Airbus dan Audi Kolaborasi di Konsep “Pop.Up Next,” Konvergensi Kendaraan Darat dan Udara

Bukan suatu  hal yang baru ketika dewasa ini banyak manufaktur otomotif yang mulai berupaya mencari ceruk usaha lain. Pasalnya, para pengusaha menilai bahwa penjualan mobil konvensional sebentar lagi akan menemui ‘jalan buntu’. Ya, kondisi kemacetan yang semakin tidak bisa ditolerir belakangan ini membuat para pengguna jalan seolah enggan untuk menambah koleksi kendaraan mereka.

Baca Juga: Berusaha Tetap di Arus Persaingan, Porsche pun Turut Luncurkan Taksi Udara Otonom!

Ketika pemerintah sudah berusaha untuk memperbaiki sistem angkutan umum agar volume kendaraan di jalanan dapat berkurang, namun para pengguna kendaraan pribadi tetap enggan untuk beralih menggunakan moda transportasi berbasis massal tersebut. Walhasil, kemacetan pun semakin meradang.

Sebagai salah satu perusahaan multi-nasional yang memiliki segudang pengalaman di dunia aviasi global, Airbus melihat kondisi ini sebagai satu keuntungan tersendiri untuk mereka. Dalam pemberitaan sebelumnya, Airbus diketahui tengah merancang sebuah drone otonom yang dimaksudkan sebagai angkutan futuristik. Dengan kondisi seperti yang sudah di jabarkan di atas, mereka memiliki kesempatan untuk merangkul manufaktur otomotif guna melancarkan misi bersama dan mengembangkan pasar drone.

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (7/3/2018), Airbus berkolaborasi dengan Audi untuk menghadirkan Pop.Up Next, sebuah moda yang dapat berjalan secara otonom di darat dan juga dapat mengudara. Ini merupakan kembangan dari konsep Pop.Up yang pernah dipamerkan Airbus di Geneva Motor Show pada tahun lalu.

Di darat, mobil mini dengan kapasitas dua penumpang ini mampu meluncur hingga mencapai top speed 100 km per jam dengan menggunakan baterai bertenaga 15 kWh untuk jarak tempuh 130 km. Jika anda terjebak macet, Anda cukup memesan salah satu drone milik Airbus yang tersedia di stasiun pengisian daya terdekat melalui aplikasi. Di sana, mobil Pop.Up Next akan diangkut menggunakan drone Airbus dengan teknologi khusus. Ketika sudah bertransformasi  menjadi moda udara, Pop.Up Next mampu menempuh jarak 50 km dengan kecepatan 540 km per jam. Keren, bukan?

Sumber: newatlas.com

Di sini, Audi berperan sebagai ‘motor’ dari Pop.Up Next versi darat. Keahliannya di bidang otomotif tidak lagi diragukan oleh dunia, termasuk bagian interiornya. Berdasarkan peta konsep yang sudah di buat, Pop.Up Next rencananya akan menyematkan sebuah layar berukuran 49 inci yang menggabungkan teknologi eye-tracking dan speech and facial recognition. Penggunaan bahan dasar Pop.Up Next versi darat juga tidak sembarangan. Audi harus menggunakan bahan se-ringan mungkin namun tidak mengesampingkan kekuatannya.

Baca Juga: Prototipe Taksi Drone Ehang 184, Sukses Uji Coba Dalam 1000 Kali Terbang

Sehubungan masih berbentuk konsep dimana potensi perubahan di segala lini masih bisa terjadi, pihak Airbus sendiri mengatakan masih melakukan pertimbangan agar ‘moda dua alam’ ini mampu meningkatkan kinerja dan menekan daya. Kedua belah pihak masih enggan berkomentar mengenai waktu peluncuran dari moda futuristik ini. Jika sudah dipasarkan kelak, apakah Anda berencana untuk memilikinya?