Monday, September 14, 2026
HomeHot NewsJangan Ngeyel! Ini Aturan Pemakaian Stop Kontak di Kereta Api yang Benar

Jangan Ngeyel! Ini Aturan Pemakaian Stop Kontak di Kereta Api yang Benar

Kejadian di Kereta Api (KA) Argo Semeru rute Surabaya Gubeng – Gambir terjadi pada penumpang yang mengisi daya power bank di stop kereta api tiba-tiba meledak dan mengeluarkan asap putih pekat. Ya, peristiwa tersebut tentu sangat beresiko pada perjalanan kereta api karena bisa saja terjadi kebakaran yang tidak diduga akibat kelalaian penumpang itu sendiri.

Beruntung, Petugas KAI yang sedang bertugas, termasuk tim pemeriksaan tiket dan kondektur, bergerak cepat menangani munculnya asap tersebut. Diduga, powerbank tersebut milik seorang penumpang yang sedang mengisi daya menggunakan stopkontak saat perjalanan. Kejadian tersebut  diunggahan oleh pengguna X @sahabat_kereta pada Rabu (9/9/2026).

Unggahan tersebut mendapat tanggapan dari akun X resmi PT Kereta Api Indonesia @KAI121. PT KAI melalui tanggapannya di X menyampaikan bahwa fasilitas stopkontak atau colokan listrik yang ada di dalam kereta api hanya diperuntukkan guna mengisi daya gawai seperti handphone, tablet, laptop, dan TWS yang tidak memiliki konsumsi watt besar. Melalui unggahan di akun instagram resmi @kai121_, PT KAI kembali mengingatkan calon penumpang untuk memperhatikan aturan penggunaan powerbank di dalam kereta api.

Yuk, kenali lagi, seperti apa aturan penggunaan stop kontak di kereta api:

1. Hanya untuk alat elektronik berdaya kecil
Di kabin penumpang kereta api, tersedia dua stop kontak yang menempel di dinding kereta api di tiap satu set kursi. Stop kontak tersebut boleh dimanfaatkan oleh para penumpang. Namun, penumpang tak boleh seenaknya menggunakan stop kontak tersebut untuk seluruh barang elektroniknya.

Fasilitas stop kontak hanya boleh digunakan untuk mengisi daya gawai saja, seperti ponsel, laptop, tablet, konsol game, true wireless stereo (TWS), power bank, dan perangkat elektronik lain yang tidak membutuhkan konsumsi daya watt yang besar.

2. Penggunaan elektronik berdaya besar dapat menyebabkan gangguan kelistrikan di kereta
Stop kontak di kereta api tidak boleh digunakan untuk menyalakan alat elektronik untuk daya yang besar. Perangkat elektronik rumah tangga, seperti kipas angin, rice cooker, panci listrik, catokan rambut, dan setrika dilarang untuk digunakan di kereta api.

Jika penumpang menyalakan alat elektronik berdaya watt besar di kereta, maka akan mengganggu fungsi kelistrikan kereta secara keseluruhan. Hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan membahayakan penumpang serta awak kereta lainnya.

3. Penggunaan stop kontak yang tidak bijak menimbulkan kerugian
Terdapat batasan kapasitas daya listrik di kereta api. Apabila ada konsumsi daya listrik yang besar dalam waktu yang bersamaan dan melebihi kapasitas daya akan menimbulkan banyak masalah, seperti potensi mati listrik dan gangguan sinyal telekomunikasi di kereta.

Gangguan listrik juga akan menyebabkan gangguan lampu di dalam kabin kereta, gangguan AC, hingga gangguan kereta makan. Hal ini akan menyebabkan pelayanan terhambat dan tidak optimal yang mengakibatkan penumpang jadi tidak puas.

Oleh karena itu, hindari penggunaan stop kontak untuk alat elektronik berdaya besar agar tidak merugikan dan membahayakan penumpang maupun awak kereta api. Di dinding kereta api juga sudah dipasangi informasi mengenai barang elektronik yang boleh dicolokan di stop kontak. Demi kenyamanan bersama, aturan penggunaan stop kontak ini harus ditaati bersama.

Yuk Disimak, Ini yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Kita Naik Kereta Api

RELATED ARTICLES

Yang Terbaru