Stasiun Cibungur, Kembali Jadi Terminal Peti Kemas

Stasaiun Cibungur di Purwakarta

Indonesia yang memiliki jalur kereta dari barat hingga timur pulau Jawa ini memiliki banyak stasiun aktif. Namun tak sedikit juga yang mati dan tak lagi digunakan sebagai stasiun alias beralih fungsi menjadi restoran, hotel hingga sebagai cagar budaya saja karena jalur kereta yang mati.

Baca juga: Stasiun Gumilir Punya Sistem Sinyal Computer Based Interlocking Buatan Anak Bangsa

Tetapi ternyata sebagian yang menjadi cagar budaya pun masih tetap aktif beroperasi. Stasiun-stasiun kereta yang aktif biasanya menjadi persinggahan kereta baik untuk persilangan, melintas langsung atau yang menurunkan penumpang di stasiun tersebut.

Salah satu stasiun yang masih aktif adalah Cibungur. Stasiun ini berada di daerah Bungursari, Purwakarta. Berada di ketinggian +77 meter, merupakan stasiun kereta api yang lokasinya paling utara di Daerah Operasional II Bandung.

Pemandangan di stasiun Cibungur

Stasiun ini sempat berfungsi sebagai terminal peti kemas seperti stasiun Solo Jebres dan Indro. Namun karena sepinya kereta api barang di masa lalu, membuat terminal peti kemas Cibungur mau tak mau harus dinonaktifkan.

Pengaktifan kembalinya terminal peti kemas Cibungur karena disusul adanya pengaktifan kembali terminal peti kemas Solo Jebres yang digunakan oleh kereta api barang parcel dan terminal peti kemas Indro. Aktifnya terminal peti kemas ini sebagai wujud PT KAI dengan pelaku usaha dalam mendukung perkeonomian negeri.

Apalagi kereta api merupakan angkutan massal dimana bisa mendistribusikan barang lebih cepat karena bebas macet, mampu mengurangi polusi dan bebas jalan tanpa gangguan. Sehingga pada Maret 2017 kemarin Daop II kembali menjalankan kereta angkutan barangnya yang akan mengirimkan dari Cibungur ke stasiun Indro di Gresik.

Kereta angkutan peti kemas ini diberi nama Richmount Northern Express 2 (RNE 2) dengan formasi satu lokomotif dan 20 gerbong datar yang mampu mengangkut peti kemas sebanyak 40 TEUs atau seberat 840 ton. Pengoperasian kembali terminal peti kemas Cibungur ini juga salah satu bentuk sinergi BUMN antara PT KAI, PT Pupuk Kujang Cikampek dan PT Semen Indonesia.

Baca juga: Antre di Stasiun ini Dijamin Bikin Anda Betah Berlama-lama!

Tak hanya itu, dari arah barat stasiun Cibungur sendiri tadinya akan dibuat jalan pintas untuk memangkas waktu tempuh perjalanan kereta api yang selama ini harus langsir di Cikampek. Sayangnya hingga saat ini proyek jalur tersebut mangkrak alias tak berjalan.

Bukan hanya sebagai jalur peti kemas dan kereta, dekat stasiun Cibungur, pelancong yang ingin menikmati salah satu daerah di Purwakarta ini juga bisa mampir ke sate Maranggi Cibungur dengan berjalan sekitar 500 meter dari stasiun. Selain itu bila tak sempat berfoto di stasiun Purwakarta dengan kuburan kereta, di stasiun ini juga cukup bagus karena masih banyak pohon dengan pemandangan yang cukup menarik bagi pecinta fotografi.