Singapore AirShow 2018: Garuda Indonesia Gandeng Thales Hadirkan In Flight Entertainment

Sumber: asiatraveltips.com

Perusahaan multinasional Perancis yang menyediakan layanan untuk pasar kedirgantaraan, pertahanan, transportasi dan keamanan, Thales telah mengumumkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan maskapai Flag Carrier, Garuda Indonesia dalam hal penyediaan layanan hiburan di armadanya.

Baca Juga: Garuda Indonesia Resmikan Penerbangan Denpasar ke Xi’an dan Zhengzhou

Diketahui, ini merupakan hubungan kerja sama perdana yang dijalin oleh kedua belah pihak, dan Singapore Airshow 2018 menjadi saksi dari permulaan kerja sama ini. Rencananya, pemasangan alat hiburan di 14 armada Airbus A330neo milik Garuda Indonesia ini dijadwalkan bergulir pada 2019 kelak, ketika pesawat anyar ini tiba di Tanah Air.

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman gmf-aeroasia.co.id, kerja sama yang ditanda tangani langsung oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansyuri, Direktur Utama GMF, Iwan Joeniarto dan SEVP International Development, Pascale Sourisse merupakan kesepakatan atas pengembangan bisnis konektivitas dan sistem In Flight Entertainment (IFE).

AVANT IFE System merupakan teknologi yang dipilih Garuda untuk memaksimalkan jaringan hiburan di armada terbarunya tersebut. Teknologi ini mencakup kehadiran monitor High Definition (HD) versi terbaru dari Thales di kelas bisnis dan ekonomi. Penumpang kelas bisnis pun bisa menikmati teknologi handset touchscreen Avii yang ditawarkan oleh Thales.

“Kami memilih Thales untuk entertainment system yang baru pada armada Garuda Indonesia. Sebagai maskapai bintang lima, in flight entertainment juga harus mengikuti teknologi yang up to date,” ungkap Pahala dalam pagelaran yang bergulir sejak 6 hingga 11 Februari 2018 ini.

“Kami sangat antusias untuk bermitra dengan Garuda Indonesia, maskapai kelas dunia yang sarat akan nilai budaya dalam pelayanannya. Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengalaman perjalanan bagi para penumpangnya, Thales bangga bisa mengambil bagian di dalamnya dan diharapkan dapat membantu mempercepat perjalanan digital mereka dengan cara menghadirkan hiburan mutakhir,” tutur Erik-Jan Raatgerink, Country Director Thales di Indonesia, dikutip dari sumber terpisah.

Diketahui, sistem IFE yang baru milik Thales ini didasarkan pada platform Android terbuka, dan akan mendukung banyak bahasa dan aplikasi host seperti Interactive 3D Map, e-reader dan lainnya.

Baca Juga: Jelang Pembukaan Rute Baru, Inilah Sejumlah Tantangan Yang Menerpa Garuda Indonesia

Tidak hanya menandatangani kerja sama dengan pihak Thales, anak perusahaan dari Garuda Indonesia, GMF juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Sekretariat Negara dalam hal perawatan dan pemeliharaan pesawat kepresidenan Republik Indonesia, Boeing Business Jet (BBJ). Kementerian Sekretariat Negara ini tidak hanya mempercayakan GMF dalam perawatan airframe saja, namun juga engine dan komponen.

Direktur Line Operation PT GMF AeroAsia Tbk (GMF), Tazar Marta Kurniawan dan Kepala Biro Umum Kementerian Sekretariat Negara, Piping Supriatna menandatangani kesepakatan kerja sama ini di Booth Garuda Indonesia yang ada di Singapore AirShow 2018, pada Selasa (6/2/2018).

“Kepercayaan kepada kami dalam merawat Pesawat VVIP ini merupakan bentuk dukungan dari pemerintah atas kualitas GMF. Pesawat kepresidenan yang dirawat di kami ini kami lakukan perlakuan khusus, karena BBJ ini akan digunakan presiden, jadi keamanannya harus lebih ketat,” ungkap Tazar.