Dukung Promosi Kendaraan Elektrik, India Hadirkan Stasiun Pengisian Daya di Dua Stasiun Kereta

ilustrasi electric vehicle. Sumber: tribun

Penyebaran Electric Vehicle (EV) alias kendaraan elektrik kian hari terus menjamur, dan pelan tapi pasti mulai menggeser popularitas pasar kendaraan konvensional. Bukan hanya perusahaan dan kuantitas modanya saja yang makin menjamur, melainkan infrastruktur pendukung kendaraan masa depan ini pun mulai menunjukkan eksistensinya di sekitar kita. Sebut saja stasiun pengisian daya yang mulai ditempatkan di beberapa fasilitas publik, seperti stasiun kereta api guna menjalin sebuah sinergitas antar moda.

Baca Juga: Tahun 2025, India Jamin 25 Persen Sumber Tenaga Kereta Berasal dari Energi Terbarukan

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman gadgetsnow.com (20/2/2018), perkeretaapian India merencanakan untuk menyediakan ruang untuk stasiun pengisian daya EV di tempat parkir stasiun kereta. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh promosi terhadap penggunaan energi hijau di masa yang akan datang.

Rencananya, tempat parkir yang ada di stasiun New Delhi dan Nizamuddin akan menjadi tempat yang nantinya dipasang stasiun pengisian daya EV ini. “Kami sedang menyiapkan segala sesuatunya agar pemasangan dan pengoperasiannya kelak bisa berjalan dengan lancar,” ujar salah satu pejabat Kementerian Perkeretaapian senior.

Tidak hanya satu, melainkan akan ada lima titik pengisian daya EV yang memiliki kemampuan untuk mengisi daya dengan cepat. Tidak hanya itu, stasiun pengisian daya ini juga mampu melakukan pengisian ulang terhadap 10 mobil sekaligus. Jika stasiun pengisian daya biasa membutuhkan waktu enam jam hingga kendaraan terisi penuh, maka Anda hanya membutuhkan waktu 40 menit hingga satu jam saja agar kendaraan Anda terisi penuh dayanya.

Menurut pejabat Kementerian Perkeretaapian, titik pengisian di kedua stasiun tersebut akan disiapkan oleh BSES – Rajdhani Power Ltd (BRPL). “Infrastruktur pengisian yang efektif diperlukan untuk menciptakan ekosistem agar EV beroperasi dengan lancar. Sementara itu jika fasilitas pengisian daya tidak memenuhi kuantitas yang diperlukan, niscaya akan menghambat pertumbuhan kendaraan bermotor di kota,” tutur pejabat tersebut.

Baca Juga: India Luncurkan Kereta Bertenaga Panel Surya

Tidak hanya mendukung promosi EV di negaranya, tapi perkeretaapian India juga ingin berperan serta secara aktif untuk meminimalisir penyebaran polusi udara di negara yang terkenal dengan produksi film Bollywoodnya ini. Menurut pejabat tersebut, perkeretaapian India juga akan melakukan revolusi terhadap armadanya secara bertahap. Mereka akan mulai mengganti lokomotif diesel menjadi lokomotif listrik.

Jika dilihat dari efektifitasnya, para pengguna kendaraan listrik bisa saja meninggalkan kendaraannya di stasiun pengisian daya lalu meninggalkannya ke dalam stasiun, untuk mengantarkan rekannya atau membeli tiket perjalanan. Ketika ia kembali ke kendaraannya, maka daya moda tersebut sudah kembali terisi dan bisa melanjutkan perjalanannya kembali.