara Internasional Incheon (IIAC) mencatat bahwa sejak dibuka 25 tahun lalu, bandara ini rata-rata melayani sekitar 108.000 penumpang per hari, 4.513 penumpang per jam, atau setara dengan 75 penumpang setiap menitnya. Jika dikalkulasikan dengan total populasi dunia, angka 1 miliar penumpang ini setara dengan satu dari delapan penduduk bumi pernah melintasi gerbang udara Korea Selatan tersebut.
Momen penumpang ke-1 miliar jatuh kepada seorang warga negara Jepang bernama Ayaka Hara (28) yang hendak terbang menuju Tokyo menggunakan maskapai Korean Air penerbangan KE713. Pihak IIAC menggelar seremonial khusus di Terminal 2 untuk memberikan penghargaan berupa plakat kenang-kenangan serta tiket pesawat gratis.
Pertumbuhan Incheon terbilang sangat pesat. Bandara ini menembus angka 100 juta penumpang pertama pada 2005 dan melewati 500 juta penumpang pada 2016. Meskipun sempat terdampak oleh pandemi COVID-19, lalu lintas penerbangan di Incheon kembali pulih dengan cepat hingga akhirnya menyentuh rekor 1 miliar.
Ekspansi infrastruktur secara berkesinambungan menjadi kunci utama di balik rekor ini. Melalui rampungnya proyek pengembangan Tahap 4 pada akhir 2024, Bandara Incheon kini memiliki kapasitas layanan hingga 106 juta penumpang per tahun. Kapasitas ini menempatkan Incheon sebagai bandara dengan kapasitas penumpang internasional terbesar ketiga di dunia, tepat di belakang Hong Kong dan Dubai.
Plt Presiden IIAC, Kim Bum-ho, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari dukungan pemerintah, kepercayaan publik, serta kerja keras puluhan ribu staf operasional bandara. Pihaknya berkomitmen untuk terus berinvestasi pada peningkatan fasilitas serta inovasi layanan demi menjaga kenyamanan penumpang dari seluruh belahan dunia.
Pertama di Dunia! Bandara Incheon Luncurkan Layanan Notifikasi Waktu Kedatangan Bagasi Real-Time
