Molor dari Jadwal Awal, Bandara Soetta Siap Groundbreaking Runway 3 Dalam Waktu Dekat!

Bandara Soekarno Hatta. Sumber: airportcheck.nl

Mengingat pemintaan penerbangan yang meningkat pesat  beberapa waktu ke belakang, Bandara Internasional Soekarno-Hatta diketahui  tengah  melakukan  sejumlah persiapan untuk membangun  landas pacu ketiganya dalam waktu dekat ini. Hadirnya landas pacu tambahan ini dipercaya dapat mengimbangi tingginya angka permintaan perjalanan via udara.

Baca Juga: Tak Ada Pembagian Daerah, Angkasa Pura II Kini Kelola Bandara Banyuwangi

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, runway ketiga bandara dengan kode CGK tersebut ditargetkan dibangun pada Maret 2018. “Tanggalnya belum dipastikan. Untuk progress-nya masih dalam persiapan groundbreaking,” tutur VP Corporate Communication PT Angkasa Pura II, Yado Yarismano, dikutip dari laman tribunnews.com (1/3/2018). Walaupun belum diketahui kapan pembangunan ini akan dimulai, namun Yado mempercayai bahwa estimasi  pembangunan runway ini akan memakan waktu 16 bulan.

Bukan tanpa alasan, Yado menyebutkan bahwa pembangunan runway 3 bandara tersibuk di Indonesia ini dilandaskan pada perkiraan lonjakan penumpang yang menyentuh angka 100 juta penumpang pada tahun 2025 mendatang. Terlebih mengingat aktifitas penerbangan yang terjadi saat ini di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencapai angka 72 pergerakan (take off dan landing) per jam.

Yado menjelaskan bahwa  pembangunan runway ini memerlukan lahan seluas 216 hektar, sedangkan hingga saat ini lahan yang berhasil diakusisi sudah mencapai 90 hektar. “Untuk saat ini tidak ada kendala apa – apa. Memang masih progress pelaksanaan. Target rampungnya di tahun 2019,” ucapnya. Dengan dimensi sebesar itu, bukan tidak mungkin runway baru ini mampu menampung pesawat berbodi besar seperti Boeing 777. Sedangkan untuk pendanaan runway berdimensi 3000m x 60m ini diperoleh dari Penyertaan Modal Negara (PMN).

Senada dengan Yado, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa progress hingga saat ini masih berada dalam tahap pembebasan lahan. Namun, pembebasan lahan ditargetkan bisa rampung seluruhnya pada bulan April 2018. “Pembebasan tanah akan selesai April. Sekarang taxi way-nya sudah dibangun. Tinggal runwaynya bulan Juni mudah-mudahan. Panjangnya 3.000 meter,” tutur budi, dikutip dari laman terpisah.

“Kita ingin memperbaiki movement di sini dengan melakukan berbagai hal. Kita nanti akan membangun runway ketiga, nanti kita akan mendapatkan keuntungan, mendapatkan movement yang jauh lebih tinggi di atas 100. Runway 3 itu sendiri tidak independen. Ada satu kondisi, jaraknya tidak lebih dari 250 meter. Tapi pada saat itu Soetta akan lebih baik, lebih safety terutama dari segi maintenance,” tambahnya.

Baca Juga: April 2017, PT Angkasa Pura II Mulai Groundbreaking Pembangunan Runway Ketiga Bandara Soekarno Hatta

Jika ditelusuri  lebih lanjut, sebenarnya rencana pembangunan runway ketiga ini sudah muncul sejak beberapa waktu  yang lalu. Pada 12 Februari 2017 silam, Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan akan melakukan groundbreaking runway ketiga Bandara Internasional Soekarno Hatta pada bulan April 2017.

“Runway ketiga dibangun di sisi utara bandara dan saat ini proyek tersebut tengah dalam proses procurement sehingga kami targetkan pada April 2017 dapat dilakukan groundbreaking?,” imbuhnya waktu itu. Jika tidak meleset dari perhitungan waktu kala itu, diproyeksikan landas pacu ini dapat mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2018.