Tak Lagi Gunakan Format Bilik, PT KAI Siap Luncurkan Layanan Sleepers Train Lebaran 2018 Mendatang!

Sumber: Tribun

Bagi Anda yang selama ini menantikan kehadiran dari layanan Sleepers Train yang sempat hilang dari rel di Indonesia pada awal tahun 1990-an, nampaknya Anda akan bergembira seraya PT KAI yang secara resmi akan mengoperasikan layanan ini pada Hari Raya Idul Fitri mendatang. Menganut prinsip yang hampir serupa dengan layanan First Class yang ada di dunia aviasi, Sleepers Train ini dipercaya akan bertengger di atas kelas Priority, kelas paling mewah yang dimiliki oleh PT KAI saat ini.

Baca Juga: Mengenal Eksotisme Layanan Kereta Tidur di Indonesia

Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro mengatakan bahwa beberapa Sleepers Train ini akan datang sebelum Lebaran 2018 mendatang. “Sebelum Lebaran ini empat kereta tersebut akan datang. Kami berharap, Lebaran nanti bisa dioperasikan,” tutur Edi, dikutip dari laman Kompas.com (14/4/2018).

Seperti yang sudah disinggung di atas, nantniya para pengguna layanan Sleepers Train ini dapat mengatur tempat duduknya hingga ke posisi tidur, persis seperti bangku First Class. Tidak berhenti sampai di situ, penumpang juga dapat menikmati beberapa fasilitas penunjang kenyamanan lainnya, seperti televisi, sajian makanan, dan lain sebagainya.

“Penumpangnya bisa betul-betul selonjoran buat tidur. Kami siapkan ini untuk kereta jarak jauh, dari Jakarta ke Surabaya,” ungkap Edi sembari membocorkan rute uji coba dari kereta tidur ini. “Sudah waktunya Indonesia memiliki angkutan umum mewah yang tidak kalah dengan yang ada di luar negeri,” tandasnya. Edi menambahkan, semisal Sleepers Train ini ternyata banyak digandrungi oleh penumpang, bukan tidak mungkin jumlah armadanya pun akan meningkat sesuai dengan permintaan penumpang.

Untuk kapasitas, kereta ini sendiri mampu menampung 17 hingga 18 kursi penumpang di setiap gerbongnya. Kendati belum ada konfirmasi resmi terkait formasi gerbong dalam satu rangkaian, namun untuk soal harga per-trip, Edi menaksir akan berada diatas layanan eksekutif dan Priority. “Perkiraan di atas Rp900.000 untuk rute Jakarta – Surabaya,” tutur Edi. Oleh karena itu, PT KAI akan melakukan tes pasar guna menetahui animo masyarakat.

“Kami ‘test case’ dulu apakah memang masyarakat menghendaki kereta sleeper ini yang betul-betul bisa tidur selonjoran. Tarif sedang dihitung mudah-mudahan satu sampai dua hari ini keluar tarifnya,” kata Edi, dikutip dari sumber lain.

Baca Juga: Hadirkan Sleeper Train, Siapkah PT KAI Hapus Bayangan “Masalah” Sosial KA Bima?

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, PT KAI akan menggunakan armada yang kini tengah dikembangkan oleh PT INKA untuk layanan Sleepers Train ini. Guna menghindari masalah sosial, PT KAI tidak akan lagi menggunakan sistem bilik seperti yang pernah digunakan KA Bima 1 dan 2. KA Bima sendiri terkenal sebagai pelopor layanan Sleepers Train di Indonesia, dimana pada tanggal 1 Juni 1967 silam tercatat sebagai tanggal pengoperasian pertama dari kereta tidur ini.