Bulan Desember 2026 merupakan perubahan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka). Berbagai kereta api telah berubah maupun berganti jadwal keberangkatan dari stasiun awal. Tak hanya itu ada beberapa kereta api yang bertambah jadwal pemberhentian di stasiun lintas. Penambahan pemberhentian ini dikarenakan memiliki okupansi penumpang yang ramai serta biaa mendorong aktivitas perdagangan.
Salah satunya Kereta Api (KA) Jayabaya relasi Stasiun Pasarsenen–Malang PP dijadwalkan resmi melayani pemberhentian penumpang di Stasiun Comal. Berdasarkan penyesuaian jadwal pada Gapeka 2026, KA Jayabaya keberangkatan pukul 22.15 WIB dari Stasiun Pasarsenen akan berhenti dan melayani naik-turun penumpang di Stasiun Comal pada pukul 02.43 WIB dini hari berikutnya.
Layanan ini menyediakan dua pilihan kelas perjalanan, yakni kelas Eksekutif dan Ekonomi. Penambahan ini menjadi catatan penting mengingat sebelumnya belum ada armada Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun kereta api lokal yang melayani stasiun tersebut. Menurut VP Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia Persero atai KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa strategi penambahan stasiun pemberhentian ditujukan untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.
Penambahan titik pemberhentian ini merupakan bagian dari langkah efisiensi dan penataan pola perjalanan KAJJ yang tertuang dalam Gapeka 2026. PT KAI melakukan penyesuaian jam keberangkatan, alokasi waktu tempuh, serta perluasan titik pemberhentian stasiun guna merespons kebutuhan mobilitas masyarakat.
Selain meningkatkan mobilitas antarkota dan kawasan aglomerasi, hadirnya KA Jayabaya di Stasiun Comal diharapkan mampu mendorong aktivitas perdagangan, pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi lokal masyarakat di wilayah Pemalang dan sekitarnya. Menjelang pemberlakuan Gapeka 2026 pada 1 Desember, KAI telah membuka pemesanan tiket perjalanan dan mengimbau calon penumpang untuk memeriksa kembali detail perjalanan secara teliti.
Lain halnya KA Jayabaya yang menambah pemberhentian di Stasiun Comal, ada pula perjalanan KA Serayu rute Pasar Senen – Purwokerto via Bandung maupun sebaliknya melayani pemberhentian di Stasiun Rajapolah. Berdasarkan pantauan kabarpenumpang jadwal pada aplikasi Access by KAI, dua perjalanan KA Serayu dari Stasiun Pasarsenen yang dijadwalkan berhenti di Stasiun Rajapolah per 1 Desember 2026,meliputi:
1. KA Serayu (318): Berangkat dari Stasiun Pasarsenen pukul 10.00 WIB – Tiba di Stasiun Rajapolah pukul 16.33 WIB.
2. KA Serayu (322): Berangkat dari Stasiun Pasarsenen pukul 19.05 WIB – Tiba di Stasiun Rajapolah pukul 01.43 WIB dini hari.
Tentunya, penambahan ini melengkapi operasional sebelumnya, di mana Stasiun Rajapolah hanya dilayani oleh satu perjalanan KA Serayu pada pagi hari. Pembaruan jadwal ini merupakan bagian dari penataan pola perjalanan KAJJ secara nasional dalam Gapeka 2026. KAI melakukan penyesuaian jam keberangkatan, alokasi waktu tempuh, hingga penambahan titik stasiun pemberhentian pada rute-rute strategis.
Menjelang pemberlakuan Gapeka 2026 per 1 Desember, KAI telah membuka pemesanan tiket dan mengimbau calon penumpang untuk lebih cermat memeriksa jadwal perjalanan. Serta mengimbau penumpang untuk memeriksa kembali jadwal keberangkatan dan kedatangan, tanggal perjalanan, serta stasiun asal dan tujuan melalui aplikasi Access by KAI. Pastikan seluruh informasi pada tiket sudah sesuai sebelum berangkat.
Melihat Segitiga Pemutar Lokomotif yang Masih Bertahan di Ujung Timur Jawa
