Ditendang Penumpang Cilik, Wanita Ini Keluhkan Regulasi Delta Airlines

Sumber: businessinsider.com

Seorang penumpang maskapai asal Negeri Paman Sam, Delta Airlines melayangkan protes keras kepada pihak manajemen penerbangan tersebut lantaran dirinya menderita cidera selama mengudara. Cidera pada area sekitaran dada tersebut didapatkan setelah ditendangi oleh seorang anak yang duduk tepat di sampingnya. Tidak hanya itu, respon dari awak kabin Delta sendiri pun dianggap kurang sopan dan tidak memberikan solusi.

Baca Juga: Phobia Pada Bayi, Penumpang Delta Airlines Mengamuk di Kabin

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman news.com.au (9/4/2018), Sally Canario, seorang penumpang asal Amerika Serikat yang tengah berada dalam penerbangan dari Los Angeles menuju Minneapolis pada 2 April 2018 kemarin. Sally yang duduk di samping jendela mulai mencoba untuk menyandarkan kepalanya di kaca dan berusaha untuk tidur.

Namun beberapa saat kemudian, seorang anak yang duduk persis di sampingnya mulai mengganti posisi duduknya. “Seorang putri mencoba untuk tidur di pesawat dengan kepala di pangkuan ibunya, dan kakinya di pangkuan saya,” tutur Sally. Tampaknya, anak tersebut merasa tidak nyaman dengan tempat ia tidur dan malah meronta-ronta sendiri.

Foto yang diambil Sally yang menunjukkan kaki si anak. Sumber: news.com.au

Tanpa sengaja, anak tersebut menendang keras Sally berkali-kali. “Ia menjerit, menangis, dan menendang ketika ia berusaha untuk tidur,” kenang Sally. “Namun pihak maskapai tidak mengakomodasi saya untuk pindah ke tempat yang lebih tenang,” tandasnya. Sally yang merasa semakin tidak nyaman lalu berusaha untuk meminta bantuan pramugari.

Alih-alih mendapatkan solusi, Sally malah dibuat terkejut dengan respon si pramugari ketika ia melaporkan cidera yang diderita akibat tendangan itu. “Saya bukan babysitter, Anda berdua (Sally dan Ibu dari si anak) perlu menyelesaikan masalah ini sendiri,” tutur Sally seraya menirukan gaya bicara sang pramugari.

Tidak berhenti sampai di situ, Sally pun dituduh telah mengganggu ketenangan keluarga tersebut. “Pramugari itu bilang: Saya tidak menerima laporan cidera, dan Anda pun tidak terluka. Saya dengar Anda telah membuat masalah dan melecehkan keluarga yang ada di sebelahmu,” ungkapnya. Untungnya, Ibu dari anak yang menendang Sally ini membantah tuduhan si pramugari tersebut.

Dari sini, Sally sadar bahwa kesalahan terletak pada regulasi pihak Delta yang menggabungkan penumpang last minute dengan penumpang yang sudah memesan tiket dari jauh-jauh hari. Hingga kini, Sally masih menyerukan pihak Delta untuk mengatur ulang peraturannya tersebut. Sejak kejadian itu, Sally mengaku mengalami cidera yang cukup serius pada bagian tulang rusuknya sebagai dampak dari tendangan anak tersebut.

Baca Juga: Delta Airlines Tawarkan Akses Chatting Gratis via WiFi di Smartphone

“Dokter mendiagnosa tulang rusuk saya menjadi asimetri dan membutuhkan waktu hingga satu minggu lebih untuk menyembuhkannya,” jelas Sally. Menanggapi hal ini, pihak Delta lalu meminta maaf atas insiden tersebut dan berjanji untuk mengusut tuntas kasus ini. “Kami menyesal mengetahui pengalaman dan impresi buruk yang dirasakan oleh penumpang itu (Sally), dan kami akan mengumpulkan informasi lebih banyak terkait insiden ini,” terang salah satu juru bicara Delta.