Ini Dia! Alasan Kenapa Pesawat Harus Terbang Tinggi!

Deal Sunny

Pernahkah terlintas di benak Anda, berapa ketinggian sebuah pesawat ketika tengah mengudara? Atau pernahkah Anda berpikir mengapa sebuah pesawat komersial harus terbang tinggi selama melakukan perjalanan? Sebagai informasi awal, sebuah pesawat komersial terbang di ketinggian jelajah 35.000 kaki atau setara dengan 10.600 meter. Berikut, KabarPenumpang.com ulas beberapa alasan mengapa sebuah pesawat harus terbang di ketinggian 35.000 kaki, disarikan dari laman traveller.com.au.

Baca Juga: Selain Mesin, Yuk Kenali Arti Suara-Suara di Dalam Kabin Pesawat

Semakin Tinggi, Semakin Baik
Salah satu alasan utamanya adalah kapasitas udara yang semakin menipis. Dengan begitu, pesawat akan lebih mudah bergerak dan lebih cepat, sehingga penggunaan bahan bakar akan jauh lebih irit dan menghemat ongkos perjalanan. Titik ideal sebuah pesawat untuk mengudara adalah di antara 35.000 hingga 42.000 kaki. Berdasarkan hukum fisika, semakin tipis pasokan oksigen di ketinggian, maka semakin ringan pula beban pesawat, sehingga pesawat akan lebih mudah bergerak.

“Setiap pesawat memiliki ketinggian yang optimal, biasanya berdasarkan pada bobot pesawat itu sendiri,” ujar Peter Terry, seorang pilot dari penerbangan komersial. “Concorde bisa terbang di ketinggian 50.000 hingga 60.000 kaki, dimana pesawat lain tidak bisa menjangkau ketinggian tersebut,” tambahnya.

Bagaimana Cuaca di Atas Sana?
Mengudara dengan ketinggian puluhan ribu kaki di atas permukaan tanah akan menghindarkan pesawat dari gangguan cuaca buruk, seperti hujan atau badai. Jadi, pemandangan yang akan Anda lihat hanyalah hamparan langit biru. Khusus untuk maskapai, akan lebih ideal untuk mengudara di sekitaran stratosfer (20.000 meter) karena akan mengurangi getaran yang ditimbulkan akibat turbulensi.

Baca Juga: Pembajakan Pesawat Terlama, 39 Hari Kelam Penumpang El Al Flight 426

Menghindari Lalu Lintas Udara yang Padat
Terbang tinggi juga akan menghindari pesawat dari padatnya lalu lintas udara, khususnya untuk pesawat yang terbang rendah, seperti helikopter, dan juga menghindari “bentrokan” dengan hewan seperti burung.

Memiliki Banyak Opsi Ketika Kondisi Darurat
Jika terjadi sesuatu yang buruk selama mengudara, seperti mesin yang kehilangan tenaga, maka pilot memiliki lebih banyak waktu untuk menentukan langkah apa yang selanjutnya akan diambil. Tanpa sokongan tenaga dari mesin, setiap pesawat masih dapat dikendalikan dan bisa mendarat dengan aman.

Seberapa Dingin di Atas Sana?
Semakin tinggi Anda mengudara, maka semakin dingin pula udara di luarnya. Jika di darat suhunya hanya 20 derajat celcius, maka pada ketinggian 40.000 kaki, suhunya akan menjadi -57 derajat celcius.

Baca Juga: Lima Mitos Yang Keliru Seputar Dunia Penerbangan

Berapa Ketinggian Maksimal Sebuah Pesawat Saat Mengudara?
Sebenarnya, tidak ada ketinggian maksimum untuk terbang, bagaimanapun, mesin akan berjuang saat tingkat oksigen turun, dan komunikasi dengan tanah akan menjadi tantangan yang lebih besar. Hingga saat ini, rekor sebuah pesawat dapat mengudara dengan ketinggian maksimum adalah 123.520 kaki atau setara dengan  37.648.896 meter yang ditempuh oleh pesawat tempur Uni Soviet (Rusia) MiG-25M.

Hanya sekedar informasi tambahan, baru-baru ini sebuah raksasa digital multi platform, Google menerbangkan kerumunan balon dengan misi menyediakan akses internet ke daerah pedesaan dan terpencil, yang diberi nama Project Loon. Balon penyebar sinyal internet ini digalang-galang akan berada di ketinggian sekitar 18 km hingga 25 km di atas permukaan tanah, sehingga keberadaannya tidak akan mengganggu pesawat komersil yang tengah mengudara.