Garuda Indonesia Resmikan Penerbangan Denpasar ke Xi’an dan Zhengzhou

PENERBANGAN DENPASAR – XI'AN & ZHENGZHOU VV (Garuda Indonesia)

Maskapai Garuda Indonesia hari ini meresmikan penerbangan langsung Denpasar – Xi’an dan Denpasar – Zhengzhou sebagai bagian dari pengembangan jaringan yang dilaksanakan perusahaan dalam memperluas jaringan penerbangannya di internasional, khususnya ke Cina.

Baca juga: Jelang Pembukaan Rute Baru, Inilah Sejumlah Tantangan Yang Menerpa Garuda Indonesia

Peresmian rute penerbangan Denpasar – Xi’an dan Denpasar – Zhengzhou tersebut diresmikan secara simbolis oleh Direktur Kargo Garuda Indonesia, Sigit Muhartono yang juga membawahi pengembangan rute internasional Garuda Indonesia. Pada kesempatan tersebut turut hadir pemangku kepentingan lain dari layanan kebandarudaraan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Sigit mengungkapkan peresmian rute penerbangan Denpasar – Xi’an dan Zhengzhou ini merupakan bagian dari strategi Garuda Indonesia untuk terus memperluas pasarnya di Tiongkok dan menarik lebih banyak wisatawan dari Cina melalui penyediaan penerbangan langsung dari kota – kota penting di Cina ke Indonesia.

“Pasar Cina memegang peranan penting dalam market internasional Garuda Indonesia. Dengan tingkat kunjungan wisatawan internasional Cina yang mencapai 120 juta per tahunnya di seluruh dunia, kami sangat optimis dapat memaksimalkan potensi pasar tersebut. Melalui pembukaan rute Xi’an dan Zhengzhou ke Denpasar, akan lebih banyak wisatawan Cina yang berkunjung ke Indonesia.” kata Sigit.

“Pembukaan dua rute internasional pada awal tahun ini sekaligus menggambarkan optimisme perusahaan dalam meningkatkan pertumbuhan market sharenya. Saat ini market share Garuda Indonesia pada rute Indonesia – Cina berada pada dikisaran 35 persen”, ungkap Sigit

Lebih lanjut Sigit mengungkapkan, “Cina saat ini merupakan pasar utama pariwisata Indonesia. Pemerintah sendiri telah menargetkan tingkat kunjungan wisatawan Cina ke Indonesia dapat menyentuh angka 10 juta wisatawan pada tahun 2019. Komitmen tersebut tentunya menjadi potensi market yang akan terus kami kembangkan”, tutup Sigit.

Penerbangan Denpasar – Xi’an akan dilayani 2 (dua) kali dalam setiap minggunya, yaitu pada hari Senin dan Jum’at yang akan dilayani oleh pesawat Airbus A330-300. Jadwal keberangkatan dari Denpasar pada pukul 16.55 WITA, dan akan tiba di Xi’an pada pukul 00.25 LT (local time). Sementara penerbangan Xi’an – Denpasar juga akan dilayani 2 (dua) kali dalam setiap minggunya, yaitu pada hari Selasa dan Sabtu. Jadwal keberangkatan dari Xian akan dilayani pada pukul 01.55 LT dan akan tiba di Denpasar pada pukul 08.25 WITA.

Penerbangan Denpasar – Zhengzhou akan dilayani 3 (tiga) kali dalam setiap minggunya, yaitu pada hari Selasa, Kamis, dan Minggu yang akan dilayani oleh pesawat Airbus A330-300. Jadwal keberangkatan dari Denpasar pada pukul 11.35 WITA, dan akan tiba di Zhengzhou pada pukul 18.15 LT (local time). Sementara penerbangan Zhengzhou – Denpasar juga akan dilayani 3 (tiga) kali dalam setiap minggunya, yaitu pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Jadwal keberangkatan dari Zhengzhou akan dilayani pada pukul 00.25 LT dan akan tiba di Denpasar pada pukul 07.30 WITA.

Kedua rute baru tersebut akan dilayani dengan menggunakan pesawat Airbus A330-300 all economy yang berkapasitas 360 penumpang ekonomi.

Hingga saat ini, Garuda Indonesa telah melayani sejumlah penerbangan langsung ke sektor Tiongkok diantaranya adalah Jakarta – Guangzhou, Jakarta – Beijing, Jakarta – Shanghai, Denpasar – Beijing, Denpasar – Guangzhou, Denpasar – Shanghai, dan Denpasar – Chengdu.

Penerbangan Garuda Indonesia dari Cina menuju Denpasar juga akan connect dengan penerbangan domestik lainnya, diantaranya Yogyakarta, Makassar, Menado, Labuan Bajo, dan berbagai destinasi wisata domestik lainnya yang saat ini terus dikembangkan oleh pemerintah.

Garuda Indonesia akan menghubungkan kedua kota tersebut dengan memberikan pelayanan dari awak kabin terbaik di dunia. Selain itu, para penumpang juga akan dibantu oleh awak kabin yang berasal dari Tiongkok untuk memudahkan dalam berkomunikasi dan memberikan pelayanan.

Xi’an adalah ibu kota Provinsi Shaanxi dan merupakan salah satu kota tertua di Tiongkok. Kota cantik yang memiliki suasana klasik dan kuno ini merupakan bagian dari jalur sutra yang fenomenal. Tak salah jika kota ini menawarkan banyak pilihan situs bersejarah yang bisa dikunjungi.

Sebut saja TerraCotta Army, situs koleksi patung yang menggambarkan bentuk seni penguburan kaisar di tahun 210-209 SM. Situs ini membutuhkan waktu selama 11 tahun untuk proses pembuatannya. Total terdapat 8.099 terakota berbentuk tokoh prajurit dan kuda dengan ukuran asli yang terletak di makan dari Kaisar pertama dinasti Qin, Qin Shi Huang. Bagi wisatawan muslim, kota ini menjadi tujuan wajib untuk dikunjungi. Hal ini dikarenakan terdapat komunitas muslim yang sangat besar di Xian. Diperkirakan terdapat 50.000 muslim di kota ini. Di Xi’an sendiri tidak sulit untuk menemukan masjid, dikarenakan terdapat 7 mesjid besar, yang salah satunya adalah The Great Mosque atau masjid agung yang memiliki 20 bangunan dengan luas 12.000 persegi. Sebagai kota muslim terbesar di Tiongkok, tentu tidak sulit menemukan makanan halal disana. Selain itu masih ada tujuan wisata lain seperti Xian City Wall, Huashan Mountain, dan Big Wild Goose Pagoda.

Baca juga: Mulai 29 Januari 2018, Garuda Indonesia Layani Rute Denpasar – Zhengzhou dan Denpasar – Xi’an

Sementara itu, Zhengzhou juga menawarkan destinasi wisata yang menarik. Ibu kota provinsi Henan ini memiliki julukan The Green City, dikarenakan banyaknya jumlah pohon yang ada di kota ini. Kota ini menghasilkan banyak hasil pertanian dan perkebunan yang sangat baik dan jarang ditemui di wilayah lainnya di Tiongkok. Sebut saja buah delima, persik, semangka, dan hasil bumi lainnya. Makanan olahannya cocok dijadikan buah tangan. Wisatawan dapat menikmati hari dengan mengeksplor taman Zhengzhou yang rindang, mengunjungi museum/kuil, atau berbelanja. Shaolin Temple yang berada disana terkenal sebagai pusat kungfu Tiongkok yang legendaris. Selain itu terdapat juga museum yang menampilkan atraksi prasejarah, fosil dinosaurus, sampai dengan era modern. Yang tak boleh dilewatkan adalah mendengarkan musik opera. Provinsi Henan terkenal akan musik lokalnya.

Garuda Indonesia saat ini melayani lebih dari 80 destinasi di seluruh dunia dan berbagai daerah di Indonesia, dengan jumlah penerbangan mencapai 600 penerbangan per hari. Saat ini Garuda Indonesia Group mengoperasikan sebanyak 199 armada (dengan rata-rata usia 5 tahun). Garuda Indonesia memberikan pelayanan terbaik melalui konsep “Garuda Indonesia Experience” yang mengedepankan keramahtamahan dan kekayaan budaya Indonesia.