Friday, August 7, 2026
HomeAnalisa AngkutanKenapa Duduk Samping Jendela saat Naik Kereta Api itu Berisiko? Ternyata Ini...

Kenapa Duduk Samping Jendela saat Naik Kereta Api itu Berisiko? Ternyata Ini Jawabannya

Dalam setiap perjalanan kereta api, kenyamanan dan keselamatan penumpang tentu sangat diutamakan. Bahkan pelayanan penumpang juga di prioritaskan. Apalagi saat ini berbagai fasilitas penumpang kereta api sudah sangat dirasakan dan makin digemari.

Terutama dalam hal area interior kereta api saat pemilihan tempat duduk. Ternyata keselamatan tentu tidak sekadar dilihat dari bagian teknis saja, namun dari segi pemilihan tempat duduk bisa juga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan jika sewaktu-waktu terjadi.

Tentu, banyak orang yang mempertanyakan keamanan kereta bahkan dalam teknologi yang sudah memasuki era digitalisasi sekali pun. Menurut Huffington Post, cara mengamati keselamatan penumpang saat menggunakan kereta bisa dilakukan melalui pendekatan statistik.

Menurut jurnal ilmiah Bandolier, di Amerika, peluang seseorang yang terlibat dalam kecelakaan kereta api untuk mati adalah 1 dari 1.871.241 orang. Angka ini dihitung dengan membandingkan jumlah penduduk dan jarak tempuh atau seberapa banyak perjalanan yang dilakukan.

Namun jika dilihat dari jarak yang ditempuh, jumlah penumpang yang meninggal dalam kereta masih cukup kecil. Angka kematian penumpang kereta jarak jauh sekitar 0,43 orang meninggal per miliar mil yang ditempuh oleh penumpang.

Menurut The Washington Post melaporkan bahwa risiko kecelakaan dalam berkendara jauh lebih tinggi dibandingkan dengan naik kereta, yaitu sekitar 17 kali lipat. Tentu saja, karena kereta memiliki jalur khusus yang sendiri dan juga terdapat palang pengamanannya.

Tapi jika masih takut akan keamanan saat naik kereta, rasanya tips ini bisa mengatasi rasa takut tersebut dengan memilih tempat duduk yang tepat dan aman. Secara ilmiah, di dalam kereta ada posisi kursi yang paling aman untuk mengurangi dampak negatif jika terjadi kecelakaan kereta.

Di dalam rangkaian kereta, tempat duduk yang paling aman adalah di bagian tengah dari gerbong. Jika tidak bisa mendapatkan gerbong tengah, kamu bisa memilih satu gerbong yang ada di belakang gerbong tengah. Kecelakaan kereta biasanya terjadi dari depan atau dari belakang. Menurut data ilmiah, hal ini akan menyebabkan kereta terlepas dari rel, rel menjadi rusak, serta kereta bagian depan mengalami kerusakan.

Selain itu, arah duduk juga berpengaruh terhadap keselamatan saat naik kereta api. Posisi terbaik adalah memilih kursi yang menghadap ke belakang karena bisa mengurangi efek hentakan jika terjadi pengereman mendadak. Saat kereta tiba-tiba berhenti, penumpang yang duduk menghadap ke belakang memiliki kemungkinan lebih besar untuk tetap stabil dan tidak terlempar ke depan.

Ketika terjadi tabrakan atau rem mendadak, penumpang yang duduk menghadap ke depan lebih mudah terdorong ke depan. Posisi ini bisa meningkatkan risiko cedera akibat benturan dengan kursi di depan. Sebaliknya, duduk menghadap ke belakang memberikan perlindungan ekstra karena tubuh mendapat dorongan ke sandaran kursi, sehingga risiko cedera dapat diminimalkan.

Tak hanya itu, lokasi duduk dekat lorong ternyata juga memberikan akses lebih cepat menuju pintu keluar darurat. Jika terjadi keadaan darurat, penumpang yang duduk di dekat lorong memiliki kesempatan lebih besar untuk segera menyelamatkan diri. Selain itu, posisi ini memungkinkan gerakan lebih leluasa tanpa harus melewati penumpang lain, sehingga evakuasi bisa dilakukan dengan lebih efisien.

Duduk di dekat lorong juga memudahkan pergerakan jika perlu berpindah tempat. Penumpang yang duduk di area ini lebih mudah mendapatkan bantuan saat keadaan darurat terjadi. Posisi ini juga meminimalkan risiko terjebak jika terjadi tabrakan yang menyebabkan gangguan pada struktur kereta api.

Kemudian posisi tempat duduk ini yang sangat oleh penumpang, yaitu banyak yang menyukai duduk di dekat jendela untuk menikmati pemandangan. Padahal, dari segi keselamatan, posisi ini kurang ideal dan lebih rentan terkena pecahan kaca jika terjadi kecelakaan. Selain itu, duduk di dekat jendela juga meningkatkan risiko terkena benturan langsung jika terjadi tabrakan dari samping, yang bisa menyebabkan cedera serius.

Jika terjadi benturan keras, penumpang yang duduk di dekat jendela berisiko lebih tinggi mengalami cedera akibat tekanan dari luar. Posisi di bagian dalam dekat lorong lebih aman untuk meminimalkan dampak kecelakaan. Selain itu, akses evakuasi juga lebih mudah bagi penumpang yang duduk di dekat lorong, sehingga mempercepat penyelamatan saat kondisi darurat terjadi.

Mengetahui cara memilih tempat duduk paling aman di kereta api bisa membuat perjalanan lebih tenang dan mengurangi risiko cedera. Supaya pengalaman naik kereta lebih nyaman, penting untuk memahami posisi terbaik dalam gerbong. Pilihan tempat duduk yang tepat bukan hanya memberikan keamanan ekstra, tetapi juga membuat perjalanan terasa lebih aman dan menyenangkan.

Serupa Tapi Tak Sama. Inilah Perbedaan Kelas Ekonomi New Generation Buatan Balai Yasa Manggarai dan INKA

RELATED ARTICLES

Yang Terbaru