Ketika berbicara tentang perusahaan bus papan atas di Indonesia, maka salah satu yang tak bisa dikepaskan adalah PO Agra Mas yang berdiri sejak tahun 2003 di bawah manajemen PT Anugerah Mas.
Baca juga: Agra Mas Hadirkan Double Decker Untuk Armada Bus AKAP
Ternyata cikal bakal lahirnya Perusahaan Otobus Agra Masa adalah PO Giri Indah pada tahun 1980-an. Namun, sepeninggal pendirinya, usaha tersebut dilanjutkan keturunannya dimana David yang meneruskan PO Giri Indah dan sang kakak yakni Tony mendirikan PO Agra Mas.
KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber bahwa, bus berwarna merah ini berasal dari Wonogiri dan dulu bus ini jumlahnya cukup banyak untuk bisa ditemui di beberapa terminal besar Jabodetabek. Meski pendirinya merupakan anak pemilik PO Giri Indah, tetapi PO Agra Mas sendiri tidak ada sangkut paut bahkan sisa-sisa dari Giri Indah sama sekali tidak ada alias memulai semuanya nari nol.

Agra Mas sendiri melayani trayek angkutan umum dari berbagai jurusan sewilayah Jabodetabek, AKAP dengan bus malamnya dan pariwisata. Awalnya armada PO Agra Mas menggunakan mesin-mesin dari Hino, Mercedes dan Isuzu yang ciri khas dengan bus berbodi kotak bekas Jepang yang diimpor ke Indonesia.
Meski bus-bus ini tua, namun kualitas dan kenyamanan yang diberikan masa itu masih terbilang jempolan. Apalagi dengan membuat larangan bagi pedagang asongan dan pengamen ikut naik dalam bus tersebut.
Dengan adanya aturan tersebut, banyak penumpang yang mulai mempercayakan perjalanan mereka dengan Agra Mas karena kenyamanan itu. Hingga akhirnya tahun 2012-2013 Agra Mas merambah rute AKAP yang menjangkau ke Pacitan di Jawa Timur.
Setelah semakin berkembang, Agra Mas sendiri kemudian membentuk divisi pariwisata dengan armada, crew dan fasilitas yang bebeda dengan armada reguler. Untuk pariwisata ini, Agra Mas menggunakan merek baru yakni Agra Icon Tour Bus.
Berikut ini rute baik yang hanya antar kota maupun yang juga antar provinsi yang dimiliki PO Agra Mas.
Trayek Reguler Antar Kota
Karawang-Kp Rambutan-Bogor
Tanjung Priok-Bogor
Cikarang-Pasar Rebo-Bogor
Lebak Bulus-Bogor
Cikampek-Jatibening-Tanjung Priok
Cikarang-Kp Rambutan-Pasar Rebo-Veteran-BSD-Poris Plawad Tangerang
Bekasi Timur-Jatiasih-Lenteng Agung-Veteran-BSD-Poris Plawad Tangerang
Karawang-Jatibening-Tanjung Priok
Cibinong-Cibubur-Trakindo-Veteran-BSD-Poris Plawad Tangerang
PGC Cililitan-Bandara Soekarno Hatta
Trayek Reguler Antar Kota Antar Provinsi
Tanjung Priok-Solo-Wonogiri-Pacitan
Pluit-Solo-Wonogiri-Purwantoro
Sumber Arta-Solo-Wonogiri-Purwantoro
Pinangranti-Solo-Wonogiri-Purwantoro
Tangerang/Psr Kemis-Solo-Wonogiri-Purwantoro
Tangerang/Pasar Kemis-Solo-Ngawi-Madiun-Ponorogo
Tangerang/Pasar Kemis-Pacitan
Tangerang/Pasar Kemis-Pracimantoro-Giribelah
Bekasi-Solo-Wonogiri-Purwantoro
Karawang-Solo-Wonogiri-Purwantoro
Karawang-Solo-Wonogiri-Pacitan
Ciledug-Lebak Bulus-Pinang Ranti-Solo-Wonogiri-Pracimantoro
Ciledug-Baturetno-Pacitan
Ciledug-Pracimantoro-Giribelah
Bogor-Solo-Prambanan
Bogor-Solo-Ngawi-Madiun-Ponorogo
Bogor-Solo-Wonogiri -Purwantoro
Bogor-Pacitan
Baca juga: 50 Tahun Berdiri, PO Nusantara Rilis Bus Buatan Karoserinya Sendiri
Untuk bus AKAP Agra Mas menghadirkan layanan kelas VIP dan Eksekutif yag diperkuat dengan mesin dan sasis keluaran Mercedes-Benz (1521, 1526, 1626 dan 1836), Hino (RG, RK8, dan RN285) serta bodi terbaru dari karoseri besar di Indonesia yakni Adi Putro. Bahkan di awal tahun 2018 ini, PO Agra Mas menghadirkan bus double decker yang menggunakan Scania K410IB dengan pembagian dua kelas yakni super eksekutif dan eksekutif.