Gandeng Merek Restoran Ternama, Dongkrak Popularitas Layanan Penerbangan

Luvo’s healthy sesame chicken wrap for Delta Air Lines. Image via Delta Air Lines

Setelah operator kereta di Indonesia dan India menghadirkan layanan makanan siap saji dari restoran ternama lewat pemesanan online, kini serupa tapi tidak sama, maskapai penerbangan internasional mulai menerapkan kolaborasi eksklusif dengan mitra restoran untuk mendongkrak popularitas layanan penerbangan.

Dikutip KabarPenumpang.com dari apex.aero (10/7/2017), makanan yang di berikan maskapai biasanya ada kerjasama antara maskapai dan food brand association untuk memberikan hidangan yang mewah dalam tampilan sederhana. Salah satunya seperi EVA Air yang berkolaborasi dengan Hello Kitty dan membuat EVA Air semakin dikenal banyak orang dan popularitasnya meningkat dari sebelumnya.

Baca juga: Tinggalkan Makanan Beku, Kereta di India Tawarkan Menu Siap Saji dari Resto Ternama

Umumnya kolaborasi ini bisa menghasilkan ‘keajaiban’ dalam promosi dan pencitraan, sehingga membuat perusahaan penerbangan di seluruh dunia mencari mitra dengan merek yang tepat untuk menumbuhkan loyalitas pelanggan. Delta Airlines, salah satu maskapai asal Amerika Serikat, saat ini sudah melakukan pengujian ekstensif dan menyimpulkan bahwa pengenaan merek terhadap produk dapat memperkuat pengalaman dalam penerbangan. Hal yang paling jelas terlihat adalah perubahan pada katering makanan maskapai belum lama ini.

Baca juga: Sajikan Hidangan Khas Menu di Pesawat, Air New Zealand Buka Restoran Pop Up

Juru bicara Delta Airlines, Catherine Sirna mengatakan, pengujian tersebut membuktikan bila lebih banyak pilihan, merek yang dicintai dengan porsi lebih besar adalah yang terpenting bagi Delta Airlines. Ini yang membuat kabin premium Delta menyugukan makanan Union Square Hospitality Group, di sini penumpang akan merasakan kenyamanan dan mendapatkan bar yoghurt Yunani Yasso beku di penerbangan tertentu. Selain itu, penumpang ekonomi dilayani makanan dari Luvo, merek yang mengenalkan dirinya pada makanan lezat dan dibuat dengan bahan makanan asli.

“Makanan ringan Luvo telah menjadi bagian dari strategi katering bermerek Delta sejak tahun 2014, dan sekarang mereka akan ditawarkan di rute terpilih sebagai bagian dari program makan gratis pada Main Cabin,” ujar Sirna.

Baca juga: Kenali Jenis Makanan Khusus dalam Penerbangan

Dengan adanya asosiasi ini, merek restoran di kabin pesawat telah mendorong kemitraan koki selebriti. Di Hong Kong, ada restoran berbintang Micheline dimana Hongkong Airlines membawa masakan khas Kanton yang otentik dengan hidangan Hoi King Heen dari InterContinental Grand Stanford, sementara maskapai Cathay Pacific memperkenalkan menu dari Tosca Ritz-Carlton pada Februari lalu.

“Membawa merek-merek yang familiar bagi penumpang dan membuat menu eksklusif dalam penerbangan hanya beberapa cara dari maskapai untuk menggunakan pendekatan inovatif untuk layanan katering mereka. Kualitas makanan dan minuman adalah kunci dalam hal kepuasan pelanggan. Pihak maskapai  dan penyedia makanan akan bekerja ekstra untuk memastikan pengalaman yang mengesankan dan menggugah selera,” kata Jane Bernier-Tran, President International Flight Services Association.

Baca juga: Hapus Sajian Es Sundae Sesaat, Penumpang United Airlines Ungkap Kekesalan di Media Sosial

Pada akhirnya, loyalitas merek tidak dapat dikaitkan dengan satu faktor tunggal, namun memberi kesan kepada penumpang tentang apa yang mereka sukai di lapangan, dan dapat membantu mereka kembali melakukan pemesanan saat mereka melakukan penerbangan lagi.