Kereta api terpanjang di Indonesia yakni kereta Kertajaya kini menjadi salah satu andalan utama masyarakat dari Pantai Utara Jawa yang akan menuju ke Ibu kota Jakarta. Ya, kereta api Kertajaya yang memiliki relasi Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi ini memiliki 16 gerbong kereta.
Baca juga: KA Porong, Mencoba Bertahan di Tengah ‘Kepungan’ Lumpur Lapindo
Ke-16 gerbong tersebut ini terdiri dari 14 rangkaian kereta kelas ekonomi AC, satu kereta makan, satu pembangkit dan sebuah lokomotif untuk menarik kereta ini. KA Kertjaya sendiri dulu memiliki ciri khas gerbong bagasi berwarna biru.
Sayangnya setelah terjadi kebakaran gerbong bagasi KA Kertajaya menggunakan gerbong mirip dengan KA Sri Tanjung. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, awal tahun 2013 lalu, semua rangkaian KA Kertajaya menggunakan rangkaian gerbong ekonomi AC seiring peningkatan pelayanan seluruh KA ekonomi.
Sebelumnya KA Kertajaya hanya membawa dua sampai tiga gerbong ekonomi AC. Hingga akhirnya pada 4 Desember 2015, PT KAI menyediakan KA Kertajaya Tambahan dengan rangkaian panjang 14 untuk K3 per rangkaian dengan kapasitas lebih dari 1484 kursi.
Namun pada 1 April 2016, KA Kertajaya Tambahan dihentikan dan rangkaian panjang selama ini yang digunakan untuk penambahan kereta tersebut dialihkan menjadi KA Kertajaya reguler sebagai salah satu rangkaian kereta penumpang terpanjang di Indonesia. Dengan rangkaian sepanjang 16 kereta ini, pada 1 Mei 2016, pemberhentian KA Kertejaya dialihkan dari stasiun Jatinegara ke stasiun Bekasi.
Sebab peron stasiun Jatinegara tidak cukup untuk kapasitas dengan 16 rangkaian kereta. Selain itu rangkaian sepanjang ini juga menutupi wesel dan PJL 50 yang ada di dekat stasiun Jatinegara.
Baca juga: Adopsi Gerbong Bertingkat dan Tarif Lebih dari Rp900 Ribu, Inilah Kereta Sleeper PT KAI
Tak hanya memiliki perjalanan panjang sekitar 11 jam, kereta terpanjang ini berangkat dari Pasar Senen menuju Surabaya Pasar Turi setiap hari pukul 14.00 WIB. Sedangkan keberangkatan dari Surabaya Pasar Turi meunuju Pasar Senen pukul 21.00 WIB.
Tiket KA Kertajaya pun cukup terjangkau yakni Rp165 ribu baik keberangkatan dari Jakarta maupun Surabaya. Ternyata insiden yang pernah terjadi pada KA Kertajaya tak hanya gerbong bagasi pada 27 November 2013 lalu, tetapi pada 25 Agustus 2016 satu gerbong ekonomi AC dan kereta makan juga pernag terbakar.