Mudik Lebaran 2018, ASDP Siapkan 217 Kapal di Tujuh Lintasan

Dalam mendukung program Mudik Lebaran 2018, PT ASDP Indonesia Ferry telah menyiapkan 217 unit kapal yang akan melayani tujuh lintasan utama. Ketujuh lintasan tersebut adalah Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Panajam-Kariangau (Balikpapan), Bajoe-Kolaka, dan Tanjung Kelian-Tanjung Api-api.

Baca juga: Jelang Mudik 2018, Ada Perubahan Sistem Tiket di Pelabuhan Ferry Merak-Bakauheni

Dari tujuh lintasan tersebut, BUMN Transportasi ini dapat mengangkut 4.222.071 orang pemudik dan 1.014.955 unit kendaraan selama periode mudik pada H-1 hingga H+7 Lebaran.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan karakteristik layanan angkutan Lebaran tahun ini akan berbeda dibandingkan tahun lalu. Arus mudik dan balik diperkirakan jauh lebih lancar menyusul ketentuan cuti bersama yang relatif panjang sehingga periode waktu libur juga lebih lama. Dengan karakteristik cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dan libur kenaikan kelas anak sekolah yang bersamaan, diperkirakan puncak arus terjadi dua kali, yakni saat mudik terjadi pada Senin (11/6) dan Selasa (12/6) dan puncak arus balik pada Selasa (19/6) dan Rabu (20/6).

PT ASDP juga telah mempersiapkan layanan dan fasilitas pendukung mulai dari layanan pre journey, pengguna jasa dapat melakukan pembelian tiket berjadwal secara online maupun go-show, pembelian melalui buffer zone (rest area KM43 Tol Tangerang-Merak) yang dimulai sejak H-7. Kinerja port time (waktu loading kapal) dipersingkat dari 1 jam menjadi 45 menit, dan khusus di Pelabuhan Merak, dermaga VI akan dioperasionalkan untuk pemudik sepeda motor.

Baca juga: KMP Athaya, Arungi Selat Sunda dengan Sensasi Hotel Berbintang

Dalam hal durasi perjalanan, PT ASDP memaksimalkan kecepatan kapal agar dapat dipacu lebih dari 10 knot, waktu pelayaran maksimal 2 jam (lintasan merak-bakauheni), pengaturan jadwal kapal lebih tepat waktu, pengoperasian kapal ukuran besar saat peak hour, dan menyiapkan tempat istirahat di pelabuhan jika penumpang harus menunggu lebih lama sebelum melanjutkan perjalanan.