Thursday, October 8, 2026
HomeAnalisa AngkutanEmpat Tahun Melayani, KA Andalan Celebas Tetap jadi Andalan Masyarakat Sulawesi

Empat Tahun Melayani, KA Andalan Celebas Tetap jadi Andalan Masyarakat Sulawesi

Tak cuma Jawa dan Sumatera yang menjadi andalan masyarakat dalan transportasi kereta api, tapi masyarakat Sulawesi yang kini sudah terbantu dengan hadirnya kereta api. Ya, transportasi kereta api yang hadir di Sulawesi seperti tulang punggung yang membantu aktivitas masyarakat sehari-hari.

Bisa dikatakan sejarah baru yang telah tercipta ketika Sulawesi resmi memiliki layanan kereta api pertama. Kehadiran jalur kereta di Pulau Sulawesi menjadi tonggak penting dalam pemerataan pembangunan transportasi nasional, sekaligus membuka babak baru bagi masyarakat Indonesia Timur.

Layanan penumpang pertama di Sulawesi dikenal dengan nama KA Andalan Celebes. Kereta ini beroperasi di jalur Makassar–Parepare, yang merupakan bagian dari proyek pembangunan Kereta Api Trans Sulawesi. Jalur tersebut dibangun secara bertahap oleh pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk meningkatkan konektivitas di Sulawesi.

KA Andalan Celebes beroperasi pada 29 Oktober 2022 di lintas Maros–Barru atau telah memasuki tahun ke-4 telah melayani penumpang. Seiring berkembangnya pembangunan jalur, layanan kereta kemudian diperpanjang hingga mencapai Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati transportasi berbasis rel di Pulau Sulawesi.

Nama Andalan Celebes dipilih untuk mencerminkan harapan agar kereta ini menjadi moda transportasi andalan masyarakat Sulawesi.  Kehadirannya sekaligus menandai sejarah baru karena untuk pertama kalinya masyarakat di pulau tersebut dapat menikmati layanan kereta api penumpang.

Berbeda dengan jaringan kereta api di Pulau Jawa yang telah berkembang selama puluhan tahun, jalur Makassar–Parepare dibangun menggunakan teknologi dan infrastruktur modern. Rel, stasiun, hingga sistem persinyalan dirancang untuk mendukung operasional kereta api yang lebih aman, nyaman, dan efisien.

Kehadiran KA Andalan Celebes tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilalui. Jalur Makassar–Parepare menghubungkan kawasan permukiman, pusat perdagangan, hingga daerah yang memiliki potensi sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata.

Selain melayani penumpang, proyek Trans Sulawesi juga diproyeksikan mendukung distribusi logistik pada masa mendatang. Jaringan rel yang terus dikembangkan, kereta api diharapkan menjadi alternatif transportasi yang mampu mengurangi ketergantungan pada angkutan jalan raya serta meningkatkan efisiensi pengiriman barang.

Meski usianya masih tergolong muda dibandingkan jaringan kereta api di Jawa maupun Sumatra, kehadiran KA Andalan Celebes menjadi simbol pemerataan pembangunan infrastruktur nasional. Jalur ini menunjukkan bahwa transportasi berbasis rel kini mulai berkembang di luar dua pulau utama Indonesia.

Berdasarkan data dari KAI, mulai Januari hingga Agustus 2025, tercatat lebih dari 204 ribu penumpang memadati armada ini, melonjak 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. VP of Public Relations KAI, Anne Purba, mengungkapkan moda ini sengaja diproyeksikan sebagai alternatif wisata yang asyik bagi pelancong.

Jalur Trans-Sulawesi memang memanjakan para penumpang karena terhubung langsung dengan sejumlah destinasi andalan, diantaranya penumoang bisa langsung menikmati suasana pesisir di Pantai Akkarena, melewati Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, deretan pantai yang menawan, mencicipi kuliner khas saat tiba di Pare-pare, dan berkunjung ke Rammang-rammang yang merupakan salah satu situs warisan dunia yang diakui UNESCO.

Ke depan, pemerintah menargetkan pembangunan jaringan Trans Sulawesi akan terus diperluas hingga menghubungkan lebih banyak wilayah. Dengan demikian, KA Andalan Celebes diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur.

Yuk Kenali Nama-nama Stasiun di Lampung yang Terbilang Unik

RELATED ARTICLES

Yang Terbaru