‘Cuitan’ Seorang Penumpang Selamatkan Nasib 25 Gadis di India!

Sumber: The Indian Express

Tidak ada yang bisa memungkiri kekuatan dan kecepatan dari sebuah platform media sosial. Selain dapat digunakan sebagai sarana promosi sebuah produk, tapi yang lebih mengesankan adalah media sosial dapat dengan mudah memviralkan sebuah kejadian dalam kurun waktu yang relatif sangat cepat. Dapat dengan mudah terhubung dengan beberapa orang penting dan sejumlah otoritas merupakan kelebihan lain yang dapat Anda rasakan dari hadirnya media sosial, bukan?

Baca Juga: Antara Garuda Indonesia, Berita Hoax, dan Media Sosial

Terkait dengan kelebihan dari media sosial tersebut, beberapa waktu ke belakang, jagat sosial media kembali menunjukkan kekuatannya. Dihimpun KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, seorang penumpang kereta Muzaffarpur – Bandra Awadh Express berhasil menyelamatkan 25 gadis sekaligus yang tampak ketakutan di dalam rangkaian kereta tersebut. Hebatnya lagi, aksi yang dilakukan oleh Adarsh Shrivastava ini hanya ia lakukan dengan cara me-mention sejumlah orang penting yang ada di jejaring sosial Twitter.

Kejadian ini berawal ketika Adarsh tengah menggunakan layanan Muzaffarpur – Bandra Awadh Express pada Kamis (5/7/2018) kemarin. Pemandangan di dalam rangkaian tersebut agak aneh di mata Adarsh ketika dirinya melihat sejumlah anak yang tampak ketakutan dan merasa tidak nyaman berada di dalam rangkaian tersebut. Bahkan beberapa di antaranya ada yang sampai menangis.

Merasa ada yang janggal, Adarsh langsung mengambil ponselnya dan mencuitkan sebuah posting yang ditujukan kepada Menteri Perkeretaaapian Piyush Goyal, Perdana Menteri Narendra Modi, Menteri Negara di Kementerian Perkeretaapian Manoj Sinha, Kepala Menteri Uttar Pradesh Yogi Adityanath, dan Kementerian Perkeretaapian dalam cuitannya tersebut.

“Saya tengah dalam perjalanan menggunakan Avadh Express(19040). Di s5. Di dalam gerbong saya terdapat 25 gadis yang hampir semuanya menangis dan merasa ketakutan. @RailMinIndia @PiyushGoyal @PMOIndia @PiyushGoyalOffc @narendramodi @manojsinhabjp @yogi” Begitulah isi dari cuitan Adarsh pada pukul 17:25 waktu setempat.

Baca Juga: Manfaatkan Medsos Sebagai Wadah Promosi, Tokyu Corp. Sukses Jaring Banyak Wisman

Kurang lebih dalam waktu setengah jam saja, sejumlah otoritas berwenang langsung turun tangan untuk menyelidiki hal apa yang terjadi di balik laporan Adarsh tersebut. Setelah ke-25 gadis tersebut berhasil diselamatkan, satu per satu dari mereka mulai dimintai keterangan guna mendapatkan informasi lebih lanjut.

Sayangnya,tidak ada satupun dari mereka yang berani membuka mulut. Akhirnya ke-25 gadis ini diserahkan ke Komite Perlindungan Anak dan mendapatkan perawatan di sana. Kuat dugaan, mereka merupakan calon korban human trafficking di India, dimana dalam kasus ini, dua orang tersangka berhasil diamankan dan proses penyelidikan hingga kini masih bergulir.