Sunday, April 6, 2025
HomeDomestikPertama di Asia, Citilink Raih "Four Stars Low Cost Airline" dari Skytrax

Pertama di Asia, Citilink Raih “Four Stars Low Cost Airline” dari Skytrax

Dunia dirgantara dalam negeri kembali mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Setelah pada 8 Februari 2018 kemarin Flag Carrier Garuda Indonesia berhasil mempertahankan predikat Five Stars Airliners versi Skytrax untuk yang keempat kalinya, kini giliran anak perusahaannya, Citilink yang masuk ke dalam kategori Four Stars Low Cost Airline versi lembaga pemeringkat penerbangan global independen yang berbasis di Inggris tersebut.

Baca Juga: Garuda Pertahankan Predikat Bintang Lima Skytrax

Dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, maskapai yang identik dengan livery putih hijau ini merupakan LCC pertama di kawasan Asia yang berhasil mengalungkan prestasi membanggakan tersebut. Dalam kategori ini, Citilink bersanding dengan maskapai lain yang namanya sudah mendunia, seperti Norwegian Air dan EasyJet.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan modal penting untuk kemajuan bisnis Citilink yang diperoleh berkat konsistensi kerja keras dan komitmen manajemen seluruh elemen di Garuda Indonesia. “Ini menjadi modal dasar untuk melakukan ekspansi bisnis ke regional,” ungkap Pahala, dikutip dari laman merdeka.com (8/2/2018).

“Capaian ini tentu saja memiliki arti penting bagi perusahaan, mengingat Skytrax Airline Rating System tersebut merupakan salah satu instrumen penting perusahaan dalam mengukur efektivitas peningkatan kualitas layanan yang terus kami lakukan secara berkelanjutan sekaligus menjadi strategic asset perusahaan dalam meningkatkan daya saing layanan Garuda Indonesia,” imbuhnya.

Menindaklanjuti capaian yang diraih oleh Garuda Indonesia, Pahala menuturkan latar belakang penganugerahan gelar tersebut. “Adapun certification renewal bintang 5 yang Garuda Indonesia terima pada hari ini merupakan hasil audit layanan menyeluruh 5 Star Follow-up Audit yang dilaksanakan Skytrax sepanjang tahun 2016–2017,” ucap Pahala yang ditemui pada perhelatan Singapore Airshow 2018 di Changi Exhibition Center, Kamis (8/2/2018).

“Pada kesempatan ini kami juga berterima kasih atas dukungan seluruh masyarakat Indonesia selama ini kepada Garuda Indonesia sehingga dapat maju dan berkembang seperti saat ini. Kami juga percaya bahwa pencapaian yang kami raih ini bukan semata mata sebuah pencapaian perusahaan melainkan juga merupakan capaian dan kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia.” Tutup Pahala.

Baca Juga: Singapore AirShow 2018: Garuda Indonesia Gandeng Thales Hadirkan In Flight Entertainment

Pada pagelaran Singapore AirShow 2018 ini juga Garuda Indonesia diketahui menjadlin kerja sama dengan Perusahaan multinasional Perancis yang menyediakan layanan untuk pasar kedirgantaraan, pertahanan, dan transportasi, Thales. Kerja sama ini ditujukan untuk mengembangkan sisten In Flight Entertainment (IFE) dalam armada baru Garuda Indonesia, Airbus A330neo yang direncanakan akan mendarat di Tanah Air pada 2019 mendatang.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru