Operator kereta cepat terkemuka Jepang, Central Japan Railway Company (JR Central), secara resmi meluncurkan generasi terbaru kereta peluru Shinkansen, yakni Seri S0. Shinkansen Seri S0 hadir sebagai pembaruan desain menyeluruh (complete redesign) pertama sejak diluncurkannya Shinkansen Seri N700S. Menariknya, Shinkansen generasi baru ini dibekali teknologi kemudi otomatis atau Grade of Automation 2 (GoA2) untuk melayani jalur kereta cepat Tokaido dan Sanyo Shinkansen.
Dengan hadirnya teknologi kemudi otomatis GoA2, masinis nantinya tetap berada di dalam ruang kemudi (cab), namun sistem kereta akan mengambil alih kontrol kecepatan, pengereman, hingga menghentikan kereta secara presisi di stasiun. Pemanfaatan teknologi ini mengoptimalkan akselerasi dan meluncur (coasting) otomatis sehingga membuat konsumsi daya listrik jauh lebih efisien.
Shinkansen Seri S0 juga membawa lompatan besar di sektor keselamatan. Kereta ini dilengkapi sistem komunikasi radio gelombang milimeter 40 GHz terbaru. Teknologi gelombang milimeter ini mampu mentransmisikan data operasional secara instan untuk menyesuaikan profil kecepatan secara otomatis apabila terjadi pembatasan kecepatan sementara.
Di sisi mitigasi bencana, sistem komunikasi baru ini memangkas waktu respons pengereman saat deteksi gempa bumi dari semula 2 detik menjadi hanya 0,2 detik. Dipadukan dengan peningkatan kontrol rem, jarak pengereman darurat saat terjadi gempa bumi berhasil diperpendek hingga 5% jika dibandingkan dengan Seri N700S. Selain itu, desain hidung aerodinamis baru bertajuk “Twin Remex” serta elektrifikasi yang lebih efisien diklaim mampu menghemat konsumsi energi listrik hingga sekitar 6%.
Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang sepanjang perjalanan, JR Central menghadirkan serangkaian pembaruan interior. Shinkansen Seri S0 menyajikan kapasitas penyimpanan bagasi yang lebih luas, desain toilet baru, jaringan Wi-Fi yang lebih cepat, serta dua opsi konfigurasi kursi pada gerbong kelas mewah (Green Cars).
Dari sisi keberlanjutan lingkungan, pembuatan struktur bodi Shinkansen Seri S0 memanfaatkan sekitar 20% aluminium daur ulang. Angka ini meningkat signifikan dari penggunaan aluminium daur ulang pada Seri N700S yang berada di kisaran 14%.
Proses pengujian (test trainset) Shinkansen Seri S0 dijadwalkan bakal dimulai pada Agustus 2028. Sementara itu, layanan komersial perdana ditargetkan resmi mengangkut penumpang mulai Juli 2029.
JR Central berencana mendatangkan total 25 rangkaian (trainsets) Shinkansen Seri S0 secara bertahap hingga paruh pertama tahun fiskal 2032. Tahapan pengirimannya meliputi 8 rangkaian pada tahun fiskal 2029, 7 rangkaian pada 2030, 7 rangkaian pada 2031, serta 3 rangkaian terakhir pada paruh pertama tahun fiskal 2032.
Tak hanya mendatangkan armada baru, JR Central juga berencana melakukan kustomisasi (retrofit) pada armada N700S yang sudah ada dengan teknologi GoA2 dan pengaman gempa bumi terbaru mulai Oktober 2029, guna memastikan standar keselamatan dan kenyamanan penumpang terjaga secara merata di seluruh lini.
Mengenal E927: JR East Perkenalkan Desain Kereta Inspeksi Shinkansen Generasi Terbaru
