Jelang Mudik 2018, Ada Perubahan Sistem Tiket di Pelabuhan Ferry Merak-Bakauheni

Mulai 1 Juni 2018, tepat pukul 00.00 rencananya PT ASDP Indonesia Ferry akan melakukan penggantian sistem tiket di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni. Hal tersebut telah disampaikan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi, penggantian sistem tiket di kedua pelabuhan utama ini menjadi isu yang mencuat ditengah kesiapan ASDP dalam menggelar layanan mudik Lebaran 2018 yang tak lama lagi akan dijelang.

Baca juga: Mengenal Jenis Tarif di Lintasan Ferry Terpadat, Merak – Bakauheni

Seperti apakah sistem tiket baru yang akan diterapkan ASDP di lintasan tersibuk di Indonesia, pastinya mengundang tanya, lantaran Merak-Bakauheni adalah urat nadi transportasi darat/laut yang menghubungkan Jawa-Sumatera.

Menjawab pertanyaan KabarPenumpang.com dalam acara buka puasa bersama media di Jakarta (30/5/2018) seputar penggantian sistem tiket, Ira Puspadewi menyebut hal itu didasari telah berakhirnya masa kontrak dengan penglola tiket saat ini. Seperti diketahui, pengelolaan tiket di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni sejak tiga tahun belakangan dikelola oleh mitra PT Mata Pensil Globalindo (MPG).

Dengan pola KSO (Kerjasama Operasi), lintasan Merak – Bakauheni telah dilengkapi dengan sistem electronic ticketing system, informasi manifes penumpang terpadu dan pengelolaan transaksi keuangan yang transparan. Berkat adopsi e-ticketing, serangkaian ‘kebocoran’ transaksi keuangan yang marak terjadi di dua pelabuhan tersebut dapat ditekan. Dampaknya sangat positif dari sisi pengelola pelabuhan dan pemilik kapal, pun pendapatan ASDP di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni meningkat signifikan dalam tiga tahun belakangan.

Lantas seperti apa e-ticketing gaya baru yang akan digelar PT ASDP? “Saat ini kami tengah mempersiapkan implementasi sistem e-ticketing yang dikelola dan dikembangkan sendiri. Sistem e-ticketing yang akan diterapkan ini sepenuhnya berada di bawah kontrol PT ASDP dan desain kartu RFID yang diterapkan dapat disesuaikan dengan golongan pengguna jasa, sehingga validitas golongan dan pembayaran terjaga dengan baik,” ujar Ira.

Berdasarkan pantauan tim KabarPenumpang.com di Pelabuhan Merak pada Rabu (30/5) kemarin, belum terlihat adanya pengerjaan infrastruktur baru di Pelabuhan Merak, pengoperasian tiket masih seperti biasa yang dilakukan bersama PT MPG menggunakan sensor auto golongan dan scan ID pada loket penumpang. Masih terlihat ‘sepi’ nya Pelabuhan Merak ditanggapi La Mane, Direktur Teknik dan Operasional PT ASDP Indonesia Ferry, “Sistem e-ticketing yang kami kembangkan memang belum siap saat ini, terlebih untuk menghadapi musim Mudik Lebaran, intinya masih dalam persiapan,” ujar La Mane kepada KabarPenumpang.com.

Meski tak mau menjelaskan seperti apa sistem e-ticketing yang nantinya diimplementasi, namun La Mane optimis, menyambut musim Mudik ini pihaknya telah siap mengantisipasi dengan penggantian sistem tiket. Sepintas Ia menyebut akan menerapkan pola lama yang ada di Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk, tiket tetap dengan RFID, manifes tetap disiapkan dan ada penambahan tiga lapisan keamanan untuk mencegah ‘kebocoran’ transaksi.

Baca juga: PT Mata Pensil Globalindo Raih Hak Cipta Teknologi “Automatic Vehicle Classification”

Nah, seperti apa persisnya sistem tiket baru di lintasan Merak-Bakauheni? Tunggu update dari kami selanjutnya.