Kursi Penumpang MRT Jakarta Berbahan Plastik, Upps Jangan Kecewa Dulu!

Sumber: PT MRTJ

Beberapa hari yang lalu, PT MRT Jakarta (MRTJ) membocorkan calon armada yang akan digunakan di Jakarta pada awal tahun 2019 mendatang. Dalam salah satu foto yang dipamerkan dalam acara Forum Jurnalis dan Blogger MRT Jakarta, Rabu (20/12/2017) kemarin, terdapat satu pemandangan yang mengundang pertanyaan dari banyak kalangan. Selain memuji progress yang sudah dicapai oleh PT MRTJ, sebagian masyarakat juga menanyakan, “kenapa kursinya terbuat dari plastik?”

Baca Juga: PT MRT Jakarta Gaet Tower Bersama Group Untuk Gelar Coverage Seluler dan WiFi

Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, tidak hanya mempertanyakan soal bangku plastik yang digunakan, tapi juga absennya rak bagasi di salah satu foto yang memuat gambar interior gerbong tersebut. Sontak, masalah ini ramai diperbincangkan. “Kami tetap menyertakan rak bagasi, di ujung rangkaian, area kursi prioritas. Karena itu sesuai dengan PM (Peraturan Menteri),” ungkap Agung Wicaksono selaku Direktur Operasi PT MRTJ.

Selain itu, Agung juga memaparkan bahwa estimasi waktu tempuh Fase 1 MRT dari Lebak Bulus menuju Bunderan HI hanyalah berkisar 60 menit, sehingga keberadaan rak bagasi dianggap tidak terlalu diperlukan. Alih-alih menggunakan rak yang biasanya dijumpai di atas bangku penumpang, Agung mengatakan bahwa kereta itu ruang kosong tersebut akan digunakan untuk memasang iklan, termasuk papan informasi.

Baca Juga: PT MRT Jakarta: Dibutuhkan Tiga Payung Hukum Untuk Pengembangan Ruang Bawah Tanah MRT

Ketika disinggung soal eksistensi kursi berbahan plastik dalam foto tersebut, Agung menyebutkan bahwa pertimbangan utama dalam penggunaan kursi keras tersebut adalah soal perawatan. Dirinya yakin bahwa jika MRTJ menggunakan bangku busa yang notabene lebih empuk dan nyaman, tentu pemeliharaannya pun akan lebih sulit ketimbang kursi plastik. Tidak hanya dari segi pemeliharaan, Agung juga mengatakan bahwa bahan yang digunakan berbeda dari kursi plastik biasa, sehingga penumpang tidak akan kehilangan kenyamanan ketika duduk di atasnya.

Dilansir dari sumber terpisah, Corporate Secretary MRT Jakarta, Tubagus Hikmatullah mengatakan bahwa bahan plastik yang digunakan sebagai bahan dasar kursi di kereta produksi Nippon Sharyo ini dapat dijadikan media untuk beriklan. “Kalau kursi plastik juga kan kita bisa tempel iklan-iklan,” tutur pria yang akrab dipanggil Hikmat tersebut.