Sematkan Sistem Peringatan Kecelakaan Dini, Inilah Trem Avenio M dari Siemens

Sumber: railway-technology.com

Kehadiran sarana transportasi umum berbasis massal yang aman dan nyaman seolah menjelma menjadi impian setiap otoritas di berbagai negara di dunia. Campur tangan teknologi dan inovasi mutakhir pun mau tidak mau turut terjun guna mewujudkan impian tersebut. Hadirnya moda ini semata-mata dilandaskan pada satu tujuan, yaitu untuk menurunkan tingkat polusi udara yang semakin meradang belakangan ini.

Baca Juga: Serba-Serbi Trem San Francisco yang Melegenda bin Ikonik

Salah satu perusahaan multinasional yang berbasis di Jerman, Siemens, diketahui telah merilis Avenio M, salah satu varian terbaru dari keluarga Avenio, armada Light Rail Vehicle (LRV) yang mereka kembangkan. Moda berbentuk trem bersambung dengan bodi alumunium yang sepenuhnya dilas ini pertama kali diluncurkan dari pabrik Siemens di Wien pada bulan Desember 2017 silam, dimana SWU Verkehr dari Jerman menjadi yang pertama memesan trem ini pada bulan Mei 2015 kemarin.

Sebagaimana yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman railway-technology.com, trem Avenio M ini sendiri merupakan moda dengan deck rendah yang akan menawarkan banyak keuntungan, salah satunya adalah untuk memudahkan mobilitas dari para penyandang disabilitas. Selain itu, di bagian dalam trem ini sendiri terdapat area multifungsi yang berukuran cukup besar, yang mampu menampung kursi roda, stroller bayi, hingga sepeda tanpa harus mengganggu kenyamanan dari penumpang lain.

Sumber: railway-technology.com

Bagian interior dari moda ini pun didesain sangat egronomis, yang juga dilengkapi dengan sistem pendingin ruangan pada gerbong penumpang dan kabin masinis, serta layar yang dapat menampilkan informasi perjalanan serta hiburan selama berkendara.

Kenyamanan penumpang yang menggunakan trem ini akan ditunjang dengan empat buah pintu ganda yang dapat terbuka hingga 1,3m dan sebuah pintu tunggal yang berukuran 800mm. Kehadiran pintu-pintu ini ditujukan untuk melancarkan aliran keluar-masuk penumpang ke dalam gerbong. Layaknya armada jaringan KRL Jabodetabek, trem Avenio M ini sendiri memiliki dua kabin operator yang terletak pada bagian ujung depan dan belakang, guna menujang pengoperasian PP.

Panjang dari trem Avenio M sendiri bervariasi, tergantung dari konfigurasi yang digunakan. Untuk konfigurasi tiga gerbong panjang trem ini mencapai 21m, sedangkan untuk konfigurasi tujuh gerbong, maka panjang trem dapat mencapai 43m. Jumlah penumpang yang dapat diangkut dalam sekali perjalanannya sendiri mencapai 297 penumpang dengan menggunakan konfigurasi tujuh gerbong.

Baca Juga: Trem di Melbourne, Jaringan Terpanjang di Dunia dan Jadi Ikon Kota

Soal keselamatan dalam berkendara, trem buatan Siemens ini tidak perlu diragukan lagi, karena resistensi penyerapan kecelakaan dari Avenio M ini sendiri telah sesuai dengan standar EN 15227. Avenio M pun telah dibekali dengan Advanced Driver-Assistance Systems (ADAS), sebuah sistem peringatan kecelakaan dini. Berbeda dengan para pendahulunya, Avenio M bisa dibilang cukup bandel, karena moda ini mampu beroperasi 35 persen lebih lama sebelum turun waktu untuk pemeliharaan.

Untuk kerja sama yang dijalin bersama SWU Verkehr, Siemens menargetkan pengiriman sejumalh trem akan rampung pada pertengahan 2018 mendatang.