Thursday, February 27, 2025
HomeAnalisa AngkutanCirahayu: Jalur Manuver Kereta Api Hingga Stasiun Paling Terpencil di Kabupaten Tasikmalaya

Cirahayu: Jalur Manuver Kereta Api Hingga Stasiun Paling Terpencil di Kabupaten Tasikmalaya

Bagi kalian yang pernah naik kereta api melintasi jalur Bandung-Tasikmalaya, pasti sudah tak asing lagi dengan stasiun terpencil yang satu ini. Sebuah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kadipaten, Kadipaten, Tasikmalaya.

Inilah Stasiun Cirahayu yang merupakan stasiun kereta api yang letaknya paling barat di Kabupaten Tasikmalaya. Stasiun yang terletak pada ketinggian 619 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi (Daop) II Bandung. Stasiun ini hanya memiliki 2 jalur raya dan 1 jalur badug (buntu). Stasiun Cirahayu terlayani masih menggunakan persinyalan mekanik, mulai dari sinyal lengan dan pengoperasian persambungan rel (wesel).

Bila dilihat dari kondisinya secara fisik, Stasiun Cirahayu telah layak untuk menyandang stasiun kelas III, namun begitu stasiun ini memiliki fasilitas toilet. Apalagi Stasiun Cirahayu ini sudah menjadi stasiun yang cukup ramai dengan beberapa kereta api yang berhenti di stasiun ini pada Gapeka 2025. Kebersihan di area stasiun pun sangat terjaga. Juga keamanan di stasiun ini telah menempatkan personil untuk mengamankan area stasiun.

KA Serayu rute Pasarsenen-Purwokerto berhenti di jalur 1 Stasiun Cirahayu.

Tak hanya itu, stasiun yang kecil ini juga jauh dari jalan raya. Jika melihat dari jalan raya yang menghubungkan Nagrek-Tasikmalaya, ada sebuah papan petunjuk arah menuju ke Stasiun Cirahayu yang berada dikawasan kecamatan Ciawi, Tasikmalaya. Memang papan petunjuk itu sudah cukup usang bahkan agak susah untuk melihatnya saat kendaraan sedang berjalan. Jarak dari jalan raya menuju Stasiun Cirahayu adalah 5 kilometer dengan jalan yang menanjak. Praktis stasiun ini dikatakan terpencil, meskipun di bagian depan arah timur stasiun terdapat beberapa rumah.

Meski jalurnya manuver cenderung menikung tajam, Stasiun Cirahayu dilewati kereta api dengan kecepatan 50 km/jam. Dengan tentu penumpang kereta api sangat menyukai jalur ini, terlebih saat berhenti di Stasiun Cirahayu.

Pemberhentian terlama di Stasiun Cirahayu ini dipegang oleh Kereta Api Serayu pagi rute Pasarsenen-Purwokerto. KA Serayu berhenti di Stasiun Cirahayu sekitar 30 menit lamanya. Karena harus mengalah dan menunggu persilangan dengan 2 kereta api, yaitu KA Malabar (Malang-Bandung) dan KA Argo Wilis (Surabaya Gubeng-Bandung). Dengan tentu penumpang KA Serayu senang, selain pemandangan di sekitar sangat indah, mereka juga mengabadikan momen kereta api melintas di Stasiun Cirahayu dengan ponselnya.

Nge-Trip KA Serayu – Tiketnya Murah, Pemandangannya Pun Indah

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru