Cegah Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Indian Railways Adopsi Teknologi Satelit

Sumber: iastoppers.com

Guna meningkatkan keselamatan dalam mengoperasikan armadanya, Indian Railways mendapatkan bantuan dari Indian Space Research Organization (ISRO) untuk mengantisipasi kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang tanpa penjaga dan melacak pergerakan kereta secara real-time. Diketahui, ISRO menggunakan sistem berbasis satelit dalam membantu Indian Railways.

Baca Juga: Antisipasi Gangguan Kabut Saat Musim Dingin, Ini Yang Disiapkan Perkeretaapian India!

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman indiatimes.com (14/11/2017), ISRO bekerja dalam sebuah proyek percontohan, dimana Indian Railways memasang space agency-developed integrated circuit (Chip IC) di beberapa rangkaian kereta. Indian Regional Navigation Satellite System atau yang kerap kali disebut NaVIC akan digunakan untuk memperingatkan para pengguna jalan yang hendak melintas di perlintasan sebidang tak berawak melalui sirine yang dipasang di sana.

“ISRO dan Indian Railways memang telah bekerja sama dalam proyek percontohan ini sejak bulan Juni kemarin,” tutur Tapan Misra, Direktur Space Applications Centre (SAC) yang berbasis di Ahmedabad. “Sirine akan berbunyi manakala chip IC yang terpasang di kereta memancarkan sinyal dari jarak 500 meter hingga 4 kilometer sebelum kereta melintasi sebuah perlintasan. Bunyi sirine akan semakin keras ketika kereta semakin mendekat dan akan mati ketika kereta sudah melintas,” tambah Tapan.

Tapan menambahkan bahwa sudah lima rangkaian kereta yang diinstal chip IC ini di lima rute yang berbeda. “Pengujian sistem sirine berbasis satelit ini telah berlangsung sejak bulan Juni untuk memeriksa apakah sistem ini dapat diandalkan dan dapat berfungsi di bawah kondisi iklim yang berbeda,” tandas Tapan. “ISRO menggunakan konstelasi tujuh satelit navigasi (IRNSS atau NaVIC) untuk sistem keamanan kereta api, setelah proyek percontohan ini selesai dengan sukses, rencananya akan dipasang di semua kereta api di seluruh negeri secara bertahap,” imbuhnya.

Seperti yang sudah dijabarkan di atas, tidak hanya dipergunakan untuk memperingatkan para pengguna jalan di perlintasan sebidang tak berawak, tapi chip IC yang terpasang di rangkaian kereta juga dapat dipergunakan untuk memantau pergerakan kereta secara real-time. “Teknologi ini dapat memudahkan untuk melacak lokasi persis sebuah kereta yang mengalami kecelakaan, sehingga proses evakuasi juga dapat dilakukan dengan lebih cepat,” paparnya.

Baca Juga: Setarakan Kaum Minoritas, Formulir Tiket Kereta di India Akan Tambah Kolom T Untuk Transgender

Dorongan untuk menggunakan teknologi satelit untuk sistem keselamatan kereta api tercetus setelah Perdana Menteri Narendra Modi meminta semua kementerian pusat dan pemerintah negara bagian untuk memanfaatkan teknologi ISRO untuk memberikan tata pemerintahan yang lebih baik pada 7 September 2015 silam. Diketahui, ada sekitar 7.254 dari 18.000 perlintasan sebudang tak berawak di India yang menyumbang sekitar 40% kecelakaan yang melibatkan kereta api dan pengguna jalan lainnya.