Tuesday, July 21, 2026
HomeAnalisa AngkutanPeron 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor Beres, Kini Giliran Peron 4...

Peron 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor Beres, Kini Giliran Peron 4 dan 5 yang Ditutup, Ini Alasannya

Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) saat datang dan berangkat di Stasiun Bogor sudah kembali normal. Khususnya untuk jalur 6, 7, dan 8 yang sebelumnya tahap pembangunan perpanjangan peron pun sudah rampung dan bisa dilayani KRL. Rangkaian KRL yang memiliki 12 kereta pun sudah bisa digunakan pada peron tersebut. Namun, setelah rampungnya perbaikan peron, kini penumpang kembali di imbau oleh petugas, bahwa untuk peron 4 dan 5 Stasiun Bogor tidak bisa digunakan. Kira-kira kenapa, ya?

Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi kereta api, KAI Group melakukan pengerjaan fisik pembangunan kanopi peron (overcapping) di Jalur 4 dan Jalur 5 Stasiun Bogor. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menjelaskan, ini merupakan lanjutan dari pengembangan infrastruktur perkeretaapian di Stasiun Bogor setelah sebelumnya dilakukan perpanjangan peron Jalur 6, 7, dan 8.

Ia menambahkan, selama pekerjaan ini berlangsung, KAI akan melakukan rekayasa layanan naik-turun pengguna Commuter Line di Stasiun Bogor yang dimulai pada Sabtu 18 Juli 2026. Tentunya, selama proses pekerjaan berlangsung mulai hari ini, layanan naik dan turun pengguna Commuter Line akan difokuskan di Jalur 2, 3, 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor.

KAI Commuter memastikan seluruh tahapan pembangunan dilakukan dengan pengawasan ketat dan mengedepankan aspek keselamatan bagi pekerja maupun pengguna jasa yang beraktivitas di Stasiun Bogor. Pembangunan kanopi peron tersebut diharapkan dapat meningkatkan keselamatan sekaligus kenyamanan pengguna transportasi kereta api dalam jangka panjang.

Saat rampungnya peron 6, 7, dan 8 lintas Bogor kini sudah bisa dilayani lima rangkaian kereta seri terbaru CLI-125 dan CLI-225 yang telah menggunakan formasi SF12. Selain itu, masih dioperasikan pula rangkaian kombinasi SF10 dan SF8. Dari data KAI Commuter, sebanyak 328 perjalanan berakhir di Stasiun Bogor, dengan keberangkatan pertama pukul 04.03 WIB dan kedatangan terakhir pukul 01.15 WIB pada hari berikutnya.

Stasiun Bogor mencatat 18.451.462 pergerakan penumpang sepanjang Januari hingga Juni 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 9.371.057 penumpang naik dan 9.080.405 penumpang turun, dengan rata-rata 101.942 pergerakan penumpang setiap hari. Sedangkan olume pengguna Commuter Line di lintas Bogor mencapai 78.077.679 penumpang atau rata-rata 431.368 penumpang per hari, menjadikannya lintas dengan jumlah pengguna terbanyak di wilayah Jabodetabek.

Terkait penutupan peron 4 dan 5, KAI Commuter memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pembangunan ini. Kami mengimbau para pengguna untuk senantiasa memperhatikan petunjuk arah serta instruksi petugas di lapangan demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Akses Keluar Stasiun Bogor Kini Ada Dua Pintu

RELATED ARTICLES

Yang Terbaru