Kongres Bantu FAA Pertimbangkan Aturan Jarak Kursi, Hewan Peliharaan dan Jumlah Toilet di Pesawat

Baru-baru ini Kongres Amerika Serikat tengah mempertimbangkan apa yang harus dilakukan FAA (Federal Aviation Administration) saat menetapkan ukuran minimum maskapai penerbangan dengan menyelidiki ukuran atau jarak kursi dan jumlah toilet serta menetapkan standar baru untuk perizinanan hewan dalam layanan penerbangan bersama pemilik mereka yang ikut dalam penerbangan. Lewat kongres, rencana pendanaan FAA masuk dalama proposal yang dirilis oleh DPR dan Senat anggota parlemen pada Sabtu (22/9/2018) kemarin.

Baca juga: Tolak Atur Regulasi Kursi Pesawat, FAA: Kenyamanan Penumpang Bukan Masalah Keamanan

KabarPenumpang.com melansir dari laman usatoday.com (23/9/2018), pembahasan di kongres ini akan selesai pada 30 September 2018 dan dilaksanakan untuk menjaga program FAA tetap berjalan. Sebab, Senat harus menerima tagihan tersebut pada minggu ini atau kedua majelis harus menyerahkan perpanjangan jangka pendek. Senator Demokrat Bill Nelson dari Florida mengatakan, para anggota parlemen dari kedua majelis setuju untuk mengambil tindakan terhadap jarak kursi pesawat yang selalu menyusut.

“Bantuan segera bisa dijalankan bagi penumpang maskapai yang kelelahan menghadapi kursi yang lebih kecil dan menjadi kecil,” ujar Nelson.

Sebab antara kursi yang satu dengan yang lainnya semakin lama semakin menyusut ukurannya karena maskapai penerbangan ingin lebih banyak yang dimuat dalam pesawat mereka. Dulu, umumnya ukuruan jarak satu kursi dengan yang lainnya sekitar 34 atau 35 inci dan saat ini kurang dari 30 inci di beberapa pesawat.

Pejabat FAA mengatakan, aturan keselamatan sendiri yang ada sebenarnya untuk kursi tidak akan mendapatkan ukuran yang lebih kecil dari 27 inci. Rencana Undang-Undang juga membuat penumpang akhirnya berpikir tidak masuk akal dengan ukuran tersebut. Namun, hal ini termasuk persyaratan bahwa maskapai penerbangan secara lebih eksplisit menyatakan kebijakan mereka untuk penangan tertunda dan mengakomodasi penumpang disabilitas.

“Langkah ini akan memberikan kepastian jangka panjang bagi jutaan penumpang dan banyak bisnis yang bergantung pada akses ke pilihan perjalanan dan penerbangan yang aman, terjangkau setiap hari,” kata Nicholas E. Calio, presiden dan CEO Airlines for America.

RUU itu bahkan mengharuskan FAA untuk menetapkan langkah-langkah masuk akal lainnya dimana penumpang tidak berpura-pura bahwa hewan peliharaan mereka adalah hewan pelayanan. Tak hanya itu, RUU tersebut juga mengamanatkan agar bandara besar menyediakan ruang perawatan untuk ibu yang membawa anak dan memperluas ketersediaan akses keamanan PreCheck.

Hal ini juga memungkinkan Amtrak untuk mulai menggunakan sistem penyaringan penumpang terkomputerisasi yang mirip dengan yang digunakan oleh maskapai penerbangan, mempertinggi hukuman untuk penumpang yang mengganggu awak penerbangan, menciptakan sistem di mana perusahaan pesawat tak berawak bisa mengantarkan paket dan menetapkan hukuman bagi siapa pun yang mengganggu kebakaran hutan hingga berkelahi dengan menerbangkan drone di dekatnya. Mulai tanggal 5 Juni, penumpang American Airlines yang duduk di ruang kaki tambahan akan disuguhi “bir, anggur dan alkohol gratis”.

Baca juga: Dilema Seat Pitch, Maskapai Tambah Untung Penumpang Merana

RUU itu juga akan mengamanatkan bahwa pramugari mendapatkan minimal 10 jam istirahat di antara giliran kerja mereka dan mengatasi kekhawatiran tentang peningkatan tingkat kebisingan bandara yang disebabkan oleh jalur penerbangan baru. Calio mengatakan industri penerbangan komersial mendukung 10 juta pekerjaan dan menyumbang $1,5 triliun kepada perekonomian kita setiap tahun.

Setiap hari sebanyak 3,2 juta orang diterbangkan operator Amerika Serikat, yang melayani 800 bandara di 80 negara. Senator John Thune, R-S.D., Ketua Komite Perdagangan Senat, Ilmu Pengetahuan dan Transportasi, mengatakan dia mengharapkan DPR dan Senat bergerak cepat untuk mengirimkan tagihan ke meja presiden.

City of Bryan Siap Rilis Moda Otonom Bertenaga Listrik Pada Pertengahan Oktober Mendatang!

Jika semisal belakangan ini Anda sering mendengar pemberitaan tentang produsen mobil otonom yang masih dalam tahap pengembangan, maka yang satu ini bisa dibilang selangkah berada di depan mereka. City of Bryan, sebuah kota kecil yang berada di Texas, Amerika Serikat ini direncanakan merilis moda otonom pada pertengahan bulan Oktober mendatang – hasil kerja samanya dengan Texas A&M Engineering Experiment Station. Tidak hanya satu, melainkan dua sekaligus!

Baca Juga: Jamin Keselamatan Pejalan Kaki, Jaguar Land Rover Uji Sensor Indikator di Moda Otonom

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman kagstv.com (19/9/2018), nantinya moda-moda otonom ini akan ‘melenggang’ di seputaran jalan-jalan utama di Downtown City of Bryan. “Kami berusaha untuk menyempurnakan teknologi yang digunakan untuk menyediakan jasa transportasi otonom,” ujar Walikota City of Bryan, Andrew Nelson.

Andrew juga mengatakan, hadirnya moda-moda otonom ini di jalan-jalan City of Bryan akan secara langsung menguji keselarasan antar moda di sana. “Dengan eksistensi dari sepeda, pejalan kaki, mobil konvensional, dan kereta api yang ada di City of Bryan, ini akan menguji keandalan dari moda otonom ini sendiri,” tandas Andrew.

Salah seorang pegawai di Historic Downtown Bryan, Gerard Richard menambahkan, “Hadirnya moda otonom ini akan menjadi peluang besar bagi siapa saj ayang hendak berinvestasi di Downtown Bryan,”

Sementara itu di sisi lain, pihak Texas A&M Engineering Experiment Station mengatakan langkah nyata yang mereka lakukan selama ini bukan tanpa tujuan, melainkan untuk secara perlahan memperkenalkan dan mengubah sistem transportasi di City of Bryan.

“Apa yang kami lakukan selama ini tidak hanya sebatas mengembangkan (moda otonom) saja, melainkan juga mendekatkan mereka di kehidupan sehari-hari di jalan-jalan Texas – dan kemitraan dengan City of Bryan ini merupakan salah satu tonggak penting dalam perkembangannya,” ujar kanselir Texas A&M Engineering Experiment Station, John Sharp.

“Selain warga bisa menggunakan moda otonom ini untuk berkeliling kota, mereka juga secara langsung telah membantu kami untuk pengembangan lebih lanjut – atau mungkin untuk mengatasi permasalahan yang mungkin muncul ketika beroperasi. Itu sangat berharga bagi kami,” tandasnya.

Untuk spesifikasi secara umum, moda otonom ini mampu mengangkut enam penumpang dan dua petugas cadangan semisal moda mengalami kerusakan ketika tengah beroperasi. Dari bentuknya sendiri, moda bertenaga listrik ini terlihat seperti golf-car – namun saja lebih panjang dan tertutup di semua sisinya.

Baca Juga: Kendati Futuristik, Namun Masih Banyak yang Meragukan Pod Otonom

Bentuknya yang unik juga bukan tanpa alasan, melainkan agar moda ini lebih mudah diidentifikasi oleh publik. Ada lima titik drop-off yang nantinya disediakan selama masa uji coba berdurasi 30 hari ini. Warga City of Bryan bisa naik dan turun dari kelima titik drop-off tersebut, mulai Senin hingga Jumat.

Moda otonom ini sendiri mulai beroperasi pada pukul 10.00 waktu setempat dan layanan berakhir pada pukul 16.00. Catat, moda ini hanya mengular dalam interval dua jam sekali, lho!

 

Mengular 25 September 2018, Inilah Rincian Tarif Kereta Cepat Haramain Express!

Setelah sekian lama, akhirnya operator Haramain Express, kereta cepat di Jazirah Arab telah mengumumkan rincian harga yang akan diterapkan pada layanan tersebut. Kendati baru diumumkan beberapa waktu yang lalu, namun operator telah mewanti-wanti bahwa tiket ini kemungkinan akan naik sehubungan dengan peningkatan frekuensi dari kereta tersebut. Adapun peluncuran layanan kereta cepat ini diadakan pada 25 September kemarin, yang dihadiri langsung oleh Raja Salman.

Baca Juga: Operator Kereta Cepat Arab Saudi (Kembali) Revisi Jadwal Peluncuran

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, ada delapan layanan yang akan mengular setiap harinya di sepanjang rute Mekkah dan Madinah – setidaknya kedelapan layanan ini akan bertahan hingga akhir tahun 2018. “Ada kemungkinan tahun 2019 mendatang, layanan akan ditingkatkan menjadi 12 kali – semua tergantung permintaan,” tutur salah seorang juru bicara dari Haramain Express.

Sebelum memasuki masa pengoperasiannya, operator telah memastikan bahwa keseluruhan gerbong sudah layanan dan siap untuk dioperasikan. Peluncuran ini semakin mantap manakala operator telah mengantongi ijin pengoperasian dari Menteri Transportasi Nabeel Al-Amoudi yang pada awal bulan September kemarin, dirinya menyempatkan diri untuk meninjau langsung kesiapan operasi dari Haramain Express.

Dengan didampingi oleh Kepala Otoritas Transportasi Umum Rumih Al-Rumaih dan CEO Saudi Railway Company Bashar Al-Malik, Nabeel Al-Amoudi melakukan inspeksi ke Stasiun Kereta Api Jeddah di Sulaimaniyah dan Stasiun Kereta Api Makkah di Rusaifa. Tidak hanya itu, Nabeel Al-Amoudi pun menyempatkan diri untuk melakukan perjalanan di antara dua kota tersebut.

Nah, menyinggung soal harga sebagaimana yang sudah disebutkan di atas, Saudi Railway Company membanderol harga SAR40 atau yang setara dengan Rp159.000 untuk rute Jeddah – Mekkah kelas reguler dan SAR50 atau yang setara dengan Rp199.000 untuk kelas bisnis. Sebuah harga yang cukup adil untuk melakukan perjalanan sejauh 86,3 km (jarak antar Jeddah dan Mekkah) dengan menggunakan kereta mewah berkecepatan tinggi, bukan?

Sedangkan harga yang ditawarkan pihak operator untuk perjalanan sejauh 450,9 km yang membentang antara Mekkah dan Madinah adalah SAR150 atau sekitar Rp596.000 untuk kelas reguler dan SAR250 atau berkisar Rp993.000 untuk kelas bisnis.

Baca Juga: Jelang Pengoperasian Komersial, Haramain Express Belum Tentukan Tarif

Sementara untuk rute Mekkah – Rabigh dibanderol dengan harga SAR40 (Rp159.000) untuk kelas turis, Jeddah – Rabigh dengan harga SAR23 (Rp91.000) untuk kelas turis, Jeddah – Madinah dengan harga SAR63 (Rp250.000) untuk kelas turis, dan Rabigh – Mekkah dengan harga SAR50 (Rp199.000) untuk kelas turis.

Untuk menarik minat pengunjung, Rumih Al-Rumaih memberlakukan potongan harga sebesar 50 persen selama dua bulan, terhitung sejak Oktober 2018, lho!

 

Teror Jijik! Wanita Ini BAB di Gerbong Wanita KRL Jabodetabek

Sebagai moda transportasi berbasis massal, sudah seyogyanya Anda akan menemukan ratusan orang dengan ragam tingkah polahnya yang terkadang membuat kita mengerenyitkan dahi – salah satu yang tengah viral adalah penumpang wanita Commuter Line Jabodetabek. Ya, diadukan penumpang lainnya di rangkaian yang sama via sosial media Twitter, kejadian ini dengan cepat tersebar-luas karena tergolong sangat menjijikan – yaitu BAB di dalam gerbong.

Baca Juga: 6 Tips Ampuh Menahan BAB Saat Perjalanan Jauh

Ya, berdasarkan kutipan KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, seorang pengguna Twitter dengan nama @catterpink melaporkan kejadian yang ia lihat di gerbong khusus wanita pada Kamis (27/9/2018) kemarin.

“TOLONG @CommuterLine INI ADA YG BAB DI KERETA TRS ORGNYA KABUR. POSISI KERETA DI JATINEGARA NOMOR KERETA 1428 GERBONG 10. NI SE GERBONG UDAH GATAHAN SAMA BAUNYA @krlmania,” tulis @catterpink pada Kamis (27/9/2018) pukul 20.22WIB.

Dengan menggunakan huruf kapital, @catterpink menceritakan kejadian yang ia alami dengan me-mention akun Twitter resmi dari Commuter Line Jabodetabek. Ia menceritakan bahwa ada seorang penumpang yang BAB ketika kereta tengah bertolak menuju Stasiun Jatinegara. Entah apa yang melatarbelakangi si pelaku dalam melancarkan aksinya, namun sejurus sesaat, wanita yang sudah selesaikan menunaikan hajatnya tersebut langsung kabur dan meninggalkan ‘jejaknya’ begitu saja.

Sontak, satu gerbong khusus wanita tersebut sudah diselimuti aroma tak sedap dan membuat para penumpang yang ada di gerbong ‘nahas’ tersebut berusaha mengurangi bau dengan cara membuka kaca – tapi tidak sedikit juga yang melarikan diri ke gerbong sebelahnya. Sebagian penumpang lainnya berusaha mengurangi bau dengan cara menyiramkan air yang mereka bawa, entah itu air mineral atau air yang mereka bawa di dalam wadah minum.

Sumber: @CommuterLine

Menanggapi kejadian ini, akun @CommuterLine pun membalas keluhan dari penumpangnya tersebut.

“Selamat pagi. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Ibu alami, dapat kami sampaikan perihal adanya kotoran di dalam rangkaian KRL tersebut telah di tindaklanjut oleh Unit terkait. Berikut gambar pada saat dilakukan pembersihan kotoran tersebut.” balas @CommuterLine keesokan harinya sembari mencantumkan dua buah foto yang menunjukkan petugas kebersihan sedang membersihkan ‘TKP’.

Baca Juga: Tidak Lagi Gunakan Toilet “Bolong,” PT KAI Ganti Dengan Septic Tank

Sebelumnya, @catterpink juga sempat menceritakan bahwa kereta yang ia tumpangi bersama penumpang lainnya ini – termasuk si pelaku, sempat tertahan di Stasiun Juanda untuk waktu yang cukup lama. Duh, ada-ada saja ya!

HUT PT KAI Ke-73, Daop 5 Luncurkan Dua Kereta dengan Rangkaian Baru

Tepat di hari ulang tahun ke-73 PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang jatuh pada 28 September 2018, Daerah Operasional (Daop) 5 akan menggunakan rangkaian kereta baru. Dimana kereta api (KA) Purwojaya relasi Cilacap-Purwokerto-Gambir PP dan KA Kutojaya Utara relasi Kutoarjo-Purwokerto-Jakarta Pasarsenen PP akan dilakukan stamformasi atau susunan rangkaian KA menggunakan rangkaian New Image (Stainles steel).

Baca juga: Jelang HUT PT KAI Ke-73, Promo Tiket Bertebaran Untuk Anda

“Perubahan ini sebagai program PT KAI untuk memperbarui armadanya, dan Kado HUT KAI ke 73 untuk Daop 5,” ungkap Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto yang dikutip KabarPenumpang.com dari lama web kai.id.

Supriyanto mengatakan, okupansi atau tingkat keterpenuhan KA tersebut selama ini sangat bagus dimana KA Purwojaya rata-rata terpenuhi 89 persen dari seat yang disediakan. Sedangkan KA Kutojaya Utara rata-rata 103 persen dari seat yang tersedia.

Sebenarnya pada 27 Agustus 2018 kemarin, juga dilakukan perubahan rangkaian new image pada KA Sawunggalih pagi dan malam relasi Kutoarjo-Purwokerto-Pasarsenen PP.

“Ada dua lagi perjalanan KA dari Daop 5 Purwokerto yang dilakukan penggantian stamformasi rangkaian KA-nya, yaitu KA Purwojaya dan KA Kutojaya Utara,” ungkap Supriyanto.

Awalnya KA Purwojaya relasi Cilacap-Gambir PP, yang semula rangkaian 8 kereta Eksekutif lama kapasitas 400 seat kini menjadi 9 eksekutif new image dengan kapasitas 450 seat. KA Kutojaya Utara relasi Kutoarjo-Purwokerto-Jakarta pasarsenen PP, yang semula menggunakan rangkaian 8 kereta ekonomi dengan kapasitas 848 seat menjadi 9 rangkaian kereta premium new image kapasitas 720 seat.

Dengan adanya perubahan, Supriyanto mengatakan penumpang memiliki tempat duduk yang longgar dan lebih nyaman. Meski begitu jadwal kereta api tersebut tidak ada perubahan sama sekali.

Baca juga: Tak Ada Info Jumlah Kursi di KAI Access, Warganet Berkicau di Twitter. Ini Tanggapan PT KAI

KA Purwojaya Cilacap-Gambir berangkat pukul 14.30 WIB dan tiba pukul 21.18 WIB. Sedangkan dari Gambir menuju Cilacap berangkat pukul 22.05 WIB tiba pukul 04.57 WIB.
Untuk KA Kutojaya Utara dari Kutoarjo Jakarta berangkat pukul 17.00 WIB, tiba di Pasarsenen pukul 00.56 WIB. Sebaliknya dari Pasarsenen pukul 05.25 WIB, tiba di Kutoarjo pukul 13.09 WIB.

Bahkan Supriyanto mengatakan, untuk penumpang yang membeli go show akan ada tarif khusus yang bisa dimanfaatkan. KA Purwojaya Cilacap-Purwokerto maupun sebaliknya, kelas eksekutif hanya Rp30 ribu dan KA Kutojaya Utara dari Kutoarjo ke Purwokerto atau sebaliknya, kelas premium Rp35 ribu.

MRT Jakarta Dilirik Tangerang Selatan Untuk Buka Jalur

Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta yang sebentar lagi akan melintas di Ibukota, ternyata juga dilirik oleh Pemerintah Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta dan membuka kemungkinan untuk pembangunan proyek tersebut.

Baca juga: Buka Pameran Transport Hub, PT MRT Jakarta Utarakan Persiapan Full Train Run

Pasalnya PT MRT Jakarta sendiri saat ini tengah melakukan koordinasi dan melakukan beberapa pertemuan dengan Wali Kota Tangerang Selatan untuk membahas Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di wilayah itu. William mengatakan, agar MRT bisa masuk hingga ke Tangerang Selatan, RTRW tersebut harus disetujui.

Sehingga bila RTRW sudah ada bisa di justifikasi formal terhadap proyek MRT ke Tangerang Selatan. Selain RTRW, William menambahkan, pihaknya juga mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) No.55/2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jakarta (RITJ).

“Adapun dalam Perpres, perpanjangan jalur MRT dari Lebak Bulus di Jakarta Selatan ke Ciputat sampai ke Pondok Cabe sekitar 13-14 km. Tetapi kita tetap menunggu tahap sinkronisasi RTRW yang masih dikaji dengan RITJ itu,” jelas William di UOB Plaza, Kamis (27/9/2018).

Dia menambahkan, dalam RITJ sendiri di kawasan Tangerang Selatan yakni Serpong dan sekitarnya, nantinya akan ada sambungan LRT. William mengatakan, saat ini pun pihak BPTJ juga tengah melakukan FGD untuk lakukan sinkronisasi RTRW tersebut.

William mengatakan, meski adanya rencana ini, pihak PT MRT Jakarta belum mendapatkan penugasan itu sendiri meski ide untuk membangun MRT samapi ke Tangerang Selatan sudah ada. Tetapi skema jelasnya seperti apa, William menambahkan, belum ada sampai saat ini.

Baca juga: Duh, Kereta MRT Jakarta Jadi Sasaran Aksi Vandalisme!

Dalam pengembangan menuju Tangerang Selatan ini sendiri ada tiga tahapan yang harus dilalu untuk mengkaji pembangunan proyek MRT tersebut. Tahapan itu yakni studi pendahuluan, Visibilitas dan desain teknis yang didalamnya juga mencakup kejelasan terkait pendanaan.

“Saat ini, kita masih dalam tahap studi pendahuluan. Skema pembangunan bisa Kerja Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), public private partnership, atau sepenuhnya dari pemerintah. Namun skema yang biasanya ditawarkan adalah KPBU. Kami pun siap jika ditunjuk,” jelasnya.

PT MRT Jakarta Minta Retail Punya Ciri Khas Saat Membuka Toko di Stasiun

0

Ada tiga pembagian untuk mitra yang akan mengisi concourse di stasiun-stasiun MRT Jakarta yang saat ini tengah dalam proses penyelesaian yakni convenience store, fashion dan accessories serta food dan beverages. Ketiga retail ini sendiri untuk convenience store sudah ada sembilan peserta, fashion dan accessories 11 peserta dan food dan beverages ada 39 peserta yang sekarang tengah dalam proses evaluasi serta klarifikasi oleh tim seleksi mitra pengusaha retai dan pada Oktober 2018 mendatang akan ada penandatangan dengan mitra usaha retail terpilih.

Baca juga: Buka Pameran Transport Hub, PT MRT Jakarta Utarakan Persiapan Full Train Run

Tak hanya retail-retail besar, nantinya concourse dari stasiun MRT Jakarta sendiri akan diisi dengan UKM-UKM yang bekerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf. Direktur Operasi dan Pemeliharaan MRT Agung Wicaksono mengatakan, akan ada tiga stasiun yang menghadirkan UKM-UKM tersebut dan penandatanganan kerja samanya pada Oktober 2018 mendatang.

“Akan ada tiga stasiun tematik di MRT Jakarta yang akan di isi sama UKM ini, yakni Blok A, karena dekat dengan pasar tradisional. Haji Nawi, dengan konsep Betawi, kita hadirkan UKM yang bertema Betawi di sini. Sedangkan yang terakhir adalah Sisingamangaraja, yang dekat dengan gedung Asean, sehingga produk yang dijual nantinya akan bernuansa Asia Tenggara,” ujar Agung Kepada KabarPenumpang.com, Kamis (28/9/2018) saat ditemui di UOB Plaza.

Tak hanya itu, Agung menjelaskan, nantinya bagi retail penjual makanan di stasiun banyak tantangan yang harus bisa dipikirkan oleh mereka untuk tidak memasak dengan api dan gas serta mencukupkan dengan saluran air bersih yang tersedia. Agung mengatakan, retail harus kreatif dan inovatif dalam menjual makanan mereka agar berbeda dengan yang yang ada di tempat lain seperti mall.

“Stasiun MRT ini dibangun tidak dengan akses air bersih, jadi retail makanan harus kreatif bagaimana caranya melayani dengan air bersih terbatas dalam hal ini tidak mencuci peralatan mereka. Kita mau mereka tampil beda dan khas sehingga ada inovasi baru yang kita harapkan,” ujar Agung.

Dia menambahkan, persaingan retail di Indonesia saat ini banyak yang buat dan akhirnya tutup. Namun hal itu, dikatakan Agung wajar, karena ada yang datang dan pergi. Dalam hal ini pihak MRT juga sadar sehingga mereka memilih untuk retail yang benar-benar siap dalam kondisi apapun.

Baca juga: Duh, Kereta MRT Jakarta Jadi Sasaran Aksi Vandalisme!

Untuk diketahui saat ini sudah ada tiga yang akan membangun interkoneksinya dengan MRT Jakarta yakni Gedung Indonesia One yang sedang dalam pembangunan di sebelah Kedutaan Jepang, kemudian UOB Plaza dibagian basementnya serta Blok M Plaza.

“Untuk UOB sendiri berada dekat food court yang ada di basement gedung ini, dan menjadi yang pertama dibawah tanah koneksinya serta tersambung ke Stasiun Dukuh Atas. Untuk teknisnya seperti apa bisa dintanyakan ke bu Silvi,” ujar Agung.

Meski Punya Rute Penerbangan Sama, Garuda Indonesia dan Citilink Ternyata Saling Melengkapi

Sebagai maskapai Low Cost Carrier (LCC) yang juga merupakan anak perusahaan dari Garuda Indonesia, Citilink memang termasuk ke dalam list maskapai yang dilirik oleh para pelancong berdompet ngepas. Beragam destinasi di seluruh Indonesia pun dilayani oleh Citilink hanya dengan satu kelas saja – Economy Class. Tentu saja kolaborasi harga murah dan banyaknya rute penerbangan yang dilayani membuat nama Citilink melambung dalam waktu yang relatif singkat.

Baca Juga: Meski Penerbangan Langsung Jakarta-London Tutup, Garuda Indonesia Masih Layani via Codeshare

Lain cerita dengan yang dilakoni oleh Garuda Indonesia dalam mengoperasikan maskapai-maskapainya. Flag Carrier Indonesia ini lebih menyasar kelas middle-up dalam melayani setiap penumpangnya. Dari sini maka tidak heran semisal harga yang ditawarkan untuk Garuda Indonesia lebih mahal ketimbang Citillink. Jika dilihat dari kelas yang tersedia di masing-masing layanan saja, Citilink sudah ‘kalah’ karena tidak memiliki layanan business class.

Jika diperhatikan di berbagai situs penjualan tiket online, tentu Anda pernah menemukan nama Citilink dan Garuda Indonesia muncul di dalam satu pencarian rute yang sama. Mungkin Anda akan bertanya-tanya di sini, “Apakah ada persaingan antara Citilink dan Garuda Indonesia? Padahal mereka bernaung di bawah grup yang sama,”

Menanggapi hal ini, Senior Manager Public Relation Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah sebuah persaingan. “Kalau ada rute yang bersinggungan, itu kan mereka mengambil pasar di luar Garuda. Garuda Indonesia sebagai layanan full service, sedangkan Citilink sebagai layanan LCC,” ujar Ikhsan kepada KabarPenumpang.com, Kamis (27/9/2018).

“Jadi semisal ada seseorang yang mau terbang pada jam tertentu, namun tidak memungkinkan dari sisi harganya, dia bisa ambil Citilink. Poinnya adalah Citilink akan mem-backup Garuda Indonesia di pasar yang berbeda,” tandasnya.

Ikhsan juga mengatakan bahwa pihak Garuda Indonesia telah mengatur frekuensi penerbangan sedemikian rupa sehingga tidak merugikan salah satu dari kedua belah pihak ini. Jika tidak diatur matang-matang (frekuensi penerbangan antara Garuda Indonesia dan Citilink jaraknya tidak terlampau lama), tidak menutup kemungkinan jika para penumpang akan beralih menggunakan Garuda Indonesia yang sudah jelas-jelas punya prestisenya sendiri – terutama untuk orang-orang yang berasal dari daerah.

Baca Juga: Tutup Rute Penerbangan Langsung Jakarta-London, Ada Apa dengan Garuda Indonesia?

Sederhananya seperti ini, semisal penerbangan Citilink dari Kualanamu menuju Jakarta pada pukul 19.00 WIB dibanderol dengan harga Rp900.000. Sedangkan pada pukul 19.20 WIB, Garuda Indonesia juga bertolak dari Kualanamu menuju Jakarta dengan harga tiket – sebutlah Rp1.000.000. Maka bukan tidak mungkin jika orang-orang akan beralih menggunakan Garuda Indonesia yang dipandang lebih punya ‘nama’ ketimbang anak perusahaannya tersebut.

Lantaran hal seperti contoh di atas masih banyak ditemukan di Indonesia, maka penentuan frekuensi dan harga benar-benar sangat dipertimbangkan di sini oleh kedua belah pihak – agar kejadian saling sikut tidak terjadi.

Intip Mewahnya Airbus A380 Emirates yang Digunakan Klub Bola Real Madrid

Siapa yang tidak kenal klub bola raksasa asal Negeri Matador, Real Madrid? Ya, klub berjuluk Los Blancos ini memang terkenal dengan segudang pemain kelas wahid – Sebut saja Sergio Ramos, Gareth Bale, dan lain-lain. Tidak heran jika ‘modal’ tersebut seolah menjadi jaminan bagi Real Madrid untuk mengikuti kompetisi sepak bola se-Eropa, Liga Champions.

Baca Juga: Efisiensi Biaya Operasional Jadi Alasan Utama Anjloknya Permintaan Terhadap Airbus A380

Mengingat tuan rumah dari ajang ini selalu berganti setiap tahunnya, maka perjalanan via jalur udara merupakan solusi untuk memangkas waktu tempuh keseluruhan tim yang turut serta dalam perhelatan tersebut. Dan beruntung bagi Real Madrid yang sudah meneken kontrak dengan Emirates sebagai sponsor utamanya sejak tahun 2013 silam.

Sebagai salah satu maskapai elit dunia, Emirates tidak tanggung-tanggung untuk menggelontorkan dana dengan nilai yang fantastis untuk klub yang baru saja menjuarai Liga Champions musim lalu. Sebut saja kocek Julen Lopetegui, sang arsitek di balik karir gemilang Real Madrid yang harus menampung £62 juta per-tahun atau yang setara dengan Rp1,08 triliun.

Sumber: The Sun

Tidak berhenti sampai di situ, para pemain dan staf Real Madrid pun akan mengudara menggunakan Emirates setiap mereka hendak bertandang ke negara lain untuk melakoni sebuah pertandingan. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman thesun.co.uk (25/9/2018), Emirates menyediakan armada A380 yang sudah dipersonalisasi khusus untuk tim ini.

Sumber: The Sun

Salah satu konfigurasi yang paling mencolok dari pesawat penumpang komersial terbesar di dunia saat ini adalah eksistensi dari shower pribadi bagi setiap pemain – jadi mereka tidak harus berbagi kamar mandi dengan pemain lain. Selain shower, para pemain dan staf Real Madrid juga bisa memaksimalkan fasilitas bar yang ada disediakan khusus oleh Emirates.

Sumber: The Sun

Bar yang memiliki fungsi penuh ini dapat dijadikan spot para bintang untuk bersantai sambil bersenda gurau antar sesama pemain.

Baca Juga: Airbus A380 Milik Emirates Mendarat di Beirut, Ada Apa?

Masih kurang? Tenang, para pemain juga dapat beristirahat di tempat tidur yang dilengkapi dengan sejumlah fitur keren – seperti sebuah tablet yang berisikan 2.500 channel , mini-bar non-alkohol, hingga small wash cabinet.

Sebagai informasi tambahan, semua fasilitas yang terdapat di dalam A380 ini merupakan request dari pihak Real Madrid sendiri. Dan satu hal lagi yang patut Anda tahu, perhatian Anda pasti akan terpaku cukup lama ketika melihat livery dari pesawat ini, karena berbeda dengan pesawat Emirates yang lainnya. Terdapat gambar sejumlah pemain Real Madrid di kedua sisi pesawatnya.

 

Mudahkan Pelancong, Japan Railway Rilis Kartu Multi Trip dengan Paket Hemat

Sebagai salah satu negara yang menjadi incaran para pelancong dunia, Jepang memang menyediakan pra sarana dan sarana transportasi yang terdepan. Semua tak hanya serba canggih, namun etos kerja dan budaya warga Jepang juga sangat menunjang pada industri pariwisata.

Baca juga: Stasiun Tokyo, Merangkap Jadi Museum dan Saksi Bisu Pembunuhan Dua PM Jepang

Termasuk untuk solo traveler, mengapa Jepang bisa dikatakan ramah untuk solo traveler? KabarPenumpang.com melansir dari laman star2.com (21/9/2018), bahwa transportasi umum di Jepang cukup mudah digunakan salah satunya adalah kereta api. Kereta api di Jepang tersebar di hampir semua wilayah seperti Hokkaido.

Salah satu kota yang ada di Hokkaido yakni Hakodate merupakan tempat terkenal dan menjadi incaran, karena hidangan laut dan pantai yang berkualitas tinggi. Untuk mencapai ke Hokadate sendiri memakan waktu dengan kereta hingga empat jam dan tiket Japan Railway (JR) yang harus dibayarkan sekali jalan adalah Rp1,2 juta rupiah atau lebih.

Sedangkan untuk menuju ke ladang lavender di Furano pelancong harus membayar tiket sekitar Rp540 ribu sekali jalan. Tentu ini bisa menghabiskan uang yang cukup banyak jika digunakan untuk sekali perjalanan saja.

Namun ternyata tak perlu khawatir, pasalnya Japan Railway memberikan kemudahan bagi pelancong yakni dengan JR Pass. Ini adalah tiket kartu multi trip (KMT) dengan membayar tiket diawal seperti membeli saldo dan sangat memudahkan serta menghindari kerumitan membeli tiket kereta sekali jalan ketika di Jepang.

Dengan JR Pass ini, pelancong tidak lagi perlu mengantri di depan mesin tiket hanya untuk membeli dan menghabiskan uang yang lebih banyak. Tapi, sebelum membeli JR Pass tersebut, pikirkan terlebih dahulu apakah Anda membutuhkannya atau tidak.

Diketahui kartu harga JR Pass tiga hari untuk daerah yang dipilih berkisar Rp750 ribu hingga Rp5,7 juta. Kartu pass tersebut bisa digunakan selama 14 hari dan bisa digunakan pada hari apa saja termasuk tanggal merah.

Tak hanya itu, selama di Hokkaido, Anda juga bisa membeli JR Hokkaido Pass dan digunakan selama tujuh hari dengan harga Rp3,1 juta untuk aplikasi perjalanan seperti Klook. JR Hokkaido Pass ini berbeda dengan JR Pass biasa, jadi sebelum membelinya, budayakan untuk membaca syarat dan ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Kyoto Railway Museum, Primadona Para Railfans Asli Negeri Sakura

Untuk mengetahui hemat atau tidaknya menggunakan JR Pass tersebut, pelancong bisa menggunakan Japan Rail Pass Calculator secara online. Kemudian masukkan tempat-tempat yang ingin di datangi di Hokkaido, bila memang pas dan lebih murah maka JR Pass layak untuk dibeli, karena bepergian dengan tiket satuan akan jauh lebih mahal.

JR Pass sendiri sebenarnya bisa dibeli di online, mendaftar dan formulir akan dikirim melalui email Anda dan kartu bisa didapatkan setelah menunjukkan formulir elektronik di kantor JR yang sudah ditentukan.