Antisipasi Terorisme, Bandara-Bandara di Australia Dihimbau Perketat Keamanan

Sumber: abc.net.au

Sebuah asosiasi mengatakan bahwa beberapa staf bandara memiliki akses masuk ke dalam pesawat tanpa harus melewati tahap pemeriksaan awal. Sementara itu penumpang akan melewati satu tingkat pemeriksaan kembali mengingap penangkapan sejumlah orang yang diduga teroris pada beberapa waktu yang lalu. Australian Federation of Air Pilots (AFAP) mengatakan bahwa selama ini penanganan terhadap orang-orang katering, kontraktor, serta teknisi dianggap terlalu santai di beberapa bandara di Ibu Kota.

Baca Juga: Bandara Kopenhagen Tempati Peringkat Teratas Untuk Pemeriksaan Keamanan

Tentu saja para kru maskapai dan ground crew tidak melewati pemeriksaan awal, layaknya para penumpang. Marcus Diamond selaku pejabat keamanan dan teknis AFAP mengtakan bahwa kru pesawat juga harus melewati proses pemeriksaan serupa layaknya seorang penumpang. “Kami menghimbau agar kru pesawat juga diwajibkan melewati proses pemeriksaan awal di bandara-bandara besar di Australia,” ungkapnya sebagaimana yang KabarPenumpang.com lansir dari laman abc.net.au (2/8/2017).

“Di satu bandara, Anda akan menemukan petugas yang siap untuk melakukan pengecekkan terhadap aviation security card (ASIC card)  serta tas yang akan dibawa oleh kru maskapai selama mengudara. Setelah lolos pemeriksaan tersebut, mereka baru diperbolehkan masuk ke dalam pesawat,” terang Marcus. Ia mengatakan biasanya kru maskapai merupakan orang yang sudah terkenal, mereka pun sudah sangat lama berada di dalam sistem tersebut. “Merekapun memiliki banyak cek serta akses keamanan, namun sering kali mereka memiliki akses yang lebih sedikit ke maskapai mereka sendiri ketimbang para penumpang,” lanjutnya.

Marcus sendiri mengaku sistem keamanan yang diberlakukan di bandara Sydney tidak seketat bandara di Brisbane. “Brisbane memiliki keamanan yang jauh lebih ketat di bandara Internasional daripada di bandara domestik,” pungkas Marcus. Satu poin yang menjadi titik berat Marcus adalah konsistensi dalam akses ke airside, baik untuk kru maskapai  maupun ground crew.

Baca Juga: Ben Gurion, Bandara Paling Aman dengan Standar Keamanan Tertinggi di Dunia

Serikat Buruh Transportasi mengatakan bandara di wilayah Australia juga merupakan risiko keamanan yang utama. Direktur penerbangan Shane O’Brien mengatakan bahwa beberapa bandara kecil di beberapa negara bagian tidak memiliki skrining keamanan, dan bisa menjadi pintu masuk untuk barang-barang berbahaya. “Sebagian banda regional memiliki skrining di tempat, tapi masih ada juga yang tidak memilikinya,” ungkap Shane.

“Teroris biasanya memiliki perencanaan yang sangat matang dan sangat teliti, jika kami tidak memperketat keamanan, maka kita semua tidak akan mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya jika salah satu dari mereka ikut dalam penerbangan Anda,” tegas Shane.

Adapun himbauan untuk memperketat keamanan di bandara ini berkat Komisaris Polisi Ian Stewart yang bertugas di Queensland. Ia mengatakan keempat pria yang ditangkap di Sydney ini diduga berencana untuk meledakkan sebuah pesawat, atau tujuan lainnya yang akan merugikan banyak pihak.