Friday, September 18, 2026
HomeHot NewsCuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perketat Pemeriksaan Jalur Kereta Api Dilakukan...

Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perketat Pemeriksaan Jalur Kereta Api Dilakukan Dua Kali dalam 24 Jam

Keselamatan perjalanan kereta api dilakukan dengan berbagai hal agar kenyamanan penumpang makin terjamin. Hal ini dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember dalam melakukan perawatan prasarana jalur kereta api di wilayah tersebut. Pemeriksaan jalur rel itu untuk mengantisipasi potensi anomali prasarana akibat perubahan cuaca ekstrem, termasuk peningkatan suhu yang dapat memicu pemuaian rel.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan perubahan cuaca menjadi salah satu faktor yang mendapat perhatian dalam pemeriksaan prasarana. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin adanya perubahan kondisi rel. Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin apabila terdapat perubahan atau anomali pada prasarana.

Cahyo menambahkan hingga 2025 dan 2026, KAI Daop 9 Jember tidak mencatat adanya gangguan rel spaten atau liukan rel. Kondisi itu didukung pemeriksaan dan perawatan prasarana yang dilakukan secara berkala serta pemeriksaan tambahan berdasarkan kondisi lapangan. Pemeriksaan dilakukan pada lintas raya sepanjang 261,103 kilometer spoor (kmsp). Petugas Pemeriksa Jalan Rel (PPJ) dan Kendaraan Pemeriksa Jalan KA (KPJ) melakukan pemeriksaan dua kali dalam 24 jam.

Pemeriksaan dengan berjalan kaki memungkinkan petugas mengamati kondisi rel secara langsung, mulai dari rel, bantalan, balas, sistem penambat, sambungan rel, badan jalan, hingga konstruksi slab atau plinth di lokasi tertentu. Sementara pemeriksaan menggunakan KPJ dilakukan dengan kecepatan sekitar 20 hingga 40 kilometer per jam. Dalam satu kali pemeriksaan, KPJ dapat mencakup lintasan sekitar 20 hingga 50 kilometer, dengan sedikitnya dua tenaga pemeriksa.

Adapun prinsip yang dilakukan adalah memastikan setiap potensi gangguan dapat ditemukan sedini mungkin. Karena itu, ketika kondisi cuaca berubah secara ekstrem, pemeriksaan dapat ditingkatkan dengan memperhatikan lokasi dan karakteristik jalur yang memiliki tingkat kewaspadaan lebih tinggi.

KAI juga melakukan pemeliharaan dan penambahan balas apabila diperlukan untuk menjaga kestabilan rel terhadap gaya lateral. Penggerindaan rel dilakukan apabila ditemukan cacat permukaan yang berpotensi menimbulkan hentakan roda kereta api. Selain rel akibat cuaca panas, KAI Daop 9 Jember juga memberikan perhatian terhadap sejumlah daerah pengawasan khusus yang memiliki potensi gangguan, seperti banjir, amblesan badan jalan, hingga sedimentasi.

Untuk mendukung pemeriksaan, terdapat 25 tenaga pemeriksa jalur kereta api (KPJ) yang tersebar di seluruh wilayah Daop 9 Jember. Sementara untuk petak Bangil–Pasuruan, terdapat dua personel pemeriksa jalan dan jembatan (PPJ) yang mendukung kegiatan pemeriksaan prasarana. Pemeriksaan tersebut tidak hanya dilakukan secara rutin berdasarkan siklus yang telah ditetapkan, tetapi juga dapat dilakukan secara random dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, termasuk perubahan cuaca.

Berjalan Kaki Hingga Belasan Kilometer, Inilah Fakta yang Dilakukan Petugas Pemeriksa Jalan Rel

RELATED ARTICLES

Yang Terbaru