Inilah Yang Harus Dilakukan Pria Sejati di Dalam Kabin

www.marketwatch.com

Menggunakan pesawat terbang sebagai moda yang Anda pilih untuk menuju suatu destinasi terkadang menjadi hal yang menegangkan. Apalagi karena perlakuan sesama penumpang yang terkadang membuat perjalanan menjadi lebih bururk lagi.

Baca juga: Inilah Beberapa Tipe Penumpang Pesawat, Anda Masuk Kategori Yang Mana?

Salah satu halnya ialah dimana seorang penumpang pria yang kadang enggan membantu penumpang perempuan saat memasukkan barang mereka ke kompartemen atas. KabarPenumpang.com melansir dari laman dailymail.co.uk (27/11/2017), bahwa dalam mendapatkan jawaban pembahasan ini dilakukan survei tentang kebiasaan paling menyebalkan yang dilakukan pria saat penerbangan dan bagaimana seharusnya mereka menyesuaikan diri.

Survei yang dilakukan pada 2000 responden oleh The Gentelman’s di seluruh Inggris dengan dua pertiganya pria menyatakan bahwa seorang pria harus menawarkan bantuan kepada sesama penumpang yang sedang berjuang untuk menyimpan barang bawaan di kompartemen kabin. Sebanyak 65 persen mengatakan terlalu banyak minum alkohol adalah salah satu masalah terbesar penumpang pria.

Hal ini bisa membuat seorang pria menjadi anti sosial di antara penumpang lainnya bahkan untuk teman duduknya. Dimana seorang pria tidak meminta izin saat akan duduk atau berbaring di kursi. Para penumpang pria tidak boleh menunjukkan ketidaksukaannya pada seorang anak yang menangis.

Ada 54 persen responden yang mengatakan penumpang pria banyak yang menaikkan sandaran tangan dan penumpang disebelahnya tidak menyukai hal tersebut. Sebenarnya, masalah manspreading pada umumnya tidaklah di sukai.

Seperti halnya jika Anda seorang pria yang gagah berani, seharusnya belajar untuk membantu orang lain dengan tidak memakan tempat di kompartemen kabin dan hal lainnya. Ada 20 persen wanita yang menjawab survei merasa manspreading adalah dosa utama. Saat deplaning juga baiknya seorang pria tidak mendorong atau membuat kekacaun. Baiknya bantu penumpang turun dengan menurunkan tas penumpang lainnya yang berada di kompartemen kabin.

British Airways baru-baru ini menangani tiket mid-fligh dan melakukan penyelidikan kepada penumpang di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Perancis dan Italia terkait isu yang dimiliki kebanyak penumpang saat terbang. Dari survei yang dilakukan British Airways, 59 persen merasa nyaman dalam penerbangan.

Baca juga: Kerap Dilecehkan, Awak Kabin Beberkan Kelakuan Penumpang Mabuk

Namun, sebanyak 78 persen tidak menyukai penumpang lain melepas kaus kaki mereka. Dan 80 persen lainnya mengatakan bahwa dapat menerima jika dibangunkan dan harus melewati karena panggilan alam seperti ke toilet.