Sebagai ciri khas dan keunggulan kereta api adalah mampu membawa rangkaian kereta dengan muatan yang lebih besar. Bahkan dengan muatan banyak tersebut, harus membutuhkan lebih dari satu lokomotif penarik supaya perjalanan tetap lancar. Bahkan tak hanya itu, di berbagai negara memiliki peran unik dalam menjalankan transportasi kereta api. Selain menggunakan bahan bakar maupun tenaga listrik bahkan ada pula yang menggunakan magnet, namun ada salah satu keunikan lainnya yaitu menggunakan tenaga surya.
Ya, kali ini kabarpenumpang akan mengajak dan menjelajahi ke negara Argentina. Negara tersebut tengah menjadi sorotan media dunia tentang uniknya transportasi kereta yang sedang di operasikan. Pasalnya pertama kali dalam sejarah, Argentina kini memiliki kereta tenaga surya pertama yang memberikan pengalaman berwisata bernama Quebrada Solar Train.
Menariknya, dalam satu rangkaian hanya memiliki dua unit kereta yang menjadi satu-satunya dijadikan kereta wisata di kawasan tersebut. Ya, kereta mulai beroperasi pada Juni 2024 itu berada di provinsi Jujuy Argentina Bagian Utara. Kereta wisata ini melintasi jalur lembah bersejarah yang berusia lebih dari 10.000 tahun.
Bentuk keretanya yang ramping serta memiliki dinding kaca transparan, membuat penumpang yang melihat dapat merasakan keheningan lembah kuno Quebrada de Humahuaca yang berada di pegunungan Andes. Kawasan ini juga telah menjadi jalur perdagangan, migrasi dan peradaban sejak sekitar 9.000 SM. Selama ribuan tahun, jalur ini biasanya dilalui oleh pemburu, pengepul hingga pedagang suku asli.
Jalur kereta sepanjang 42 kilometer di Provinsi Jujuy ini menghidupkan kembali rute rel bersejarah abad ke-19 yang sempat mati suri. Melintasi jalur yang juga merupakan bagian dari Qhapaq Nan jaringan jalan raya raksasa warisan Kekaisaran Inca kereta ini menghubungkan lima desa adat yang sarat akan sejarah, seperti Volcan, Tumbaya, Purmamarca, Maimara, dan Tilcara.
Sepanjang perjalanan, kereta ini hanya melaju dengan kecepatan santai 33 km/jam. Perjalanan ini memberikan ruang bagi para penumpang untuk merasakan keindahan alam dan budaya Andean yang masih hidup di sepanjang rute. Selain itu, perjalanan kereta ini juga berhenti di Hornillos, bekas tempat persinggahan para pelancong yang kini difungsikan sebagai museum.
Wisatawan dapat memilih dua paket perjalanan yakni paket 180 derajat dimulai dari Purmamarca dengan durasi sekitar 2,5 jam, kemudian paket 360 derajat berangkat dari Volcan yang berlangsung selama 10 jam perjalanan. Menariknya, Quebrada Solar Train ini menawarkan perjalanan menikmati lanskap Pegunungan Andes, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Tidak hanya menikmati berbagai tempat wisata menarik selama perjalanan menggunakan kereta ini, pengunjung juga bisa menikmati tempat kuliner tradisional Andes yakni Maimara. Maimara merupakan salah satu pasar tradisional yang berada di kawasan pertanian dengan kebun anggur, kebun buah, terasering kuno yang telah dibudidayakan selama seribu tahun lamanya. Wisatawan juga bisa mencicipi kuliner khas seperti empanada isi quinoa dan quinoa dan keju kambing, humita serta tamales. Hidangan berbahan jagung ini juga sudah menjadi budaya masyarakat Andes selama ribuan tahun.
Kereta tanpa emisi ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat lokal melalui pelestarian situs-situs arkeologi di sepanjang lembah. Ditambah dengan cuaca Argentina yang cerah tentu dapat mendukung kereta bertenaga surya ini bisa melaju dengan baik tanpa suara dan menciptakan pengalaman perjalanan yang tenang dan menyenangkan. Tertarik mencoba?
Mengenal E927: JR East Perkenalkan Desain Kereta Inspeksi Shinkansen Generasi Terbaru
