Bandara-Bandara Tertinggi di Dunia, Sebagian Besar Berada di Cina

Ilustrasi bandara tertinggi. Sumber: istimewa

Apa jadinya jika ada bandara yang beroperasi di atas ketinggian yang hampir serupa dengan sebuah puncak gunung? Apakah para kru darat menggunakan alat khusus yang dapat memasok oksigen karena diketahui, semakin tinggi suatu tempat, maka semakin tipis pula kandungan oksigen di tempat itu. Terlepas dari asumsi tersebut, berikut KabarPenumpang.com himpun 10 bandara yang berada di ketinggian fantastis versi laman airport-technology.com.

Baca Juga: Berada di Atas Awan, Daocheng Yading Jadi Bandara Tertinggi di Dunia!

Daocheng Yading Airport

Daocheng Yading Airport. Sumber: milesreport.com

Dibuka pada bulan September 2013, Daocheng Yading Airport memegang medali emas kategori bandara yang berada di ketinggian paling tinggi di dunia, yaitu 4.411 meter di atas permukaan laut (mdpl). Bandara ini terletak di Prefektur Sichuan, Cina, dekat dengan Taman Nasional Yading yang disebut-sebut sebagai Shangri-La terkakhir di dunia.

Bandara ini memiliki landas pacu tunggal dengan lebar 45 meter dan membentang sejauh 4.200 meter , dengan luas bangunan terminal mencapai 5.000 meter persegi. Hadirnya bandara ini terbukti dapat memangkas waktu tempuh dari Daocheng menuju Chengdu menjadi kurang dari satu jam, padahal jika ditempuh menggunakan bus, waktu tempuhnya bisa mencapai dua hari perjalanan.

Qamdo Bamda Airport
Bandara ini dikenal juga dengan nama Changdu Bangda Airport, merupakan bandara komersial dengan ketinggian tertinggi kedua di dunia. Terletak di ketinggian 4.334 mdpl, Qamdo Bamda Airport merupakan salah satu gerbang pelancong yang hendak berkunjung ke Qamdo (Changdu) di Tibet, Cina. Diketahui pula, bandara ini juga memiliki landas pacu terpanjang di dunia, yaitu 5.500 meter

Salah satu alasan yang paling vokal mengapa bandara ini memiliki landas pacu yang amat panjang yaitu lokasi bandara yang akhirnya turut berperan serta dalam penurunan kinerja mesin dan pesawat membutuhkan kecepatan angkat yang lebih tinggi dari biasanya saat lepas landas. Pada bulan Oktober 2015 kemarin, pembangunan landas pacu kedua sepanjang 4.000 meter dimulai, dan akan beroperasi sebelum 2018.

Kangding Airport

Kangding Airport

Bandara yang berada 38 km dari Ibu Kota Provinsi Sichuan, Kangding ini berada di ketinggian 4.280 mdpl. Letak gerografis bandara ini membuatnya meraih medali perunggu kategori bandara dengan ketinggian tertinggi di dunia.

Landas pacu di bandara ini mampu melayani pesawat berukuran sedang, seperti Airbus A319-100 dan Boeing 737-700. Sedangkan bangunan bandara ini menjadi saksi bisu hilir mudiknya pelancong yang mencapai angka 330.000 penumpang dan 1.980 ton kargo setiap tahunnya. Diketahui, bandara ini mulai melakukan debut penerbangannya pada Oktober 2008 silam.

Ngari Gunsa Airport
Bandara yang melayani penerbangan militer dan sipil ini berada di ketinggian 4.274 mdpl. Terletak di Prefektur Ngari, bandara ini diprediksi akan melayani 120.000 penumpang per hari pada tahun 2020 kelak. Jet A319 milik Air China menjadi yang pesawat pertama yang mengudara dari bandara yang memiliki landas pacu sepanjang 4.500 meter ini. Mei 2007 menjadi titik awal pembangunan bandara dengan ketinggian tertinggi keempat di dunia.

El Alto International Airport

El Alto International Airport

Bandara Internasional El Alto (Sebelumnya bernama Bandara John F. Kennedy), merupakan bandara dengan ketinggian tertinggi kelima di dunia. Terletak di kota El Alto, 14km sebelah barat daya Kota La Paz. Bandara ini terletak pada ketinggian 4.061 mdpl.

Bandara yang diresmikan pada tahun 1965 ini memiliki dua landasan pacu sepanjang 4.000 meter (diaspal) dan 2.050 meter (tak beraspal). El Alto International Airport ini memiliki satu terminal dan beberapa fasilitas yang dapat menunjang kenyamanan para calon penumpang, seperti bank, bar, restoran dan toko bebas cukai.

Yushu Batang Airport
Bandara yang terletak 18 km sebelah selatan kota Gyegu, Cina ini berada di ketinggian 3.890 mdpl dan membawanya menduduki peringkat keenam bandara dengan ketinggian tertinggi di dunia. Yushu Batang Airport yang memulai masa konstruksi pada tahun 2007 silam ini terbukti dapat memangkas waktu tempuh dari kota Jiegu dan Qinghai, yang tadinya membutuhkan waktu 15 jam perjalanan darat, kini hanya 70 menit saja.

Landas pacu sepanjang 3.800 meter yang berada di bandara ini mampu mengakomodir pesawat A319. Bandara yang dibuka pada 1 Agustus 2009 ini mampu melayani 7.484 penumpang pada tahun pertama pengoperasiannya. Terminal penumpang yang ada di Yushu Batang Airport ini dirancang untuk melayani hingga 80.000 penumpang per tahunnya.

Inca Manco Cápac International Airport

Inca Manco Capac Airport

Bandara ini terletak di Wilayah Puno, Provinsi San Román Juliaca, sekitar 5 km dari kota Juliaca, Peru. Berada di ketinggian 3.826 mdpl, menjadikannya bandara dengan ketinggian tertinggi ketujuh di dunia. Bandara ini dibuka pada tahun 1959 dan saat ini dioperasikan oleh Corporación Peruana de Aeropuertos y Aviación Comercial (CORPAC).

Bandara ini dilengkapi dengan landas pacu beraspal sepanjang 4.200 meter, menara ATC tujuh lantai setinggi 25 meter, dan terminal penumpang yang berdiri di atas lahan seluas 1.865 meter persegi.

Shigatse Peace Airport
Bandara yang juga dikenal dengan nama Shigatse Air Base ini merupakan bandara militer dan sipil yang terletak di Kabupaten Hongdang, Prefektur Shigatse, di Daerah Otonomi Tibet. Bandara ini berjarak sekitar 43 km dari Kota Shigatse yang diketahui sebagai kota terbesar kedua di Tibet. Bandara yang dibuka pada tahun 1973 untuk keperluan militer ini berada di ketinggian 3.782 mdpl.

Layanan sipil di bandara ini sendiri mulai beroperasi pada bulan Oktober 2010. Shigatse Peace Airport memiliki landasan pacu sepanjang 5.000 meter dan bangunan terminal seluas 4.500 meter persegi. Diharapkan, bandara ini dapat menangani 230.000 penumpang dan 1.150 ton kargo pada tahun 2020 mendatang.

Baca Juga: Tanggula, Stasiun Terbengkalai di Atas Awan

Lhasa Gonggar Airport

Lhasa Gonggar Airport. Sumber: tibetdiscovery.com

Bandara yang terletak sekitar 62 km sebelah barat daya Lhasa, Prefektur Shannan, Cina ini berada di ketinggian 3.570 mdpl. Lhasa Gonggar Airport mulai beroperasi pada 1965 dan memegang peran sebagai  hub utama Tibet Airlines. Diketahui, bandara ini mampu menampung lima pesawat A340 atau tujuh Boeing 757 secara bersamaan.

Lhasa Gonggar Airport memiliki dua landas pacu, 4.000 meter beraspal, dan 3.600 meter terbuat dari beton yang dibuat pada tahun 1994. Awalnya, bandara ini hanya memiliki satu lantai terminal penumpang, namun fasilitas tersebut ditingkatkan pada tahun 2004 silam.

Jiuzhai Huanglong Airport
Bandara ini terletak 2 km dari Kota Chuanzhusi, di Desa Songpan, Prefektur Aba, Provinsi Sichuan, Cina. Jiuzhai Huanglong Airport yang mulai melayani penumpang pada September 2003 ini berada di ketinggian 3.448 mdpl.

Diketahui, bandara ini dikembangkan dua kali pada tahun 2006 dan 2011. Saat ini, Jiuzhai Huanglong Airport memiliki bangunan terminal penumpang tunggal yang luasnya mencapai 17.000 meter persegi, dengan landas pacu sepanjang 3.400 meter.