Wednesday, September 16, 2026
HomeAnalisa AngkutanTanpa Kabel Listrik! Cina Luncurkan Kereta Hidrogen CINOVA H2 Berkecepatan 200 Km/Jam

Tanpa Kabel Listrik! Cina Luncurkan Kereta Hidrogen CINOVA H2 Berkecepatan 200 Km/Jam

Raksasa manufaktur kereta api asal Cina, CRRC Qingdao Sifang, kembali membuat gebrakan di dunia transportasi massal dengan menghadirkan CINOVA H2, sebuah Kereta Rel Listrik Hidrogen (Hydrogen Electric Multiple Unit / HEMU) ramah lingkungan.

Didesain khusus untuk melintasi jalur rel non-elektrifikasi alias tanpa kabel listrik atas (overhead wire), kereta empat gerbong ini menjadi jawaban atas kebutuhan transportasi ramah lingkungan yang efisien dan minim infrastruktur berat.

Mengusung teknologi fuel cell berbasis hidrogen yang mengonversi gas hidrogen menjadi energi listrik untuk menggerakkan motor utama, satu-satunya zat sisa (exhaust) yang dikeluarkan oleh rangkaian kereta ini hanyalah uap air bersih tanpa emisi karbon.

Dibekali empat stack fuel cell bertenaga masing-masing 240 kW, dapur pacu listrik CINOVA H2 mampu menghasilkan total daya fantastis mencapai 960 kW. Performa tangguh ini memungkinkan kereta memiliki kecepatan operasional harian hingga 160 km/jam, dengan desain kecepatan maksimal menembus 200 km/jam.

Dari sisi efisiensi operasional, CINOVA H2 hanya membutuhkan waktu pengisian bahan bakar hidrogen sekitar 15 menit untuk sanggup menjelajah jarak hingga 1.200 km pada kecepatan jelajah 160 km/jam. Selain itu, dengan daya angkut rangkaian empat gerbong yang dirancang lapang, kereta ini sanggup membawa lebih dari 1.000 penumpang sekaligus dalam sekali perjalanan.

Dari segi estetika dan aerodinamika, CRRC Qingdao Sifang mengadopsi bagian moncong (nose design) khas kereta cepat CR450AF yang futuristis pada bodi CINOVA H2. Sentuhan desain aerodinamis ini tak hanya membuat tampilan kereta terlihat agresif dan modern, tetapi juga sangat efektif meminimalkan hambatan angin saat melaju pada kecepatan tinggi.

Inovasi ini mempertegas komitmen Cina dalam memodernisasi jaringan kereta api domestiknya tanpa harus selalu bergantung pada pembangunan infrastruktur jaringan listrik atas yang mahal, sekaligus menjadi solusi cerdas untuk menghubungkan wilayah-wilayah penyangga atau rute regional dengan opsi transportasi cepat, bersih, dan berkapasitas besar.

Revolusi Hijau, Kereta Hidrogen ‘Narrow-Gauge’ Pertama di Dunia Resmi Diperkenalkan

RELATED ARTICLES

Yang Terbaru