Bandara Silangit Terintegrasi Shuttle Bus Menuju Pulau Samosir

Bandara Silangit di Tapanuli Utara

Sebagai salah satu destinasi wisata utama di Tanah Air,  Pulau Samosir yang berada di tengah Danau Toba, Sumatera Utara sekarang bisa dijangkau lebih dekat. Ini karena jarak antara bandara Silangit ke Danau Toba sekitar 114 km atau sekitar 3 jam 20 menit.

Baca juga: Sumatera Utara Ternyata Punya 10 Bandara

Sebelum adanya bandara Silangit, untuk mencapai pulau Samosir dari Medan sekitar enam sampai tujuh jam perjalanan dengan bus dan kapal feri untuk menyebrang. Baru-baru ini administrasi Samosir di Sumatera Utara menyediakan bus layanan antar dan jemput gratis bagi pelancong pengguna maskapai penerbangan yang berangkat dan tiba di bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara.

Bus ber AC ini akan menghubungkan bandara Silangit dan terminal bus Onan Baru Pangururan di pulau Samosir. KabarPenumpang.com melansir dari thejakartapost.com (1/10/2017), layanan ini akan berlaku secara gratis sampai Desember 2017, setelah itu para penumpang akan dikenakan biaya.

Pengesahan bus layanan Silangit-Samosir (The Jakarta Post)

Namun, untuk biaya yang dikeluarkan penumpang belum pasti berapa rupiahnya. Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengatakan, pemerintah kabupaten telah mengalokasikan dana sebesar Rp100 juta dari APBD 2017 untuk mendukung pengoperasian bus ini.

“Kami menyediakan bus ini untuk kepentingan masyarakat Samosir dan juga untuk mendukung Samosir sebagai tujuan wisata internasional,” ujar Rapidin.

Kedepannya selain berbayar, bus ini akan di kelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang akan dibentuk oleh Pemkab Samosir. Sebelumnya, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, pada 28 Oktober 2017 Bandara Silangit akan berstatus intrenasional dan menjadi bagian dalam mendukung pariwisata Sumatera Utara khususnya Danau Toba serta sekitarnya.

Baca juga: Tanpa Jalur Ini, Pulau Samosir Tak Tersambung dengan Daratan Sumatera

Diketahui, landasan pacu bandara Silangit saat ini 2650 meter dimana mampu menampung pesawat berbadan menengah seperti Boieng 737 dan Airbus A320. Adapun hingga kini tiga maskapai yang sudah terbang ke bandara tersebut yakni Garuda Indonesia, Sriwijaya Air dan Wings Air. PT Angkasa Pura II menunjukkan bahwa bandara Silangit mampu menampung 300 ribu penumpang setiap tahunnya.