Turkish Airlines Kembali Buka Rute Penerbangan Istanbul-Bali

Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali menambah rute penerbangan internasional reguler dengan beroperasinya penerbangan rute Istanbul-Bali pp melalui maskapai Turkish Airlines. Penerbangan TK66 yang berangkat dari Bandara Istanbul tersebut mendarat di runway Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Selasa (29/03) malam pukul 19.41 WITA setelah menempuh perjalanan selama hampir 12 jam.

Baca juga: Dua Juta Turis Australia Bakal Padati Bali Usai Penerbangan Perdana Jetstar Setelah 2 Tahun

Penerbangan yang menggunakan pesawat tipe Boeing 787-900 Dreamliner tersebut tiba di Bali dengan mengangkut 288 penumpang, serta kembali mengudara untuk melayani rute Bali-Istanbul melalui penerbangan dengan nomor TK67 di hari yang sama pada pukul 21.35 WITA dengan mengangkut 208 penumpang. Berdasarkan jadwal, penerbangan ini akan beroperasi tiga kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa, Kamis, dan Minggu.

Sebelumnya, Turkish Airlines mengoperasikan rute ini sejak bulan Juli 2019, serta sempat menghentikan operasinya pada awal pandemi Covid-19 di tahun 2020.

“Untuk rute Bali-Istanbul, tingkat keterisian pesawat pun juga cukup tinggi, yaitu 70%. Tentunya hal ini merupakan awal yang sangat baik, mengingat animo, kepercayaan diri, dan antusiasme pengguna jasa yang semakin membaik,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi

Dengan tambahan rute ini, kini Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani tujuh rute internasional reguler, yaitu Singapura, Melbourne, Sydney, Tokyo, Kuala Lumpur, Doha, dan Istanbul. Maskapai Turkish Airlines pun menjadi maskapai kesepuluh yang melayani rute penerbangan internasional reguler dari dan menuju Bali, bergabung dengan Garuda Indonesia, Singapore Airlines, Malaysia Airlines, JetStar Asia, Scoot, KLM, JetStar Airways, AirAsia, dan Qatar Airways.

Baca juga: Buka Perbatasan Internasional, Sektor Pariwisata Australia Rugi Rp172 Triliun Gegara Turis Cina 

Sejak kembali beroperasinya rute penerbangan internasional reguler di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 3 Februari 2022 silam, hingga Selasa (29/30) tercatat sebanyak 28.623 penumpang dan 289 pergerakan pesawat udara keluar masuk Bali, dengan rincian 18.126 penumpang dan 148 pergerakan pesawat datang, dan 10.497 penumpang dan 141 pergerakan pesawat berangkat meninggalkan Bali.

Museum Kereta Api Pusat Nasional Elkhart Hadirkan Zona Anak-anak

Belakangan ruang ramah anak menjamur di berbagai tempat, baik di ruang terbuka hijau, bandara, stasiun kereta api hingga museum. Biasanya ruang ramah anak ini, membantu orang tua yang membawa anak-anak merasa lebih aman dan nyaman ketika bermain.

Baca juga: Dorong Wisata Pasca Covid-19 , Museum Kereta di York Rilis Poster Bergaya Vintage

Museum Kereta Api Pusat Nasional Elkhart di New York pun melakukan hal sama. Di mana mereka membuat perubahan besar pada ruang pameran dengan berfokus dengan anak-anak. Dilansir KabarPenumpang.com dari abc57.com (27/3/2022), zona anak-anak ini menghadirkan kereta playhouse, meja lego kereta, tampilan interaktif dan banyak lagi yang bisa membuat pengunjung meningkat.

Kehadiran ruang ramah anak ini juga dikatakan pihak museum memiliki tujuan agar memberi anak-anak lebih banyak kesempatan untuk datang dan belajar tentang sejarah kereta api di Elkhart. Bahkan pada hari Minggu, lonceng kereta anak-anak yang baru di museum ini berbunyi keras dan jelas.

Ini menandakan anak-anak bisa keluar untuk bermain dengan mainan beretama kereta api di zona anak-anak baru Museum.

“Kereta api, whoo!”, kata Braxton, seorang pemuda pecinta kereta api yang datang ke acara tersebut.

“Kereta dan lego!”, kata Camila yang sedang menikmati mainan kereta api.

Pameran anak-anak mendorong perpaduan kesenangan dan pendidikan dengan kereta segala hal, sesuatu yang penting bagi sejarah Elkhart.

“Bagi banyak anak kecil, gairahnya adalah kereta api karena itu adalah salah satu hal yang membuat Anda tumbuh dewasa. Kami mencoba membantu menarik lebih banyak orang ke museum. untuk benar-benar menunjukkan semua sejarah penting yang dimiliki kereta api, terutama di Elkhart, serta bangsa secara keseluruhan di gedung ini,” kata Matt Hughey, Penjabat Kurator di Museum NNYCRR.

Acara hari Minggu disesuaikan dengan sponsor pameran, dan keluarga mereka. Sehingga dapat melihat bagaimana kontribusi mereka akan membawa lebih banyak orang ke museum setelah dibuka untuk umum.

“Banyak dari sponsor ini, mereka mengundang keluarga mereka, semua perusahaan yang berbeda. Karena banyak dari mereka, saya yakin, tidak tahu bahwa kami bahkan ada di sini. Kami mencoba mengubahnya. Kami di sini di Elkhart, kami senang berbagi semua sejarah di sini di Elkhart, terutama sejarah perkeretaapian kami,” kata Hughey.

Braxton mengatakan bahwa hal-hal lama seperti kereta api bisa menjadi keren.

“Ada banyak, semacam, barang lama tapi keren. Seperti, secara pribadi saya lebih suka barang lama daripada barang baru, jadi ini membuktikan betapa menyenangkannya barang lama,” kata Braxton.

Baca juga: Museum Kereta Api Bondowoso, Saksi Sejarah Gerbong Maut Pengangkut 100 Pejuang Kemerdekaan

Pameran anak-anak baru akan dibuka untuk masyarakat umum pada tanggal 2 April selama acara Paskah ‘Bunny Express’ museum. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang acara dan museum itu sendiri, Anda dapat mengunjungi tab mereka di situs web Kota Elkhart.

‘Dibeking’ Putin, Maskapai Rusia Mulai Buka Penerbangan Internasional Pakai Pesawat Sukhoi

Maskapai nasional Rusia, Aeroflot, mulai membuka penerbangan internasional melalui anak perusahaannya, Rossiya Russian Airlines menggunakan pesawat buatan dalam negeri Rusia, Sukhoi Superjet 100. Dioperasikannya pesawat tersebut untuk menghindari penyitaan pesawat di negara ketiga oleh lessor.

Baca juga: Tak Kehabisan Akal Gegara Sanksi Uni Eropa, Maskapai Terbangkan Warga Rusia ke Eropa Lewat Serbia

Tercatat, ada beberapa rute internasional yang dibuka, seperti ke Armenia, Mesir, Israel, Kazakhstan, Turki, dan Uzbekistan.

Bandara keberangkatannya pun digeser, dari semula Bandara Internasional Moskow menjadi Bandara Internasional Sochi yang berada di pesisir Laut Hitam. Ini juga sekaligus menjadikan Bandara Sochi sebagai hub baru group maskapai.

Hal itu dilakukan untuk memudahkan jangkauan internasional maskapai mengingat saat ini negara-negara Barat masih menutup ruang udara mereka bagi seluruh maskapai Rusia.

Maskapai-maskapai Rusia dilarang terbang ke semua negara-negara Uni Eropa, Inggris, dan beberapa negara Eropa non anggota Uni Eropa

Di Eropa, ada banyak negara yang tidak bergabung dengan Uni Eropa, termasuk Norwegia, Islandia, Serbia, Kosovo, Bosnia-Herzegovina, Montenegro, Albania, Makedonia Utara, Swiss, Inggris, Turki, dan semua negara-negara Eropa Timur. Di antara negara-negara tersebut, tak semuanya ikut memberlakukan sanksi terhadap Rusia.

Sebaliknya, mereka pun tidak turut disanksi oleh Uni Eropa karena masih menjalin kerjasama atau tidak ikut memberikan sanksi terhadap Rusia. Salah satunya Serbia. Negeri bekas pecahan Yugoslavia itu masih membuka ruang udaranya untuk maskapai-maskapai Rusia.

Demikian juga dengan beberapa negara di sekitarnya yang juga anggota Uni Eropa, mereka tidak ikut memberikan sanksi dan masih membuka ruang udaranya untuk Rusia, seperti Slowakia (Slovakia), Hungaria, dan banyak lainnya. Tercatat, hanya ada 18 negara di Eropa yang menutup ruang udaranya untuk maskapai-maskapai Rusia.

Baca juga: Putin Balas Sanksi Barat, Pesawat Milik Lessor Asing Senilai Rp143 Triliun Resmi Jadi Milik Rusia!

Meski begitu, Group Aeroflot masih tetap menyediakan penerbangan ke rute-rute tersebut dari Bandara Moskow, Bandara St. Petersburg, dan Bandara Krasnoyarsk dengan frekuensi yang lebih sedikit.

Dilansir Aviation Week, rute internasional Aeroflot Group ke Armenia dimulai pada 8 April mendatang. Begitu juga dengan rute ke Kazakhtan dan Uzbekistan. Sedangkan ke Mesir, Israel, dan Turki. Rute ke Istanbul Turki menjadi rute dengan frekuensi terbanyak mencapai 19 penerbangan setiap pekan.

Seluruh rute internasional yang dijalankan Rossiya Airlines mulai 7 April mendatang menggunakan pesawat Sukhoi Superjet 100 atau SSJ100. Secara kapasitas, yang hanya 87 kursi (12 kelas bisnis – 75 kelas ekonomi), sebetulnya rute internasional se-gemuk itu tidak relevan menggunakan pesawat tersebut.

Akan tetapi, maskapai tak mempunyai pilihan lain mengingat mereka dan seluruh maskapai di Rusia, berada dalam bayang-bayang lessor yang ingin menyita pesawat mereka saat ada kesempatan.

Penyitaan pesawat-pesawat Barat yang dioperasikan maskapai-maskapai Rusia oleh lessor tentu bukan isapan jempol belaka.

Pada tanggal 3 Maret lalu, sehari setelah Airbus-Boeing resmi men-stop pasokan suku cadang dan dukungan teknis ke maskapai Rusia, salah satu lessor berniat menyita pesawat Airbus A321neo mereka yang dioperasikan oleh Aeroflot saat mendarat di Mesir.

Baca juga: Takut Pesawat Disita Lessor di Luar Negeri, Maskapai Rusia Hanya Operasikan Penerbangan Domestik

Entah bagaimana ceritanya, pesawat dengan nomor registrasi VP-BXT gagal diambil alih. Sejak saat itu, Aeroflot, termasuk maskapai Rusia lainnya, hanya mengoperasikan pesawat di dalam negeri saja; termasuk mengoperasikan pesawat ke negara lainnya yang sudah dipastikan aman alias tidak akan mendukung tindakan lessor mengambil alih pesawat dari tangan maskapai Rusia.

Walau tak ada keterangan langsung dari Kremlin, namun, sebagian pihak menduga bahwa keberanian Aeroflot Group dalam membuka kembali penerbangan internasionalnya tak lepas dari dukungan Presiden Rusia Vladimir Putin, meskipun menggunakan pesawat lokal untuk menghindari konfrontasi lewat penyitaan pesawat.

Perjalan Ferry Auckland Mengalami Penurunan Ketepatan Waktu Selama Pandemi Covid-19

Hampir semua moda transportasi terkena dampak pandemi Covid-19 dan ini membuatnya tidak berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan penurunan penumpang dan ketepatan waktu pun terjadi karena hal tersebut. Ini pun dirasakan oleh kapal ferry Auckland.

Baca juga: Manly MV Baragoola, Kapal Ferry Bersejarah Sydney Tenggelam Saat Tahun Baru

Di mana mereka mengalami penurunan ketepatan waktu tahun ini dan menjadi yang terendah dalam tujuh tahun terakhir. Hal tersebut dikarenakan sistem transportasi umum kota Auckland, Selandia Baru terus berjuang dalam melawan pandemi Covid-19.

Kapal ferry bersandar di dermaga Auckland. Foto: Stuff

Penurunan ketepatan waktu tersebut tertulis dalam laporan indikator bulanan terbaru dari Auckland Transport. Yang mana penyebab utama tren penurunan kinerja adalah kekurangan staf dan tantangan berkelanjutan lainnya adalah ketersediaan kapal.

KabarPenumpang.com melansir dari laman stuff.co.nz (28/3/2022), ketepatan waktu ferry Auckland tercatat mencapai sekitar 88 persen atau turun sekitar 6,7 persen. Padalah angka 12 bulan atau satu tahun lalu adalah 94,7 persen.

“Ini adalah langkah terendah sejak dimulai,” kata Auckland Transport.

Bahkan bila dibandingkan dengan bus 98,8 persen tepat waktu dan kereta 99,2 persen, ferry menjadi yang paling rendah. Auckland Transport mengukur ketepatan waktu dengan persentase total layanan terjadwal yang meninggalkan tempat asalnya berhenti tidak lebih dari satu menit lebih awal atau terlambat lima menit.

Seorang juru bicara Fullers360 mengatakan penurunan ketepatan waktu sebagian besar disebabkan oleh kekurangan staf terkait Covid-19. Dia menambahkan, gangguan juga terkait cuaca juga menjadi penyebab beberapa penundaan.

Selama setahun terakhir, Fullers telah berusaha meminimalkan gangguan dan memperkenalkan jadwal Covid-19 baru untuk beberapa rute untuk memberikan “kepastian dan keandalan yang lebih besar”, kata juru bicara itu.

“Kami terus memantau permintaan di seluruh jaringan dengan cermat dan akan memperkenalkan kembali layanan segera setelah dampak terkait Covid-19 teratasi,” tambahnya.

Operator ferry telah memperkenalkan program pemeliharaan baru untuk memastikan kapal secara teratur dirotasi melalui tim pemeliharaannya untuk membantu “mengurangi kerusakan yang tidak terduga”. Sebelumnya pada bulan Maret, Auckland Transport melaporkan sekitar sepuluh persen layanan transportasi umum kota telah dibatalkan karena kekurangan staf terkait Covid.

Baca juga: Kapal Ferry Hibrida Pertama Inggris Digerakkan oleh Daya dari Danfoss Editron

“Layanan bus, ferry, dan kereta semuanya terpengaruh karena meningkatnya jumlah staf yang terinfeksi atau menjadi kontak rumah tangga,” kata juru bicara Auckland Transport

Kenapa Sayap Komposit Irkut MC-21 Buatan Rusia Jadi yang Pertama di Dunia?

Rusia mendapat sanksi bertubi-tubi dari Barat akibat konflik dengan Ukraina. Akibatnya, tidak lagi mengakses pesawat baru dan suku cadang buatan Airbus, Boeing, dan lainnya buatan perusahaan Barat. Beruntung, Rusia mempunyai banyak pesawat buatan dalam negeri, salah satunya Irkut MC-21 yang memiliki sayap pesawat pertama di dunia.

Baca juga: MC-21-300 Berhasil Lewati Uji Kemampuan di “Kolam” Air

Rusia bukan kali ini saja mendapat sanksi dari Barat. Sejak tahun 2014 lalu pra dan pasca aneksasi Krimea, Rusia sudah ‘kenyang’ dihantam berbagai sanksi oleh Barat. Puncaknya, sanksi oleh Barat terjadi pasca invasi Rusia ke Ukraina beberapa waktu lalu.

Namun, mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev, menegaskan sanksi tersebut tak akan berpengaruh ke Kremlin. Hal itu tentu bukan omong kosong. Salah satu contohnya, pada tahun 2018 silam, di tengah sanksi bertubi-tubi dari Barat, Rusia justru berhasil mengembangkan sayap pesawat Irkut MC-21 menjadi yang pertama di dunia. Apa bedanya dengan sayap pesawat lainnya?

Dilansir Simple Flying, Irkut MC-21 didesain menjadi pesawat komersial pertama di dunia dengan sayap komposit yang diproduksi dengan teknik out of autoclave (OOA) atas dukungan teknologi vacuum infusion yang dipatenkan Rusia. Ini disinyalir menjadi pionir perkembangan baru di dunia penerbangan.

Dengan teknik produksi OOA, sayap pesawat Irkut MC-21 buatan Irkut Corporation (bagian dari United Aircraft Corporation, Rostec) jauh lebih ringan, ramping, dan kuat dibanding sayap pesawat lainnya.

“Penggunaan material komposit yang kaku dan ringan memungkinkan pengembangan sayap dengan aspek rasio tinggi dan meningkatkan aerodinamika MC-21, yang pada gilirannya memungkinkan peningkatan diameter badan pesawat agar lebih nyaman bagi penumpang. Sayap ini diproduksi menggunakan teknologi infus vakum yang unik, dipatenkan di Rusia,” kata Irkut dalam sebuah pernyataan.

Irkut MC-21 diketahui memang memiliki diameter badan yang lebih besar dibanding kompetitornya Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX. Disebutkan, saking besarnya, gangway MC-21 bisa memuat troli katering dan satu orang lainnya dalam waktu bersamaan tanpa harus bergantian, sesuatu yang musahil didapat dari dua kompetitornya itu.

Sejarah mencatat, dimensi pesawat terbukti membuat Boeing 707 menuai sukses -sekaligus awal dari kesuksesan divisi komersial Boeing- setelah Presiden Boeing, Bill Allen,menginstruksikan Tex Johnston, kepala uji coba Boeing untuk membuatnya menjadi beberapa inci lebih lebar dari McDonnell Douglas DC-8 yang ketika itu menjadi pesaing terberat.

Penggunaan material komposit sayap pesawat tentu bukan yang pertama. Sebelumnya, berbagai pesawat seperti Boeing 787 Dreamliner, Airbus A380, dan Boeing 777X juga menggunakan sayap berbahan dasar komposit dengan kadar yang berbeda-beda.

Material komposit pada pesawat tersebut juga dibuat dengan teknik autoclave curing atau pengawetan autoklaf, dimana resin dipanggang dalam oven besar bersuhu tinggi untuk kemudian digabungkan dengan carbon fiber-reinforced polymer (CFRP) dan dikeraskan menjadi sayap. Proses ini disebut jauh lebih mahal dibanding menggunakan teknik OOA.

Sudah begitu, prosesnya juga tidak jauh lebih mudah dan lebih cepat serta hasilnya tak lebih baik ketimbang sayap yang diproduksi menggunakan teknik OOA.

Pengembangan dan produksi bahan komposit polimer Rusia untuk sayap MC-21 dimulai setelah pemberlakukan pembatasan perdagangan terhadap Aerocomposit oleh Amerika Serikat pada September 2018.

Sementara itu bahan domestik untuk struktur bantalan beban komposit juga telah dikembangkan dengan partisipasi para ilmuwan dari Universitas Negeri Moskow dan perusahaan Rosatom.

Baca juga: Boeing 737 MAX ‘Tumbang’, Rusia Tantang Airbus A320neo Lewat MC-21

Panel sayap luar dan bagian tengah sayap pesawat MC-21 diproduksi oleh perusahaan AeroComposit-Ulyanovsk.

Meski begitu, Aerocomposit mengaku bahwa mereka tetap dibantu oleh perusahaan Barat dalam memproduksi sayap pesawat pertama di dunia, seperti Diamond Aircraft asal Austria, produsen aerocomposit FACC, spesialis otomasi Mtorres asal Spanyol, dan spesialis peralatan infus Stevik Cergy asal Perancis.

Teknisi dan Masinis Disneyland Berbagi Semangat Walt Disney di Kereta Api yang Dioperasikan

Disneyland merupakan salah satu surga tempat bermain yang berada di beberapa negara. Namun di tempat awal berdirinya, Disneyland yang berada di California, Los Angeles masih mengoperasikan kereta uap yang pernah dioperasikan langsung oleh Walt Disney.

Baca juga: Lego Hadirkan Replika Stasiun Kereta Disneyland dan Bisa Digerakkan

Teknisi yang juga masinis kereta itu, Mark Gonzales bahkan memikirkan Walt Disney sepanjang waktu ketika dirinya berada di Disneyland Railroad. Di mana taman hiburan Anaheim mungkin tidak ada hari ini jika bukan karena hubungan cinta lokomotif seumur hidup pendirinya.

“Saya suka sejarah tempat ini. Walt Disney sendiri yang mengoperasikan lokomotif ini. Untuk berada di kursi yang sama dengan yang dia duduki setiap minggu, ada banyak hal yang harus dilakukan untuk mengetahui bahwa saya adalah bagian dari sejarah itu,” kata Gonzales.

Gonzales adalah satu dari 70 pemeran Disney yang ditampilkan dalam dokumenter “One Day at Disney”. KabarPenumpang.com merangkum ocregister.com (24/3/2022), pria 37 tahun ini berbagi hasrat saat mengoperasikan lokomotif uap yang menarik kereta Disneyland. Di mana Taman Tur Lingkaran Besar yang terkenal dan tidak pernah ingin turun. Dia mengaku dirinya merasakan hal yang sama sepanjang waktu.

“Aku tidak mau pulang. Kami terlalu banyak bersenang-senang di sini,” ungkap pria asal Whittier.

Disneyland Railroad adalah atraksi hari pembukaan yang merupakan bagian dari pesta pra-pembukaan pada 4 Juli 1955 yang mencakup wahana Jungle Cruise dan Mark Twain Riverboat untuk artis studio animasi Disney yang diundang dan keluarga mereka.

“Kami memiliki tamu di atas kapal yang berkeliling di gerbong kami dan di belakang lokomotif kami jauh sebelum Disneyland membuka gerbangnya,” kata Gonzales.

Inspirasi untuk Disneyland dimulai di halaman belakang rumah Walt Disney Holmby Hills yang menampilkan lokomotif skala seperdelapan yang dikenal sebagai Carolwood Pacific Railroad. Gonzales adalah pengunjung tetap di Carolwood Barn Walt Disney sejak dipindahkan ke Griffith Park tempat rel kereta halaman belakang dibangun dan dirakit.

Gonzales mulai di Disneyland pada tahun 2005 saat kuliah dan bekerja pertama di ritel dan pindah ke atraksi sebelum menjadi kondektur kereta yang membantu pengendara di dalam dan di luar gerbong penumpang. Penggemar kereta api bertekad untuk bekerja menuju Disneyland Roundhouse di mana ia naik pangkat untuk menjadi insinyur kereta uap.

Kecintaannya pada kereta api dimulai saat berusia 4 tahun ketika kakeknya memberinya satu set kereta api untuk Natal. Gonzales telah menjadi pengotak-atik seumur hidup bekerja pada mobil saat remaja sebelum pindah ke mesin otomotif di perguruan tinggi. Sekarang dia merawat kereta antik Disneyland yang berasal dari tahun 1894.

“Saya suka hal-hal lama. Saya sendiri adalah jiwa tua. Saya selalu mengerjakan mobil tua. Saya mendengarkan musik lama. Saya juga memiliki sebuah rumah dari tahun 1931 yang saya dan istri coba untuk pulihkan,” kata Gonzales.

Gonzales memiliki kereta Disneyland favorit yakni Ernest S. Marsh 1925 karena memantul seperti lokomotif yang jauh lebih besar berkat pegas daun yang dirancang untuk menopang berat kereta seberat 23.700 pon.

Baca juga: Masa Kecil Tak Baik, Pria Inggris Bangun Replika Kereta Vulcan dan Disukai Anak-anak

“Ini mesin yang sangat kuat. Itu akan menarik apa saja. Itu bisa mencabut semua pohon ini dari tanah di Main Street jika Anda mau,” kata Gonzales.

Awal Ramadhan, Tiket Kereta Api Dibuka untuk Perjalanan Mudik Lebaran

Tradisi mudik tiap menjelang Lebaran memang sudah lumrah dilakukan masyarakat Indonesia. Menggunakan sarana transportasi pribadi maupun umum, mereka berbondong – bondong merayakan hari raya tersebut untuk silaturahmi ke kampung halaman tercintanya. Khususnya tradisi mudik menggunakan sarana transportasi kereta api sangat akrab dengan warga ibu kota yang ingin bersilaturahmi ke sanak saudara di kampung halaman.

Baca juga: Pengamat: Mudik Lebaran 2022, Pemerintah Harus Sediakan Pusat Vaksinasi Booster di Semua Moda

Bagi warga masyarakat yang ingin naik dengan transportasi kereta api, sekarang sudah semakin mudah dan gampang, lho. Karena PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mempermudah pelayanannya untuk masyarakat pengguna setia jasa kereta api membuka layanan tiket selama H-45 untuk angkutan lebaran. Layanan pemesanan secara daring ataupun pembelian langsung nantinya akan di lakukan mulai 1 April 2022 untuk pembelian mendekati dan sesudah lebaran.

Bagi penumpang yang hendak memesan tiket kereta api bisa membeli sejak H-45 mulai tanggal 1 April 2022 dengan ketentuan sebagai berikut:

– Pembelian bisa dilakukan melalui official website kai.id, KAI access, call center 121, atau di agen penjualan tiket daring lainnya dengan pelayanan 24 jam.

– Pembelian tiket bisa dilakukan sejak 1 April 2022 atau sebelum keberangkatan hingg H-45.

– Penjualan H-45 sebelum keberangkatan dapat dilakukan dengan pembelian tiket sampai dengan pembelian hingga 31 Mei 2022

– Pelaku perjalanan yang telah di vaksinasi minimal dosis kedua atau dosis ketiga (booster) TIDAK DIWAJIBKAN menunjukkan hasil tes rapid antigen atau tes PCR

– Pelaku perjalanan yang baru di vaksinasi dosis pertama DIWAJIBKAN untuk menunjukkan hasil tes rapid antigen atau tes PCR

– Khusus pelaku penumpang yang berusia dibawah 6 tahun TIDAK DIWAJIBKAN membawa kartu vaksinasi, TIDAK DIWAJIBKAN menunjukkan test rapid antigen atau tes PCR dan HARUS didampingi dengan orang tua

– DIWAJIBKAN untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan menjalakan program 5 M sebelum dan saat menggunakan kereta api.

Baca juga: Mau Jalan–jalan Naik Kereta Api ke Garut? Catat Jadwal Waktunya

Penting bagi penumpang kereta api yang melakukan perjalanan agar saat masuk stasiun untuk lakukan check in boarding pass maksimal 30 menit sebelum keberangkatan keret api. Dan juga selalu pastikan menyesuaikan jadwal perjalanan kereta api agar perjalanan jadi nyaman saat naik kereta api

PRAS – Cinta Kereta Api
























Selama Liburan Paskah, Angkutan Umum di Sydney Digratiskan

Selama liburan Paskah, angkutan umum di Sydney, Australia akan digratiskan dan ini dimulai 14 April. Ini akan berlangsung selama 12 hari dan akan mencakup Hari Anzac. Perjalanan gratis itu bisa terlaksana setelah negosiasi yang tegang selama berminggu-minggu antara pemerintah negara bagian dan serikat pekerja kereta api.

Baca juga: Startup Asal Australia Canangkan Perakitan Wahana Transportasi ‘Dua Alam’

Sebagaimana dilansir KabarPenumpang.com dari abc.net.au (27/3/2022), negosiasi ini juga mengenai gaji serta kondisi tempat kerja yang memuncak karena penutupan 24 jam jaringan kereta api bulan lalu. Menteri Transportasi NSW David Elliott pagi ini mengatakan langkah itu “bukan hanya inisiatif serikat pekerja versus Transportasi untuk NSW”.

“Kita perlu merangsang kegiatan ekonomi dan Business Sydney mendukung hari-hari bebas tarif ini sebagai sarana untuk membawa orang ke kota, ke Parramatta,” katanya.

Elliott mengatakan transportasi gratis akan tersedia “dari Newcastle ke Blue Mountains ke Pantai Selatan”. Perjalanan gratis akan mencakup kereta api, bus dan ferry, tetapi tidak ferry pribadi, jalur bandara, serta layanan bus Point to Point. Dia menjelaskan, itu akan menjadi “kesempatan luar biasa bagi keluarga untuk menghemat uang”, dengan transportasi gratis berlangsung selama liburan sekolah dan termasuk acara-acara seperti Royal Easter Show dan pertandingan NRL.

Menteri Perhubungan mengatakan dia telah berbicara dengan serikat pekerja tentang perjalanan gratis dan berharap serikat pekerja itu akan “mengesampingkan” ancaman tindakan industri lebih lanjut sebagai tanda “itikad baik”. Serikat Kereta, Trem, dan Bus NSW (RTBU) sebelumnya mengatakan akan menggunakan aksi industri untuk “memaksa” pemerintah negara bagian menawarkan tarif gratis kepada penumpang setip Jumat hingga Juni.

Sekretaris RTBU Alex Claassens mengatakan langkah itu merupakan dampak dari keputusan pemerintah untuk menutup jaringan kereta api tanpa peringatan bulan lalu, mengunci pekerja dan membuat ribuan penumpang terdampar. Serikat pekerja menegaskan bahwa aksi industri yang direncanakan akan serupa dengan yang diambil menjelang 21 Februari, ketika Transport NSW mengambil keputusan jam kesebelas untuk menutup seluruh jaringan karena “masalah keamanan”.

Elliott mengatakan bagian dari alasan untuk 12 hari perjalanan gratis adalah untuk mengkompensasi komuter atas gangguan pada jaringan kereta api.

Baca juga: Jika Berkuasa, Partai Buruh Akan Buka Rute Kereta Berkecepatan Tinggi di Australia

“Pemutusan jaringan bulan lalu adalah sesuatu yang perlu dikompensasikan. Kepada penumpang yang terkena dampak gangguan kereta api baru-baru ini, saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus atas kesabaran Anda,” katanya.

Corat–coret Dinding Stasiun Purwokerto akan Dipercantik dengan Karya Seni Lukis Mural

Stasiun Purwokerto (PWT) berada di wilayah Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto. Berada di petak antara Stasiun Karanggandul (KGD) dengan Stasiun Notog (NTG). Stasiun Purwokerto berada di lokasi Jl. Stasiun Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. Dan ini merupakan stasiun besar yang melayani kereta api jarak jauh, jarak menengah dan kereta api barang. Penumpang yang naik dan turun di stasiun ini kebanyakan warga asli Kabupaten Banyumas dan pendatang dari luar kota.

Baca juga: PT KAI Daop 5 Purwokerto Antisipasi Beberapa Titik Rawan Bencana

Tapi pernahkah melewati dinding tembok sepanjang Jalan Stasiun Purwokerto mengarak ke selatan menuju Jalan Bumiayu-Purwokerto? Ya, terdapat dinding – dinding yang berdiri tegak di samping stasiun nantinya akan dijadikan perlombaan seni lukis mural yang diadakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto. Kegiatan lomba ini diadakan pada hari ini, Senin (28/3) selama 2 hari hingga tanggal 29 Maret 2022.

Dengan mengusung tema “Ikon Banyumas” peserta yang telah terpilih nantinya akan berkreasi dengan tangan mencorat – coret hasil ide kreativitasnya masing – masing. Pelaksana pembuka lomba dihadiri oleh DVP Daop 5 Purwokerto Willy Suryamiharja yang didampingi oleh Manager Humas Daoo 5 Purwokerto Ayep Hanapi beserta jajaran tim lainnya yang turut memeriahkan perlombaan ini.

Pengambilan tema Ikon Banyumas juga sebagai sarana edukasi kepada masyarakat tentang ikon Banyumas dalam bentuk lukisan sehingga kedepannya diharapkan dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas. Dengan diadakannya ajang lomba ini menjadi wadah kebebasan berekspresi dan untuk menyalurkan ide melalui karya seni mural sekaligus menjadi ajang apresiasi untuk para seniman mural di Indonesia khususnya di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya untuk tetap berkarya pada masa pandemi serta sebagai upaya untuk menangkal aksi vandalisme atau corat – coret dinding tanpa tema yang justru merusak keindahan sekitar.

Baca juga: KA Baturraden Ekspres Jadi Alternatif dari Purwokerto Menuju Bandung

Sebelumnya kegiatan lomba seni lukis mural ini pernah diadakan oleh PT KAI wilayah Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat pada tanggal 27 September 2021 lalu. Lomba ini dilakukan dalam menyambut HUT PT KAI ke 76 yang berada di Kota Padang dengan mengangkat tema “Melayani Lebih Baik.” Lomba tersebut dihadiri sebanyak 80 peserta lomba mural merupakan generasi muda milenial berpendidikan seni rupa baik di perguruan tinggi maupun sekolah menengah kejuruan jurusan seni rupa di Sumatera Barat.

PRAS – Cinta Kereta Api























Kenapa Pesawat Terbang Tidak Bisa Mundur atau Self-Pushback Saat di Bandara? Ini Jawabannya

Di masa lalu, pesawat DC-9, MD-80, Boeing 727, dan lainnya bisa melakukan self pushback atau mundur sendiri tanpa bantuan pushback tractor, pushback truck, dan pushback tug saat di daratan/bandara. Namun, hal itu tidak terjadi di masa sekarang. Padahal pesawat saat ini jauh lebih modern dibanding pesawat di masa lalu. Lantas, kenapa pesawat sekarang tidak bisa mundur?

Baca juga: DC-9/MD-80, Pesawat Penumpang yang Mampu Melakukan Self-Pusback!

Setelah seluruh penumpang naik dan pilot meminta kru kabin menutup pintu utama, pesawat mundur dari gate keberangkatan dengan dibantu pushback tractor, pushback truck, dan pushback tug; taxiing; dan lepas landas di runway.

Sebetulnya, pesawat mempunyai kemampuan untuk mundur sendiri atau self-pushback di bandara. Namun, itu hanya digunakan untuk mendukung proses deselerasi atau pelambatan laju pesawat saat mendarat.

Selain dibantu oleh flap dan spoiler, pesawat juga dibantu oleh mesin saat mendarat. Mesin jet pesawat memiliki daya dorong ke belakang (thrust) untuk meningkatkan kecepatan pesawat saat lepas landas maupun di udara.

Kebalikan thrust, mesin pesawat juga bisa melakukan reverse thrust/thrust reverseal atau daya dorong ke depan. Ini akan menurunkan kecepatan pesawat secara drastis, untuk kemudian dibantu oleh sistem pengereman lainnya di pesawat yaitu autobrake.

Autobrake hanya bisa digunakan saat kecepatan pesawat sudah benar-benar lambat karena bila digunakan saat pesawat baru saja touchdown, kanvas rem akan terbakar dan pesawat bukan tak mungkin akan tergelincir.

Usai close door saat masih gate, pesawat bisa saja melakukan reverse thrust/thrust reverseal atau daya dorong ke depan untuk membuat pesawat mundur. Jadi, sebetulnya, pesawat bisa mundur tanpa bantuan pushback tractor, pushback truck, dan pushback tug dan tidak tepat bila ada pertanyaan kenapa pesawat terbang tidak bisa mundur.

Baca juga: Teknologi Aircraft Towing System Janjikan Penghematan Bahan Bakar dan Tekan Emisi C02!

Justru pertanyaannya adalah, kenapa pesawat tidak mundur menggunakan reverse thrust pada mesin untuk meninggalkan apron alih-alih mundur dibantu pushback tractor, pushback truck, dan pushback tug?

Saat ini, mesin pesawat pada umumnya terletak di sayap dan berjarak cukup dekat dengan ground atau tanah. Karenanya, seperti dilansir USA Today, sangat berisiko menghisap pasir, serpihan, dan benda lainnya di tanah yang dapat merusak mesin jika melakukan reverse thrust saat di apron untuk pushback.

Itulah juga kenapa pesawat DC-9, MD-80, Boeing 727, Boeing C-17, Tu-154, Saab 37 Viggen, DC-8, Condorde, Il-62M, Hawker Siddeley Trident, dan pesawat lainnya bisa melakukan self-pushback. Karena mesin pesawat-pesawat tersebut berada di badan pesawat sehingga jauh dari ground atau tanah.

Maka dari itu, saat ini, cara paling aman dan efektif untuk pushback pada pesawat modern dan di era industri dirgantara modern seperti sekarang ini masih menggunakan pushback tractor, pushback truck, dan pushback tug.

Pada pesawat-pesawat ukuran kecil seperti pesawat capung atau pesawat perintis biasanya proses pushback cukup dilakukan oleh tenaga manusia secara langsung (human power).

Baca juga: Mengenal WheelTug, Roda Pendaratan yang Bikin Maskapai Untung dan Pilot Senang

Akan tetapi, seiring perkembangan teknologi, pesawat tetap bisa mundur dari gate di bandara tanpa bantuan pushback tractor, pushback truck, dan pushback tug juga tanpa reverse thrust pada mesin, dengan menggunakan WheelTug yang mentenagai ban pesawat untuk melakukan pushback.

Selain WheelTug, saat ini pushback juga bisa menggunakan teknologi aircraft towing system.