Penyidik Asal Australia Temukan Puing yang Dianggap Sebagai Serpihan Malaysia Airlines MH370!

Sumber: thesun.co.uk

Tragedi hilangnya maskapai Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 pada 8 Maret 2014 silam hingga saat ini masih menjadi misteri. Ada banyak asumsi yang beredar di masyarakat, mulai dari jatuh ke Samudera Hindia bagian selatan, hingga campur tangan makhluk dari luar angkasa. Namun satupun dari asumsi tersebut tidak dapat dibuktikan keabsahannya.

Baca Juga: 11 Kasus Misterius Dalam Dunia Penerbangan

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman thesun.co.uk (18/3/2018), sebuah penemuan terkait hilangnya MH370 baru-baru ini menggegerkan dunia. Gambar yang diambil dari Google Earth menampilkan objek yang diduga sebagai puing dari maskapai yang berisikan 227 penumpang dan 12 awak kabin ini. Namun anehnya, objek tersebut nampak diselimuti oleh lapisan lubang peluru.

Seorang penyidik asal Australia, Peter McMahon yang selama bertahun-tahun ke belakang terus melakukan penelitian terhadap insiden ini berasumsi bahwa dirinya telah berhasil menemukan MH370 yang hilang. Peter meyakini bahwa pesawat nahas tersebut berada 10 mil sebelah selatan Round Island, area yang tidak dijangkau oleh para ahli ketika operasi pencarian yang dilakukan.

Peter langsung membawa temuannya ke Australian Transport and Safety Bureau. Senada dengan Peter, organisasi tersebut pun menyebutkan bahwa bisa saja temuan Peter ini merupakan bagian dari MH37 yang hilang. Australian Transport and Safety Bureau pun meneruskan temuan Peter ini kepada otoritas Amerika, dan mereka mengatakan untuk tetap bersiaga di sekitaran lokasi penemuan.

“Empat orang Amerika telah dikirim ke Australia untuk menindaklanjuti penemuan tersebut,” ungkap Peter. Walaupun hingga kini tim pencari tidak pernah mengetahui lokasi persis dari insiden ini, namun selama pencarian yang masih tetap dilakukan hingga hari ini, mereka tidak pernah menemukan satupun jenazah yang menjadi korban dari kecelakaan misterius ini.

Seperti yang diketahui bersama, Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 merupakan maskapai yang melakukan perjalanan dari Kuala Lumpur International Airport, Malaysia menuju Beijing Capital International Airport, Cina dengan menggunakan armada Boeing 777-200 milik mereka.

Baca Juga: Gunakan Tampilan Bird Eye View, Inilah Masa Depan Pengawas Lalu Lintas Udara

Kurang dari satu jam setelah mereka melakukan lepas landas, petugas Air Traffic Control kehilangan kontak dengan pesawat nahas tersebut. Walaupun kehilangan kontak, namun radar masih menangkap pergerakan dari maskapai ini beberapa saat berselang sebelum akhirnya pesawat yang berisikan 239 penumpang dan awak kabin dari 15 negara yang berbeda ini secara resmi dinyatakan hilang.